25 Gereja Terbesar Di Indonesia

Gereja-HKBP-Tomok

Artikel ini membahas tentang 25 gereja terbesar di Indonesia, dari segi sinode.

Ada 25 gereja terbesar di Indonesia saat ini.

Sejak kekristenan masuk ke Indonesia beberapa abad silam, telah banyak berdiri gereja terbesar di Indonesia dari berbagai denominasi atau aliran.

Gereja-gereja tersebut menyatu ke dalam berbagai sinode.

Saat ini di Indonesia sudah ada ratusan sinode gereja. Sinode-sinode tersebut tergabung ke dalam sejumlah organisasi gereja di Indonesia.

Ada yang masuk hanya ke dalam satu organisasi, dua organisasi, bahkan ke dalam tiga organisasi atau lebih.

Organisasi-organisasi tersebut antara lain adalah:

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili di Indonesia (PGLII), dan Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta di Indonesia (PGPI), yang merupakan tiga organisasi gereja Protestan terbesar di Indonesia.

Artikel kali ini akan membahas 25 sinode gereja terbesar di Indonesia, berdasarkan jumlah total anggota jemaatnya.

Baca juga: 10 Gereja Terbesar Di Jakarta

Masing-masing sinode gereja ini mempunyai jumlah total jemaat di atas 200.000 (dua ratus ribu) jiwa.

Sinode-sinode gereja ini terdiri dari gereja-gereja mainstream, yang umumnya merupakan gereja suku (terdiri dari satu etnis tertentu, sekalipun mereka juga terbuka kepada etnis lain), ataupun gereja bebas/gereja “kontemporer”, yang usianya relatif lebih muda.

Semua sinode gereja ini merupakan anggota dari salah satu organisasi Protestan yang telah disebut di atas (PGI, PGLII, ataupun PGPI).

Dan semuanya termasuk ke dalam rumpun gereja Kristen Protestan, baik yang beraliran Ekumenikal, Injili, Pentakostal ataupun Karismatik.

Jadi tidak termasuk gereja Katolik dan gereja Ortodoks.

Baca juga: 30 Perbedaan Kristen Katolik Dengan Kristen Protestan

Perlu disampaikan bahwa data-data jumlah anggota jemaat sinode-sinode gereja yang dicatat di sini, selain diambil dari situs resmi gereja yang bersangkutan ataupun dari Wikipedia, juga diambil dari berbagai sumber lain di internet.

(Hal ini terjadi jika di situs gereja yang bersangkutan ataupun di Wikipedia data tidak tersedia, atau jika gereja yang bersangkutan tidak mempunyai situs resmi).

Karena itu angka-angka yang dicantumkan di sini mungkin tidak semuanya akurat.

Apalagi data-data tersebut kadang kala tidak menyebut tahunnya, padahal jumlah anggota jemaat (umumnya) pasti mengalamai kenaikan dari tahun ke tahun.

Dengan demikian, jika seandainya ada sinode gereja dalam artikel ini yang mempunyai jumlah anggota jemaat yang terkini ternyata tidak sama dengan data yang tercantum di sini, maka urutan yang diberikan dalam artikel ini akan berubah.

Baca juga: 10 Aliran Gereja Terbesar Dalam Kristen Protestan

Bahkan jika ternyata ada sinode gereja yang tidak tercantum dalam artikel ini mempunyai jumlah anggota jemaat melebihi jumlah anggota jemaat sinode-sinode gereja yang ada dalam artikel ini, maka artikel ini akan mengalami perubahan isi, bukan hanya perubahan urutan.

Meski demikian, data-data yang ada dalam artikel ini sudah cukup memberikan gambaran kepada kita tentang perkembangan gereja-gereja Tuhan di Indonesia saat ini, khususnya perkembangan kedua puluh lima sinode gereja yang ada dalam artikel ini.

Nah, sinode gereja apa sajakah yang termasuk ke dalam 25 gereja terbesar di Indonesia saat ini?

Berikut pembahasannya.

 

1. Huria Kristen Batak Protestan (HKBP): 4,5 Juta Jiwa

Sinode gereja terbesar pertama di Indonesia adalah Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Seperti namanya, gereja ini merupakan gereja etnis Batak (Toba).

Gereja ini merupakan sinode gereja terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Saat ini, HKBP memiliki sekitar 4,5 juta anggota jemaat.

HKBP merupakan hasil penginjilan I.L. Nommensen dari lembaga misi RMG (Rheinische Missionsgesellschaft), Jerman. Karena itu gereja ini beraliran Lutheran, sebagaimana umumnya gereja Protestan di Jerman.

HKBP resmi berdiri pada hari Senin, 7 Oktober 1861 dan berkantor pusat di Pearaja, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang berjarak sekitar 1 km dari pusat kota Tarutung, ibu kota kabupaten Tapanuli Utara.

Selain di Indonesia, HKBP juga mempunyai beberapa gereja di luar negeri, antara lain di Singapura, Malaysia dan Amerika serikat.

Ephorus (Ketua Sinode) HKBP saat ini adalah Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, sementara Sekretaris Jenderalnya adalah Pdt. David Farel Sibuea, MTh, D.Min.

