Loading...
Loading...

2 Tokoh Alkitab Yang Diangkat Ke Surga Tanpa Mengalami Kematian

 

2. Elia 

Tokoh Alkitab yang diangkat ke surga tanpa mengalami kematian, yang kedua adalah Elia.

Elia adalah salah satu nabi Israel yang paling terkenal.

Elia juga salah satu dari 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Lama

Ia terutama melayani pada masa pemerintahan raja Ahab, salah satu raja Israel paling jahat.

Salah satu pelayanan nabi Elia yang terkenal adalah ketika ia bernubuat bahwa akan terjadi kelaparan parah yang melanda Israel, di mana hujan tidak turun selama tiga setengah tahun.

Ini adalah akibat dosa bangsa Israel kepada Tuhan, khususnya dosa Ahab sebagai raja (1 Raja-raja 17:1; Yakobus 5:17-18).

Nabi Elia juga terkenal karena konfrontasinya dengan nabi-nabi Baal, serta membunuh 450 orang dari nabi-nabi palsu tersebut.

Akibatnya Izebel, istri Ahab yang membawa penyembahan Baal ke Israel, menjadi murka dan berusaha membunuh nabi Elia (1 Raja-raja 18:19-40).

Elia terpaksa pergi ke gunung Horeb, lalu “bertemu” dengan Tuhan, yang menguatkan dan menghiburnya (1 Raja-raja 19:1-18).

Elia adalah salah satu nabi yang paling banyak membuat mujizat, termasuk membangkitkan orang mati. (Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian)

Di penghujung hidupnya di bumi, Elia diangkat Tuhan ke surga, tanpa mengalami kematian, seperti halnya Henokh.

Alkitab menulis,

“Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.” (2 Raja-raja 2:11)

Elia terangkat ke surga tidak jauh dari sungai Yordan, disaksikan oleh hambanya, Elisa.

Dan pelayanan Elia di Israel kemudian diteruskan oleh Elisa.

Setelah terangkat ke surga, maka 900 tahun kemudian, Elia “hadir” bersama Musa di gunung pemuliaan, di mana Kristus berbicara kepada mereka berdua tentang kematianNya (Matius 17:1-8).

Musa mewakili Taurat dan Elia mewakili para nabi.

Tuhan juga akan mengutus nabi Elia ke bumi sebelum kedatangan Hari Tuhan (Maleakhi 4:5).

Karena “Hari Tuhan” dapat ditafsirkan sebagai dua masa yang berbeda, yakni kedatangan Tuhan Yesus pertama kali di bumi dan kedatanganNya kedua kali pada akhir zaman, maka kedatangan nabi Elia ini pun dapat diartikan demikian.

Dalam arti pertama, Elia telah hadir dalam diri Yohanes Pembaptis (Matius 17:10-13). Maksudnya, kuasa Elia ada dalam diri Yohanes Pembaptis, bukan bahwa Yohanes Pembaptis adalah benar-benar Elia (Yohanes 1:21).

Dalam arti kedua, Elia akan hadir kembali menjelang kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.

Mungkin inilah yang dimaksud dalam Wahyu 11:3-13, di mana ada dua nabi diutus Tuhan ke bumi untuk melakukan tanda dan mujizat yang luar biasa.

Tidak disebutkan siapa nama kedua nabi tersebut, tetapi kuat dugaan bahwa mereka adalah Musa dan Elia.

Alasannya, selain karena merekalah yang “hadir” di gunung pemuliaan, juga karena mereka berdua termasuk nabi yang paling banyak melakukan mujizat, sehingga cocok dengan dua nabi dalam Wahyu 11 tersebut.

Tetapi ada juga yang berpandangan bahwa itu adalah Elia dan Henokh, seperti telah disebut di pendahuluan artikel ini.

 

Itulah 2 tokoh Alkitab yang diangkat ke surga tanpa mengalami kematian.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!