20 Sekolah Alkitab Terbaik Di Indonesia

 

Artikel ini membahas tentang sekolah Alkitab terbaik di Indonesia.

Sekolah Alkitab atau sekolah teologi adalah perguruan tinggi Kristen yang mencetak para pendeta, penginjil, guru agama, dosen teologi, dan para teolog.

Saat ini ada ratusan sekolah Alkitab di Indonesia, baik yang sudah terakreditasi di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai bukti bahwa sekolah tersebut punya kualitas yang diakui, maupun yang tidak/belum terakreditasi.

Kehadiran sebuah sekolah Alkitab bagi gereja Tuhan tentu sangat dibutuhkan, khususnya pada masa sekarang, di mana berbagai ajaran marak ditemukan. Belum lagi masalah-masalah kehidupan yang semakin kompleks membutuhkan jawaban yang kontekstual dan realistis tanpa mengabaikan firman Tuhan.

Baca juga: 20 Universitas Kristen Terbaik Di Indonesia

Nah, dari sekian banyak sekolah Alkitab yang tergolong bagus di Indonesia, di sini akan didaftarkan 20 di antaranya. Kedua puluh sekolah Alkitab ini adalah yang dianggap terbaik dari seluruh sekolah Alkitab yang ada di Indonesia saat ini.

Kriterianya antara lain adalah: gedung perkuliahan yang bagus dan milik sendiri (bukan sewa), kualifikasi dosen yang mengajar (pendidikan, pengalaman, karya tulis), perpustakaan yang memadai, jumlah alumni yang berkualifikasi (dikenal karena kualitas pribadi dan karyanya), dan lain sebagainya.

Baca juga: 7 Perguruan Tinggi Kristen Negeri Di Indonesia

Namun perlu ditekankan di sini bahwa daftar ini adalah menurut penilaian saya sendiri. Hal ini berdasarkan pengamatan saya pribadi (beberapa dari sekolah tersebut pernah saya kunjungi), informasi di internet, penilaian banyak orang, serta pengalaman saya sendiri dalam berinteraksi dengan beberapa dosen atau alumni dari sekolah-sekolah tersebut.

Kendati demikian, saya berusaha mencoba membuat daftar ini seobjektif mungkin.

 

Berikut 20 sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini dan sedikit penjelasan tentangnya.

 

1. STT Jakarta

Sekolah Tinggi Teologi Jakarta (STT Jakarta) boleh dikatakan merupakan sekolah teologi/sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini. Seperti namanya, sekolah ini terletak di kota Jakarta.

STT Jakarta adalah salah satu perguruan tinggi teologi tertua di Indonesia. STT Jakarta didirikan pada tahun 1934, saat itu bernama Hoogere Theologische School (HTS) dan berlokasi di Bogor, sebelum pindah ke Jakarta pada tahun 1936.

Boleh dikatakan sebagian besar teolog Indonesia, pimpinan PGI, para penerjemah Alkitab di LAI, merupakan alumni STT ini.  Sebut saja Eka Darmaputera, J.L.Ch. Abineno, S.A.E. Nababan, Sularso Sopater, Natan Setiabudi, A.A.Yewangoe, dan lain sebagainya. Hal ini cukup wajar, mengingat STT ini salh satu perguruan teologi tertua di Indonesia (tentu selain karena mutunya yang baik).

Dosen senior yang hingga kini masih mengajar di STT ini adalah Prof. Dr. Jan Aritonang (mantan Rektor/Ketua) yang dikenal sebagai pakar sejarah gereja di Indonesia.

Sebagian besar tenaga dosen STT Jakarta saat ini merupakan lulusan dari sekolah-sekolah Alkitab terbaik di luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Belanda.

STT Jakarta mempunyai program S1 hingga S3. Dan yang luar biasanya, semua program tersebut mendapat nilai akreditasi A. Hal ini menjadikannya sebagai satu-satunya sekolah teologi di Indonesia yang mendapat nilai seperti itu. Tidak heran, STT ini menjadi perguruan teologi favorit bagi banyak orang di Indonesia, termasuk para dosen teologi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.sttjakarta.ac.id

 

2. Fakultas Teologi Universitas Duta Wacana Yogyakarta

STT Duta Wacana Yogyakarta merupakan salah satu sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini.

