20 Politisi muda Kristen terpopuler adalah para politisi atau politikus muda Indonesia beragama Kristen dan Katolik paling terkenal saat ini.

Para Politisi muda Kristen terpopuler ini umumnya adalah para anggota DPR RI/DPRD, orang-orang penting dalam struktur sebuah Partai Politik, ataupun mereka yang menduduki kursi pemerintahan (seperti wakil menteri).

Baca juga: 25 Politisi Indonesia Terpopuler Beragama Kristen

Politisi muda Kristen terpopuler ini dianggap populer karena mereka vokal dan kritis dalam menjalankan tugas-tugas mereka, menduduki posisi penting di partainya atau di Komisi mereka di DPR.

Selain itu, juga karena mereka sering muncul sebagai narasumber di berbagai acara televisi, radio, ataupun dalam seminar-seminar, dan media online, baik mewakili partai/fraksi mereka ataupun mewakili Komisi mereka di DPR.

Baca juga: 82 Anggota DPR RI Beragama Kristen 

Bukan hanya itu, bahkan di antara mereka ada juga yang menjadi populer karena kontroversialnya.

Mereka umumnya adalah tokoh-tokoh muda Kristen yang idealis, bersih, lurus, dan berprestasi, setidaknya hingga saat ini.

Baca juga: 7 Politisi Muda Kristen Terkenal Yang Tidak Lolos Ke Senayan

20 politisi muda Kristen ini terdiri dari berbagai latar belakang dan dari sejumlah parpol, baik laki-laki maupun perempuan.

Lalu, siapa sajakah 20 politisi muda Kristen terpopuler tersebut?

Berikut daftarnya dan sedikit tentang profil mereka.

1. Agustina Hermanto

(Politisi PDIP)

Agustina Hermanto atau lebih populer dengan nama Tina Toon lahir di Jakarta, pada 20 Agustus 1993.

Tina Toon adalah artis Indonesia, salah satu mantan penyanyi dan aktris cilik terkenal.

Kini Tina Toon juga membawakan acara anak-anak di RTV.

Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari partai PDIP.

Tina Toon sangat vokal mengkritisi kebijakan gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, seperti balapan formula E.

 

2. Angela Tanoesoedibjo (Politisi Perindo)

Angela Herliani Tanoesoedibjo lahir di Ottawa, Kanada, 23 April 1987.

Angela Tanoesoedibjo dipilih oleh presiden Jokowi untuk menduduki posisi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Sebelum ditunjuk presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo adalah seorang profesional yang bekerja di perusahaan keluarga serta politisi partai Perindo.

Angela Tanoesoedibjo adalah komisaris Media Nusantara Citra (MNC) dan wakil direktur RCTI dan GTV.

Ia adalah anak sulung dari Hary Tanoesoedibjo, seorang pengusaha terkemuka Indonesia, pemilik MNC grup, serta pendiri dan ketua umum partai Perindo.

Angela Tanoesoedibjo merupakan lulusan Universitas Teknologi Sydney, Australia dan Universitas New South Wales, Australia.

Angela Tanoesoedibjo merupakan caleg Perindo dapil Jawa Timur 1 (Surabaya dan Sidoarjo) pada Pemilu 2019 lalu. (Baca: 137 Caleg Kristen Dari Perindo Di Pemilu 2019)

Namun, seperti halnya PSI, Perindo juga gagal lolos Ambang Batas Parlemen (Parliementary Treshold) 4 %.

3. Aryo P.S. Djojohadikusumo (Politisi Gerindra)

Aryo Djojohadikusumo lahir di Jakrata pada 25 April 1983.

Ia menjadi anggota DPR dari dapil Jakarta III setelah berhasil meraih 53. 268 suara.

Ia duduk di Komisi VII DPR (membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, Lingkungan Hidup).

Aryo merupakan putra dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, dan juga keponakan dari Calon Presiden Indonesia di Pemilu 2014, Prabowo Subianto.

Aryo aktif di Gerindra sejak 2010, dengan mendirikan organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR) dan sampai sekarang masih menjadi Ketua Umum.

Sejak tahun 2010, Aryo resmi menjadi kader partai Gerindra dan sekarang menjabat sebagai Wakil Sekretariat Jendral Partai tersebut.

Aryo menempuh pendidikan S1 di University of Durham, Inggris; S2 di Southeast Asian Studies, University of London School of Oriental and African Studies, Inggris; dan Executive Program di Tsinghua School of Economics & Management, Beijing, China.

 

4. Budisatrio Djiwandono

(Politisi Gerindra)

Budisatrio Djiwandono lahir di Jakarta pada 25 September 1981.

Saat ini ia adalah anggota DPR RI dari fraksi Gerindra.

Sebelum menjadi anggota DPR-RI periode 2019–2024, Budi adalah anggota PAW DPR-RI sisa masa jabatan 2014-2019 menggantikan Luther Kombong yang telah meninggal dunia pada Juni 2017.

Ia dilantik menjadi anggota DPR-RI pertama kali pada 24 Agustus 2017.

Budisatrio Djiwandono terpilih secara aklamasi jadi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia periode 2021-2026 dalam Musyawarah Nasional VI DPP Pemuda Tani Indonesia di Hotel Novotel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, 27 November 2021.

 

5. Charles Honoris

(Politisi PDIP)

Charles Honoris lahir di Jakarta pada 23 Juli 1984.

Charles Honoris adalah caleg partai PDI-P yang maju dari dapil DKI Jakarta 3 (Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu).

