20 Perbedaan Gereja Pentakosta Dengan Gereja Protestan Mainstream

 

11. Perbedaan Dalam Hal Dogma Dan Praksis

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang kesebelas adalah dalam hal dogma dan praktek hidup.

Gereja Pentakosta pada umumnya suka hal-hal yang praktis, tidak terlalu mendalami hal-hal yang teoritis dan dogmatis.

Sementara gereja Protestan arus utama suka hal-hal yang dogmatis/doktrinal dan teoritis.

Karena itu mereka mendominasi para pemikir Kristen dan teolog kenamaan.

 

12. Perbedaan Dalam Hal Memakan Darah Hewan

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang berikutnya adalah dalam hal memakan darah hewan.

Gereja-gereja Pentakosta tidak memakan/meminum darah hewan.

Hal memakan/meminum darah hewan memang dilarang dalam Hukum Taurat.

Tetapi orang Pentakosta tidak memakan darah hewan bukan hanya karena hal itu dilarang di Perjanjian Lama, tetapi karena hal itu juga dilarang di Perjanjian Baru.

Ayat Alkitab di Perjanjian Baru yang melarang memakan darah hewan, adalah Kisah Para Rasul 15:20, 29.

Tetapi ayat ini sebenarnya muncul sebagai jalan tengah antara orang Kristen Yahudi dengan orang Kristen non Yahudi.

Orang Kristen non Yahudi tidak wajib disunat tetapi harus menjauhkan diri dari percabulan, makanan yang dipersembahkan kepada berhala, binatang yang mati dicekik dan dari darah.

Sementara gereja Protestan arus utama tidak berpandangan demikian.

Mereka umumnya memakan/meminum darah hewan.

 

13. Perbedaan Dalam Hal Persepuluhan 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang lainnya adalah dalam hal persepuluhan.

Gereja-gereja Pentakosta mewajibkan anggota jemaatnya untuk membayar persepuluhan.

Dan persepuluhan menjadi pemasukan utama para pendeta gereja Pentakosta.

Meski di gereja Protestan arus utama juga ada perpuluhan, tetapi tidak terlalu ditekankan seperti di gereja-gereja Pentakosta.

 

14. Perbedaan Dalam Hal Puasa 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang berikut adalah dalam hal puasa.

Gereja Pentakosta sangat sering berpuasa, terutama pendeta dan para pelayan lainnya.

Tetapi jemaat awam juga didorong untuk berpuasa secara berkala.

Di gereja Protestan arus utama puasa tidak terlalu ditekankan seperti di gereja Pentakosta.

 

15. Perbedaan Dalam Hal Penginjilan Pribadi 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang selanjutnya adalah dalam hal penginjilan pribadi.

Gereja Pentakosta aktif menginjil dan mendorong jemaat untuk bersaksi atau menginjili orang lain dengan cara tertentu.

Sedangkan Gereja Protestan arus utama lebih mengarahkan jemaat untuk hidup sebagai terang/berkat bagi sesama.

 

16. Perbedaan Dalam Hal Pelayanan Sosial

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang lainnya adalah dalam hal pelayanan sosial.

Karena lebih fokus pada penginjilan dan hubungan pribadi dengan Tuhan, gereja Pentakosta tidak terlalu menekankan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Sedangkan gereja Protestan arus utama sangat menekankan pelayanan sosial kepada masyarakat.

 

17. Perbedaan Dalam Hal Dialog Agama 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang berikut adalah dalam hal dialog agama.

Gereja Pentakosta tidak terlalu fokus pada dialog agama, meski mereka juga berusaha membangun komunikasi dengan agama lain.

Tetapi gereja Protestan arus utama sangat intens melakukan dialog antar umat beragama dan secara rutin melakukan komunikasi dengan mereka.

 

18. Perbedaan Dalam Hal Kerajaan Seribu Tahun 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang lainnya adalah dalam hal Kerajaan Seribu Tahun.

Gereja Pentakosta percaya dengan adanya Kerajaan Seribu Tahun di bumi secara harfiah jika Yesus telah datang untuk kedua kalinya ke dunia.

Gereja Protestan arus utama hamya percaya pada Kerajaan Seribu Tahun secara rohani, yakni pemerintahan rohani gereja pada masa kini.

 

19. Perbedaan Dalam Hal Masa Tribulasi 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang berikut adalah dalam hal masa tribulasi atau kesusahan besar pada akhir zaman.

Gereja Pentakosta percaya pada masa tribulasi atau kesusahan besar pada akhir zaman.

Tetapi pada pertengahan periode tersebut, atau pada awal periode, Tuhan menyelamatkan gerejaNya dengan mengangkatnya ke surga.

Gereja Protestan arus utama tidak percaya masa tribulasi khusus seperti itu.

 

20. Perbedaan Dalam Hal Pengangkatan Gereja 

Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama, yang terakhir adalah dalam hal pengangkatan gereja.

Ini masih berkaitan dengan masa tribulasi.

Gereja Pentakosta percaya bahwa Tuhan akan mengangkat gereja/orang percaya ke surga pada akhir zaman ketika puncak masa tribulasi tiba, yakni pada saat kedatangan antikris.

Setelah masa tribulasi berakhir, maka gereja akan kembali ke bumi.

Gereja Protestan arus utama tidak percaya dengan pengangkatan gereja semacam itu.

 

Itulah 20 Perbedaan antara gereja Pentakosta dengan gereja Protestan arus utama atau Protestan mainstream, khususnya aliran Lutheran dan aliran Calvinis/Reformed.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!