STT ini didirikan pada tahun 1962 sebagai hasil penggabungan dari dua sekolah teologi, yaitu Akademi Theologia Yogyakarta dan Sekolah Theologia Bale Wiyata Malang. Ketika Duta Wacana menjadi Universitas pada tahun 1985, STT Duta Wacana menjadi salah satu Fakultas dari Universitas tersebut.

Saat ini, Fakultas Teologi tetap merupakan bagian yang penting dari Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan tetap melanjutkan perannya sebagai lembaga pendidikan teologi yang terkemuka di Indonesia. UKDW didukung oleh 12 Sinode Gereja Protestan dan bekerjasama dengan banyak gereja lain dari berbagai denominasi.

Kualitas STT ini tidak diragukan lagi. Salah satu program studi doktoralnya (Ph.D bidang studi perbandingan agama) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satu universitas terbaik di Indonesia.

STT ini juga banyak menghasilkan teolog terkenal di Indonesia, seperti Harun Hadiwijono dan R. Soedarmo, keduanya dikenal sebagai pakar dogmatika.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.ukdw.ac.id

 

3. STT HKBP Pematangsiantar

Sekolah Alkitab terbaik di Indonesia berikutnya adalah STT HKBP Pematangsiantar, Sumatera Utara. STT HKBP awalnya merupakan Fakultas Teologi Universitas HKBP Nommensen. Kemudian pada 12 April 1978, STT HKBP memisahkan diri dari Universitas tersebut.

Seperti namanya, STT ini adalah milik HKBP, sinode gereja terbesar di Indonesia. Namun demikian, mahasiswanya ini berasal dari berbagai gereja.

Para alumni STT ini dan dosen yang pernah mengajar di situ, banyak yang cukup dikenal. Antara lain, Dr. A.A. Sitompul dan Dr. S.M. Siahaan, yang dikenal sebagai para pakar Perjanjian Lama. Dulu banyak juga dosennya yang berasal dari luar negeri, khususnya Jerman. Dan beberapa dosen tersebut kemudian mengajar di STT Jakarta, seperti David L. Baker yang berasal dari Inggris.

Dosen sekarang yang mengajar di STT ini banyak juga lulusan luar negeri, khususnya Jerman.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.stthkbp.ac.id

 

4. STT Cipanas

Sekolah Alkitab lain yang termasuk terbaik di Indonesia adalah STT Cipanas. Seperti namanya, STT ini beralamat di Cipanas, Jawa Barat.

STT Cipanas didirikan pada tanggal 20 Februari 1967 atas prakarsa Pdt. Paulus Kurniawan dari Gereja Kristus Ketapang. Saat ini STT Cipanas dikelola oleh Yayasan Pendidikan Teologi Gereja Kristus Ketapang.

Beberapa dosen terkemuka yang pernah mengajar di STT ini antara lain adalah Armand Barus, Eddy Paimoen, dan Yonky Karman, yang kini mengajar di STT Jakarta. STT ini tampaknya punya kerjasama yang baik dengan STT Jakarta. Dosen-dosen yang mengajar di sini banyak juga dulu yang mengajar di STT Jakarta.

Sebagian besar dosen pengajar di kampus ini merupakan lulusan luar negeri, atau pernah bersekolah di luar negeri.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.sttcipanas.ac.id

 

5. Fakultas Teologi Universitas Satyawacana Salatiga

Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, adalah salah satu sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini.

UKSW merupakan salah satu universitas swasta tertua dan terbaik di Indonesia. “Satya Wacana” berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti “Setia kepada Sabda/FirmanTuhan”.

Kampus ini berawal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru Kristen Indonesia, yang berdiri pada 30 November 1956 dipelopori oleh DR. Oeripan Notohamidjojo, SH. Pada tahun 1959 berubah nama menjadi FKIP Kristen Indonesia Satya Wacana. Kemudian pada tanggal 5 Desember 1959 menjadi Universitas Kristen Satya Wacana.

Universitas Kristen Satya Wacana, termasuk Fakultas Teologinya,  didukung oleh 18 Sinode Gereja di Indonesia.

Salah satu dosen senior yang mengajar di kampus ini adalah Prof. Dr. John Titaley, seorang ahli pendidikan Kristen.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.uksw.edu

 

6. STTII Yogyakarta

Sekolah Alkitab lainnya yang termasuk terbaik di Indonesia saat ini adalah STTII Yogyakarta.

