2. Jika Seorang Kristen Ditinggalkan Oleh  Pasangannya   

Perceraian yang diperbolehkan menurut Kristen, berdasarkan ajaran Perjanjian Baru, yang kedua adalah jika salah satu pasangan meninggalkan pasangannya.

“Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal yang demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.” (1 Korintus 7:15)

Ini konteksnya adalah pasangan yang tidak percaya meninggalkan pasangannya yang percaya Tuhan.

Tetapi saat ini juga diterapkan dalam pasangan yang percaya (dalam sejumlah denominasi gereja).

Jadi dalam Kristen hanya dua kondisi yang dibolehkan bercerai: pasangan berzinah atau pasangan meninggalkannya.

Dan orang Kristen yang diceraikan boleh menikah lagi.

Orang yang menjadi korban perceraian, karena pasangannya berzinah atau pasangannya meninggalkannya (bukan orang yang menceraikan/meninggalkan pasangannya), boleh menikah lagi.

Alasannya ada dua.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Pertama, dalam hukum pernikahan bangsa Israel, tidak ada perceraian tanpa pernikahan kembali. (baca kembali Ulangan 24:1-4).

Kedua, secara tersirat/konsekuensi logis dari perkataan Tuhan Yesus (Matius 19:9).

Jadi perceraian dan pernikahan kembali adalah satu paket.

 

Itulah 2 perceraian yang diperbolehkan menurut Kristen, berdasarkan ajaran Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

This Post Has 2 Comments

  1. Toni Indra Bernadus

    Apakah Perjanjian Lama mengajarkan hal ini?? Apa dasar alkitabiahnya?

  2. Rubrik Kristen

    Di Perjanjian Lama lebih longgar lagi.

    Silakan baca Ulangan 24:1-4 dan Ezra 10:1-dst.

Tinggalkan Balasan