Gereja ini memiliki banyak bidang pelayanan, seperti pendidikan dan kesehatan. Di antaranya: Universitas di Medan, Sekolah Teologi di Pematangsiantar, dan rumah sakit di Balige.

Sampai April 2012, HKBP mempunyai 1.519 Pendeta, 175 Calon Pendeta, 428 Guru Jemaat, 36 Calon Guru Jemaat, 408 Bibelvrouw (penginjil wanita), 43 Calon Bibelvrouw, 284 Diakones, 29 Calon Diakones.

Keseluruhan pelayan dan calon pelayan berjumlah 2.922 orang.

Gereja HKBP mempunyai banyak gereja lokal dengan jumlah anggota jemaat mencapai ribuan jiwa. (Baca: 10 Gereja HKBP Terbesar Di Indonesia)

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.hkbp.or.id

 

2. Gereja Bethel Indonesia (GBI): 2,3 Juta Jiwa

Sinode gereja terbesar kedua di Indonesia adalah Gereja Bethel Indonesia (GBI).

GBI lahir pada 6 Oktober 1970 di Sukabumi, Jawa Barat, didirikan oleh Pdt. H.L. Senduk (Ho Liong Seng) dan rekan-rekannya. Sebelumnya Pdt. H.L. Senduk pernah bergabung di sinode GPdI.

Sinode GBI merupakan gereja yang beraliran Pentakostal-Karismatik.

Kegiatan sehari-hari Sinode GBI dipimpin oleh Badan Pekerja Harian (BPH) yang terdiri atas Ketua Umum dan beberapa Ketua, Sekretaris Umum dan beberapa Sekretaris, Bendahara Umum dan beberapa Bendahara, serta Ketua-Ketua Departemen dan Ketua-ketua Biro.

Saat ini Ketua Sinode atau Ketua Umum BPH GBI adalah Pdt. Dr. Japarlin Marbun, dan kantor pusatnya berada di Jakarta.

Sinode GBI memiliki sekolah Alkitab (STT Bethel) di Petamburan, Jakarta.

Ada beberapa sinode gereja yang “lahir” dari sinode GBI, antara lain Gereja Bethany Indonesia (GBI), yang dipimpin oleh Pdt. Alex Abraham Tanusaputera, dan Gereja Tiberias Indonesia (GTI), yang dipimpin oleh Pdt. Yesaya Pariadji.

Seperti halnya HKBP, Gereja GBI juga mempunyai banyak gereja lokal dengan jumlah anggota jemaat mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu  jiwa. (Baca: 10 Gereja GBI Terbesar Di Indonesia)

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.beritabethel.com

 

3. Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI): 1,5 Juta Jiwa

Sinode gereja terbesar ketiga di Indonesia adalah Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI).

Berdirinya Gereja Pantekosta di Indonesia tidak terlepas dari kedatangan dua keluarga missionaris dari Gereja Bethel Temple Seattle, USA ke Indonesia pada tahun 1921, yaitu Rev. Cornelius Groesbeek dan Rev. Richard Van Klaveren keturunan Belanda yang berimigrasi ke Amerika.

GPdI kemudian melahirkan banyak sinode  gereja baru, antara lain, GBIS, GPPS, Gereja Isa Almasih, dan lain sebagainya. (Baca: 10 Gereja Beraliran Pentakosta Terbesar Di Indonesia)

Kantor pusat GPdI ada di Jakarta dan saat ini dipimpin oleh Pdt. DR. M.D. Wakkary sebagai ketua sinode.

Berdasarkan data 2012, jumlah gereja mandiri GPdI ada 4130 buah, gereja muda 2157 buah, gereja cabang 1892 buah, dan jumlah anggota jemaat 1,5 juta jiwa.

Jumlah Hamba Tuhan: Pendeta (Pdt) =2684 orang, Pendeta Muda (Pdm) 2189 orang, Pendeta Pembantu (Pdp) 3332 orang.

Dengan demikian, GPdI adalah sinode gereja terbesar di antara sinode-sinode gereja beraliran pentakosta di Indonesia.

GPdI terdapat di setiap provinsi di Indonesia. Tersebar di kota-kota besar, sampai ke pelosok pedalaman.

GPdI juga membuka cabang di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, Kanada, Malaysia, Australia, Korea, Singapura, Inggris, dan Belanda.

GPdI mempunyai beberapa sekolah Alkitab, antara lain di Pematangsiantar dan di Batu, Malang.

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.gpdi.or.id.

 

4. Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT): 1 Juta Jiwa

Sinode gereja terbesar berikutnya di Indonesia adalah Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

GMIT berdiri pada 31 Oktober 1947 dan berkantor pusat di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gereja ini lahir dari pelayanan para misionaris Belanda.

Selain di Timor, NTT, Sinode GMIT juga hadir di pulau Flores, NTT, dan di Nusa Tenggara Barat.

Gereja ini mempunyai sebuah univeritas, yang salah satu fakultasnya adalah teologi.