STT Injili Indonesia (STTII) Yogyakarta didirikan pada 1 Agustus 1979 oleh seorang hamba Tuhan asal Maluku, Pdt. Christ Marantika, Th.D., D.D. Pdt. Christ Marantika merupakan alumni Dallas Theological Seminary, Texas (salah satu sekolah Alkitab terbaik di Amerika Serikat).

Tenaga dosen yang mengajar di kampus ini masih terdapat beberapa dari luar negeri, khususnya Amerika Serikat.

STT ini dikenal bagus dalam bidang Teologi Biblika, termasuk penguasaan bahasa-bahasa asli Alkitab (Ibrani dan Yunani). Selain itu, para alumni kampus ini banyak yang mendirikan sekolah teologi atau menjadi dosen teologi di berbagai sekolah Alkitab di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.sttiijogjakarta.com

 

7. STT Baptis Semarang

Seminari Teologi Baptis Indonesia (STBI) atau STT Baptis Semarang, merupakan salah satu sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini.

Secara historis, STBI didirikan oleh Misi Baptis Indonesia dari Foreign Mission Board of The Southern Baptist Convention pada 11 Oktober 1954, kurang dari tiga tahun semenjak mereka masuk Indonesia.

Hingga usianya yang ke-54 tahun, STBI telah meluluskan 1129 orang mahasiswa. Mereka melayani Tuhan di berbagai denominasi gereja di Indonesia, bahkan di Amerika Serikat dan Australia sebagai gembala sidang, pemimpin denominasi, penginjil, dosen, dan ketua STT.

Program S1, S2, dan S3 di STT ini telah terakreditasi oleh BAN-PT. Program doktoralnya saat ini merupakan salah satu program doktor teologi yang terbaik di Indonesia.

Beberapa tenaga dosen di STT ini berasal dari luar negeri, khususnya Amerika Serikat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.seminaribaptis.com

 

8. STT Tiranus Bandung

STT Tiranus Bandung merupakan salah satu sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini.

STT ini didirikan oleh Prof. Dr. Stanley Heath, seorang hamba Tuhan asal Amerika Serikat. Prof. Heath memiliki gelar Doktor dalam bidang teknologi dan teologi. Ia masuk ke Indonesia pada tahun 1961 sebagai dosen Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian pada 1966 ia mendirikan STT Tiranus, Bandung.

Heath dikenal karena pengabdiannya bagi pelayanan di Indonesia.  Ia seorang yang cerdas, namun hidup sangat sederhana.

Selain Prof Heath, dosen yang cukup terkenal di STT ini adalah Dr. Samuel Sijabat, yang cukup dikenal sebagai pakar Pendidikan Agama Kristen di Indonesia, dan Dr. Purnawan Tenibemas, pakar Misiologi dan Islamologi, lulusan Fuller Theological Seminary, California (salah satu sekolah Alkitab terbaik di Amerika Serikat, bahkan di dunia).

Jurusan terkenal di kampus ini adalah Misiologi, Konseling Kristen, dan Filsafat Apologetika.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.tiranus.ac.id

 

9. STT SAAT Malang

Salah satu sekolah Alkitab terbaik lainnya di Indonesia adalah STT SAAT Malang, Jawa Timur.

STT ini didirikan pada tahun 1952 oleh Pdt. Dr. Andrew Gih, seorang misionaris dari Shanghai, Tiongkok, bersama beberapa pendeta dari gereja-gereja Tionghoa di Malang.

Awalnya STT ini berlokasi di Bandung, tepatnya di Jalan Pasundan No. 54. Pada saat itu namanya adalah Sekolah Teologia Madrasah Alkitab Asia Tenggara (MAAT).

Dua tahun kemudian, yakni pada 1954, kampusnya dipindahkan ke Malang, Jawa Timur, dan diganti namanya menjadi Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT).

STT SAAT merupakan STT beraliran reformed tertua di Indonesia. Dosen-dosennya banyak yang lulusan sekolah-sekolah Alkitab terbaik di luar negeri.