Charles Honoris berhasil meraup 102.408 suara dan mempertahankan kursinya di Senayan.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Charles Honoris adalah anggota DPR RI petahana yang ditugaskan di Komisi I DPR RI, membidangi Pertahanan, Luar Negeri, Intelijen dan Komunikasi Informatika. (Baca: 82 Anggota DPR RI Beragama Kristen)

Ia merupakan kader muda PDI-P yang sejak tahun 2012 menjadi Ketua DPD Taruna Merah Putih DKI Jakarta, organisasi sayap kepemudaan PDI Perjuangan.

Charles Honoris mengenyam pendidikan ilmu politik di International Christian University Tokyo, Jepang.

Ia adalah putra dari Luntungan Honoris, seorang pengusaha nasional (presiden komisaris PT. Modernland Realty Tbk).

 

6. Christina Aryani (Politisi Golkar)

Christina Aryani adalah politisi muda Golkar yang lahir di Jakarta pada 17 Juli 1975.

Christina Aryani adalah satu dari antara 22 Perempuan Kristen Di DPR RI Periode 2019-2024

Christina Aryani saat ini duduk di Komisi I, yang membidangi Luar negeri, Pertahanan, Informatika dan komunikasi, dan Intelijen.

Sebelumnya Christina Aryani bekerja sebagai Chief Administrative Officer di salah satu perusahaan swasta.

Dia juga seorang advokat, yang menjadi salah satu tim pengacara Jokowi-Ma’ruf pada sidang pilpres di MK tahun 2019.

Selain itu, Christina Aryani juga merupakan salah satu wakil Sekjen Partai Golkar saat ini.

Christina Aryani punya kepedulian yang besar terhadap human trafficking dan imigran Indonesia di luar negeri, yang menjadi program andalannya selama kampanye.

Dan setelah terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 ia bertekad mengimplementasikan program-program  kampanenya tersebut dengan duduk di Komisi I yang berkaitan dengan luar negeri.

 

7. Dini Shanti Purwono

(Politisi PSI)

Dini Shanti Purwono lahir di Jakarta, pada 29 April 1974.

Saat ini Dini adalah Staf Khusus Presiden bidang hukum.

Ia juga salah satu petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dini merupakan seorang pengacara jebolan master hukum (LLM) Harvard Law School, USA

 

8. Grace Natalie (Politisi PSI)

Grace Natalie lahir di Jakarta, pada 4 Juli 1982.

Grace Natalie adalah salah satu pendiri dan ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang untuk pertama kalinya ikut berkontestasi pada pemilu 2019 yang lalu.

Grace adalah seorang politikus muda yang populer, dan satu dari 19 Tokoh Kristen Paling Berpengaruh Di Indonesia saat ini.

Terbukti, Grace Natalie berhasil meraup 179.949 suara di Dapil Jakarta 3 (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu).

Bahkan Grace menjadi peraih suara terbanyak di Dapil tersebut, mengalahkan tokoh-tokoh yang lebih senior.

Namun sayang, pencapaian suara sebesar itu menjadi sia-sia. Sebab partai Grace, yakni PSI, tidak lolos ambang batas parlemen (Parliementary Threshold) 4 %.

Sehingga Grace otomatis tidak bisa lolos ke Senayan.

 

9. Hillary Brigitta Lasut

(Politisi Nasdem)

Hillary Brigitta Lasut lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 22 Mei 1996.

Hillary Brigitta Lasut adalah caleg partai Nasdem yang maju dari daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara.

Di dapil Sulut, Hillary Brigitta Lasut berhasil meraih 70.345 suara dan mengamankan satu kursi di Senayan.

Hillary adalah satu dari 12 Caleg Kristen Terpilih Dari Nasdem Di Pemilu 2019

Ia menyingkirkan banyak tokoh yang lebih senior dan berpengaruh di Sulut.

Hillary Brigitta Lasut memang adalah seorang yang cerdas dan berbakat.

Di usianya yang masih belia, dia telah menorehkan segudang prestasi.

Di antaranya: peraih NEM tertinggi se-Sulawesi Utara sewaktu SMA dan juara lomba pidato dalam bahasa Inggris.

Ia juga mendapat beasiswa penuh untuk program S1 di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, serta mendapat rekomendasi dari lima profesor untuk mengambil S2 di Washington Law University, Amerika Serikat.

Hillary Brigitta Lasut juga merupakan wakil direktur dari salah satu perusahaan milik Lippo Grup di Jakarta.

Hillary Brigitta Lasut adalah putri semata wayang dari Elly Engelbert Lasut, bupati Talaud, Sulawesi Utara.

 

10. Jansen Sitindaon (Politisi Demokrat)

Jansen Sitindaon lahir di Dairi, Sumatera Utara.

Jansen Sitindaon merupakan politisi muda Partai Demokrat, di mana ia menjabat sebagai salah satu ketua di partai besutan mantan presiden SBY tersebut.

Jansen Sitindaon saat ini cukup populer, karena ia kerap terlibat perdebatan politik yang disiarkan di televisi dan channel youtube.

Ia dinilai sukses menggantikan peran Ruhut Sitompul (mantan politisi Demokrat yang hengkang ke PDIP) di Partai Demokrat.

Seperti halnya Ferdinand Hutahaean, rekan separtainya, Jansen juga mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2019 lalu.

Ia maju dari Dapil Sumatera Utara 3, seperti halnya Arya Sinulingga, namun tidak berhasil mendapat suara yang signifikan untuk lolos ke Senayan.

Sebab Dapil Sumatera Utara 3 (termasuk kampung halaman Jansen sendiri) adalah basis pendukung Jokowi; sementara Jansen, mengikuti partainya, adalah pendukung capres Prabowol

 

Tinggalkan Balasan