Alumni STT ini banyak yang kemudian menjadi pendiri atau dosen STT-STT beraliran reformed di Indonesia, seperti STT Reformed Indonesia, STT Reformed Injili Internasional, STT Bandung, dan STT Amanat Agung.

Hingga saat ini STT SAAT tidak/belum membuka program S3.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.seabs.ac.id

 

10. STT Bethel Jakarta

STT Bethel Jakarta adalah salah satu sekolah Alkitab terbaik di Indonesia saat ini.

Sejarah STT Bethel Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan sebutan ITKI (Institut Teologi dan Keguruan Indonesia), beranjak dari visi Tuhan kepada hamba-Nya, Pdt. Prof. H.L. Senduk pada tahun 1953, untuk menyelenggarakan pendidikan teologi bagi mereka yang terpanggil untuk menjadi hamba Tuhan.

Pada tanggal 1 April 1954 kursus Sekolah Penginjil dibuka di Jl. Matraman 54 A, Jakarta. Pada tanggal 7 April 1956 Sekolah Penginjil Bethel dibuka dengan resmi, dengan dihadiri wakil dari pemerintah dan gereja-gereja.

STT ini adalah milik sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan sekarang dikelola oleh Badah Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH GBI).

Karena milik sinode GBI, maka banyak pendeta GBI yang sekolah di tempat ini. Saat ini dosen-dosen tetapnya sudah banyak bergelar S3, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Satu hal yang menarik adalah bahwa cukup banyak dosennya yang meraih gelar doktor teologi dari STT Baptis Semarang, termasuk ketuanya, Pdt. Dr. Gernaida Pakpahan (mungkin satu-satunya ketua STT perempuan di Indonesia saat ini).

Dosen yang terkenal di STT ini antara lain adalah Pdt. Dr. Erastus Sabdono (mantan rektor/ketua), yang merupakan pendeta terkenal di Jakarta, dan Pdt. Dr. Jonathan Trisna (mantan ketua), seorang lulusan Amerika Serikat yang cukup dikenal sebagai pakar Konseling Kristen di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang STT ini, silakan mengunjungi websitenya: www.sttbi.ac.id

52 komentar untuk “20 Sekolah Alkitab Terbaik Di Indonesia”

    1. Shalom Amelia, boleh saja. Tetapi hanya sebagian sekolah Alkitab yang menerima mahasiswa dari Katholik, sebagian lagi tidak. Karena setiap Sekolah Alkitab punya aturan dan syarat yang berbeda-beda. Silakan hubungi salah satu dari 20 Sekolah Alkitab dalam artikel ini, lalu utarakan niat dan latar belakang Anda, nanti mereka akan membantu Anda. Terima kasih. GBU.

  1. Apa yang saudara muat memiliki daya yang luar biasa, dan memang ada beberapa STT yang memiliki kriteria yang Saudara sebutkan di atas, tetapi persoalannya adalah bagaimana dengan STT-STT yang tidak sesuai dengan Kriteria yang Saudara sebutkan? lalu seperti yang sudah saudara sampaikan ini adalah 20 STT yang terbaik di indonesia, bagaimana jika ada 100 STT di indonesia, asumsi saudara adalah 80 STT tidak baik. tetapi kenyataan yang bisa diihat adalah dilapangan, dari beberapa STT yang saudara sebutkan, ternyata ada beberapa alumni yang tidak sesuai dengan Kriteria yang saudara sebutkan tersebut.
    sedangkan STT yang diluar yang terbaik yang Suadara sebutkan malah banyak mencetak, bahkan dibilang mumpuni dalam hal teologi maupun nonteologi,
    Ini yang bisa saya share kan pada saudara,. TYM

    1. Shalom Mas Eko, artikel yang berisi daftar peringkat sebuah lembaga, institusi, perusahaan, organisasi atau individu, adalah suatu hal yang biasa dalam berbagai media. Dan hal ini tidak bisa diartikan bahwa yang tidak termasuk ke dalam daftar peringkat berarti jelek. Pasti banyak yang bagus, tetapi harus diakui ada beberapa yang lebih bagus, karena itulah ada peringkat.

      Hal ini juga tidak berarti bahwa “semua” orang yang ada di sebuah lembaga, institusi atau perusahaan yang dianggap terbaik pasti lebih baik dari “semua” orang di lembaga, institusi atau perusahaan yang tidak termasuk dalam daftar peringkat terbaik.

      Jika kita katakan bahwa Universitas Harvard, MIT, Standford, Cambridge, dan Oxford adalah “5 Universitas terbaik di dunia”, maka tidak berarti semua universitas yang tidak termasuk ke dalam daftar tersebut adalah jelek. Dan tidak berarti juga bahwa “semua” alumni kelima universitas tersebut pasti lebih berkualitas ketimbang alumni universitas-universitas lain di dunia.

      Demikan penjelasan kami, semoga dapat memaklumi. Terima kasih, GBU.

  2. Kami membutuhkan tamatan sekolah alkitab yg mau bekerja keras ditempat pelayanan yg masih sederhana sekaligus ada panti asuhannya.

  3. Shalom. Trimakasih buat infox. Saya sebagai mahasiswa dari STT Jaffray Makassar sangat berterima kasih buat masuknya STTJ dalam daftar, namun saya ingin menambahkan info terbaru bahwa kampus kami saat ini sudah terakreditasi secara institusi dan bukan hanya program studi saja (prodi dan institusi) serta kami sudah memiliki program S3 (D.Th)
    Thank you
    Kiranya memberkati dan banyak yang mau kuliah di STTJ krn S1nya memiliki 4 konsentrasi, Teo, PAK, PAR, dan Musik

    God bless

    1. Shalom Mestriyati. Sangat bisa. Tetapi di STT sekarang ini sekolahnya harus S1 ya, ngga seperti dulu lagi, bisa hanya 6 bulan, setahun, atau 2 tahun.

      Silakan cari STT yang sesuai dengan keinginan Anda, atau yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Bisa cari infonya di internet. Terima kasih. GBU.

  4. STT Cipanas masuk dalam peringkat 4 luar biasa.
    Besar harapan saya, STT Cipanas menjadi STT terbaik nomor 2 setelah STT Jakarta kemudian, di masa depan ada alumni STT Cipanas menjadi pengurus MPH-PGI.

    1. Dr. Richard Daulay pernah berkata kepada mahasiswanya kalau satu-satunya orang yang pernah masuk ke dalam pengurus MPH PGI yang non-sttjakarta adalah saya, ujar Pak Daulay. Beliau adalah alumnus STT HKBP.

      1. Ya, gelar doktor teologi Pak Richard Daulay kalau tidak salah dari SEAGST (semacam konsorsium STT di Asia Tenggara), walau sebenarnya kerjasama dgn STT Jakarta juga, dan dengan STT-STT lainnya di Indonesia, termasuk STT Cipanas.

        Pak Richard juga punya gelar doktor politik dari Universitas Gadjah Mada.

  5. STT Cipanas saat ini berusia 50 tahun – usianya bisa dikatakan ‘matang’ tetapi harus tetap terus menambah kualitas dan mutu dari kampus tersebut.
    Dalam sejarahnya, STT Cipanas pernah memiliki staff dosen yang berkualitas diantaranya;
    Pdt. Prof. Dr. Abineno
    Pdt. Prof. Sularso Sopater, D.Th
    Pdt. Dr. Richard Daulay, D.Th, M.A
    Pdt. Ir. Armand Barus, Ph.D
    Pdt. Dr. Eddy Paimoen
    Pdt. Dr. Barnabas Ludji
    Pdt. Dr. Paulus Kurnia
    Pdt. Dr. Johanes Setiawan
    Pdt. Dr. Daniel Susanto
    Pdt. Dr. (Teol) Agus Santoso
    Dr. Daniel Stefanus
    Pdt. Dr. Leonard Hale
    Pdt. Kumala Setiabrata, M.Th

    1. Ya, tidak bisa dipungkiri, STT Cipanas adalah salah satu STT terbaik di Indonesia saat ini. Saya sendiri sangat ingin untuk menempuh program doktor teologi di sana.

      Saya pernah berbincang dengan Pdt. Dr. Agus Santoso, yang saat itu masih menjabat sebagai rektor/ketua STT Cipanas, yang meraih gelar doktor teologinya dari Universitas Heidelberg, Jerman.

      Beliau berkata bahwa STT Cipanas adalah STT termurah di Indonesia, khususnya untuk pascasarjana. Memang saya juga lihat begitu, setelah membandingkannnya dengan STT-STT yang lain. Selain berkualitas, harga terjangkau, ini yang kita inginkan.

      Pdt. Dr. Richard Daulay adalah salah satu dosen penguji tesis S2 saya beberapa waktu lalu.

  6. Syalom, pertanyaan saya:

    Masih banyak STT-STT di Indonesia yang masih belum terakreditasi atau belum diakui negara. Mengapa hal itu dibiarkan oleh para pengurus.
    Karena menurut saya, kasihan para mahasiswanya yang kuliah di STT-STT tersebut, mereka sudah niat sungguh-sungguh dan sekolah tinggi-tinggi, dan tentunya banyak pengorbanan mereka di situ, baik dari pengorbanan waktu, pikiran, tenaga, materi bahkan pengorbanan sakit hati… tapi mereka nggak diakui di dalam lembaran negara, atau bahkan kadang Ijazahnya tidak dapat digunakan karena belum diakui…
    Pertanyaannya, mengapa hal-hal seperti itu dibiarkan atau diizinkan oleh para pengurus…

    Kasihan masa depan mereka yang sungguh-sungguh menuntut ilmu. Bagaimana solusi dan pendapatnya…

    1. Shalom Adi. Ada berbagai macam alasan untuk hal ini. Pertama, memang ada pemimpin/pemilik STT yang berpikiran tidak benar, dengan mengatakan bahwa akreditasi/pengakuan dari pemerintah/manusia itu tidak perlu, yang penting pengakuan dari Tuhan. STT seperti ini pasti tidak benar dan tidak usah dimasuki.

      Tetapi yang paling banyak adalah STT yang berusaha untuk diakreditasi tapi belum bisa. Banyak kendala, terutama dalam hal keuangan. Sebagai contoh, untuk dapat diakreditasi, sebuah program studi S1 harus memiliki minimal 6 dosen bergelar S2. Sedangkan STT tersebut tidak sanggup memenuhinya karena keuangan tidak mampu untuk membayar dosen. Atau untuk menyediakan buku-buku yang banyak di perpustakaan, harus butuh banyak dana, padahal itu salah satu syarat untuk diakreditasi.

      Meski begitu, menurut saya ini pun sepenuhnya tergantung dari pihak STT yang bersangkutan, mau diakreditasi atau tidak. Walau banyak kendala, seperti keuangan, kalau mereka mau berusaha pasti bisa jalan.

      Agar mahasiswa tidak dirugikan, carilah STT yang sudah diakreditasi. Jangan mau ketipu dengan promosi STT-STT yang marak saat ini, yang mutunya tidak jelas, selidiki dulu kebenaran akreditasi STT mereka.

      Itu pendapat dan saran saya. Terima kasih, GBU.

      1. Shalom, hanya ingin berbagi pendapat saja. Ketika parameter penentu kualitas STT yang dijadikan acuan untuk menentukan peringkat (terbaik), maka selayaknya kita perlu menyadari beberapa hal terkait akreditasi oleh BAN PT:
        1, Sampai saat ini, secara umum lembaga akreditor PTN dan PTS di Indonesia adalah BAN PT (termasuk Sekolah Tinggi Teologi).
        2. Untuk jurusan vokasi tertentu (keperawatan/kesehatan sudah ada LAM=Lembaga Akreditasi Mandiri)
        3. Menurut saya (berdasarkan pengalaman menjadi anggota panitia penyusun borang akreditasi Prodi dan Institusi), penilaian BAN PT obyektif.
        4. Penilaian akreditasi lebih mengarah pada manajerial (lihat 7 komponen borang akreditasi)
        5. Masih banyak STT yang berkualitas, namun karena keterbatasan pendanaan yang dialokasikan ke BAN PT (dibandingkan banyaknya jumlah prodi dan institusi yang mengajukan akreditasi dan/atau re-akreditasi (yang memenuhi standar minimal penilaian sebelum divisitasi), membuat prodi atau institusi di STT, “belum beruntung” sehingga belum divisitasi (yang nilai minimalnya sudah memenuhi lho ya).
        6. konsekuensi dari poin 5 adalah, penilaian akreditasi STT menjadi tertunda.
        7. yang perlu diupayakan adalah bekerja setulus dan semaksimal mungkin untuk melahirkan sistem tata kelola yang baik demi menghasilkan mutu lulusan yang tidak hanya pintar, namun berhati hamba dan pelayan Tuhan.
        8. Pemeringkatan (peringkat 1 dst) menurut saya adalah hasil dari upaya tulus dan kerja keras bersama untuk menghasilkan lulusan (lihat poin 7)
        9. Mari kita kerja..kerja dan kerja.

      2. Harus diakui bahwa pernah ada “masa kegelapan”. Namun sifatnya kasuistis. Ada kasus2, ketika “oknum” pemimpin STT atau yayasan yang menyatakan “yang penting diakui Tuhan”.

        Dampak dari “pemikiran dari masa gelap” itu adalah, ketika tangan negara, atas nama undang2, mengharuskan semua lembaga pendidikan tinggi (termasuk STT) untuk ikut tatanan negara (dan itu menurut saya TIDAK SALAH), STT2 itu sendirilah yang harus pontang-panting.

        Namun kondisinya sekarang, yang saya ketahui, “masa kegelapan” itu sudah berlalu. Jargonnya mulai bergeser: “Melayani Tuhan ya, taat kepada aturan negara, WAJIB.

    2. Bro Adi, numpang berpendapat ya:
      1. Untuk lebih memudahkan, calon mahasiswa yang ingin mendaftar di sekolah tinggi teologi bisa gunakan portal ini forlap.ristekdikti.go.id (untuk mengetahui terdaftar tidaknya sekolah tujuan). Ini tidak ada kaitannya dengan nilai akreditasi ya.
      2. Untuk nilai akreditasi institusi dan/atau prodi, gunakan banpt.or.id (di portal ini kita bisa tahu apakah prodi atau sekolah yang akan dituju sudah terakreditasi apa belum. termasuk nilai akreditasinya
      3. Pertimbangkan setidaknya hal ini:
      a. jika sekolah yang dituju sudah terdaftar di portal, cermati betul2 apakah data setiap semester rutin diupload (bisa dilihat di tampilan)
      b. jika sekolah/prodi belum tidak terakreditasi, pertimbangkan ulang.
      4. Kontaklah sebanyak mungkin STT. Minta katalog, minta brosur. jika memungkinkan, kontak via telepon atau datang. (di forlap sudah ada alamat semua PTN dan PTS)
      Semoga bisa sedikit membantu

  7. Shalom,

    Terima kasih sudah mencantumkan STT Bandung sebagai 20 institusi teologi terbaik di Indonesia.

    STT Bandung telah diakreditasi oleh BAN-PT dan ATA (Asia Theological Association) serta menjadi anggota PERSETIA.

    Saat ini menyelenggarakan Program Studi Strata 1 dan Strata 2 dengan bahasa pengantara baik Indonesia maupun Mandarin.

    1. Kalau perguruan tinggi umum/sekuler di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, kalau perguruan tinggi agama seperti STT di bawah Kementerian Agama.

      Tetapi setiap perguruan tinggi wajib terakreditasi oleh BAN PT agar mutunya terjaga. Kalau tidak/belum terakreditasi ijazahnya tidak diakui karena dianggap belum memenuhi standard.

      Setahu kami STT Inalta Jakarta bukan nilai A.

  8. Orel Yermia Yosua Kojo

    Shalom pak.. Saya mohon ijin untuk share dan pakai versi ini untuk STT terbaik di Indonesia… Kalau boleh.
    Terima kasih

    1. Shalom Sindy, apa yang dimaksud dengan orang berdosa? Jika yang dimaksud adalah orang percaya yang jatuh ke dalam dosa atau hidup di dalam dosa, tetapi orang tersebut menyadari dosa-dosanya, minta ampun kepada Tuhan dan bertobat dari dosa-dosa tersebut, maka ia tetap diterima masuk Sekolah Alkitab. Terima kasih, GBU.

  9. Mohon maaf seandainya daftar2 terbaik ini juga diakui oleh pemerintah ya,… sehingga seperti harapan saya tidak perlu harus jauh-jauh ke Ambon untuk tes PPG untuk guru Pelajaran Agama Kristen.

  10. Mau tanya kak, Institute for Syriac Christian Studies (ISCS) yang didirikan oleh Bapak Dr. Bambang Noorsena itu tempat perkuliahan atau bagaimana ya kak…

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!