Tidak terdapat data yang lengkap dan dapat dipercayai perihal jumlah anggota jemaat sinode GMIT untuk saat ini. Tetapi data tahun 1972 jumlah anggota jemaatnya sebanyak 517.779 jiwa.

Diperkirakan kini anggota jemaatnya mencapai 1 juta jiwa (beberapa pihak bahkan menyebut 1,5 juta jiwa).

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.sinodegmit.or.id

 

5. Gereja Injili Di Indonesia (GIDI): 976.000 Jiwa

Sinode gereja terbesar berikutnya di Indonesia adalah Gereja Injili Di Papua (GIDI).

GIDI berdiri sejak tanggal 12 Februari1962, dan berkantor pusat di Sentani, Jayapura, Papua.

Sistem Pemerintahannya adalah Presbiterian-Kongregasional.

Setelah berkiprah selama setengah abad di Papua, Anggota Jemaat GIDI tercatat 976.000 jiwa. Semuanya terdaftar dalam Surat Baptisan.

Gereja GIDI secara keseluruhan terdiri dari delapan Wilayah Pelayanan di seluruh Indonesia. Terdiri atas 61 Klasis, 11 Calon Klasis.

GIDI juga memiliki dua buah rumah sakit swasta, Klinik Kalvari di Wamena dan rumah sakit Immanuel di Mulia.

Selain itu, GIDI juga berkiprah di bidang pendidikan, lewat sekolah Tingkat Atas: STAKIN, SAID dan STT GIDI di Sentani.

Sekolah Alkitab berbahasa daerah (Lokal) ada 7 buah. TK-PAUD 5 buah, SMP dan SMU sebanyak 9 buah tersebar di seluruh wilayah GIDI.

Tidak hanya masyarakat sipil biasa, bahkan pejabat pemerintahan, termasuk anggota DPR dan Gubernur Papua, juga merupakan jemaat GIDI.

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.pusatgidi.org.

 

6. Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM): 845.274 Jiwa

Sinode gereja terbesar lainnya di Indonesia adalah Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

GMIM didirikan di Minahasa, Sulawesi Utara pada tanggal 30 September 1934.

Kekristenan mulai diperkenalkan di tanah Minahasa oleh dua misionaris Jerman yang dididik di Belanda, yaitu Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz, yang diutus oleh Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG), badan pekabaran Injil asal Belanda.

Pada tanggal 12 Juni 1831 mereka tiba di daerah ini untuk memberitakan Injil. Tanggal ini diperingati oleh GMIM sebagai Hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen di Tanah Minahasa.

Jumlah gereja lokal GMIM ada 939 (111 klasis/wilayah), jumlah pendeta 2157 orang, dan jumlah pelayan lainnya 14.649 penatua, 10.118 syamas (data 2015).

GMIM mengelola banyak lembaga sosial, pendidikan dan kesehatan seperti: Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), universitas lengkap dengan fakultas teologinya, rumah yatim-piatu, dan Rumah Sakit.

Kepimpinan GMIM dijalankan oleh Badan Pekerja Sinode yang dipimpin oleh seorang ketua. Ketua Sinode GMIM saat ini adalah Pdt. Dr. H.W.B. Sumakul (2015-2019).

Kantor pusat GMIM terletak di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.gmim.or.id

 

7. Gereja Kristen Sumba (GKS): 596.500 Jiwa

Sinode gereja terbesar selanjutnya di Indonesia adalah Gereja Kristen Sumba (GKS).

Hari lahir GKS bertepatan dengan pelaksanaan Sidang Sinode yang pertama pada 15 Januari 1947. GKS merupakan hasil Pekabaran Injil dari Zending GKN (Belanda) sejak tahun 1881.

Saat ini, gereja-gereja dari Sinode GKS sudah hadir di beberapa kota lain di luar Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

GKS tidak hanya melakukan PI, tetapi juga turut serta mengembangkan pendidikan, kesehatan, dan mengembangkan kesejahteraan ekonomi masyarakat seperti pertanian.

Jumlah gereja lokal GKS saat ini ada 712 buah, jumlah Kelompok Kebaktian 150 buah, jumlah Pos Kebaktian 700 buah, dan jumlah anggota jemaat sebanyak 596.500 jiwa. Sedangkan jumlah pendeta ada 300 orang, jumlah pelayan lainnya 1656 orang (Guru Injil; Vicaris; Penolong Guru Injil).

Wilayah pelayanan GKS tidak begitu luas dan utamanya hanya mengemban misi di Pulau Sumba.

Kantor pusat GKS berada di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

 

8. Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII): 507.083 Jiwa

Sinode gereja terbesar lainnya di Indonesia adalah Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII).

GKII berdiri pada 10 September 1930 di Makassar, Sulawesi Selatan, melalui penginjilan Robert Alexander Jaffray dari Kanada. Namun kantor pusat sinode gereja ini berada di Jakarta.
GKII mempunyai 90 Daerah Pelayanan, 2.455 gereja lokal, 998 Pos Penginjilan. Sedangkan pekerja aktifnya ada 3.161 orang (Pendeta 2.187, Vicaris 216 orang, Evangelis 2.758 orang). Jumlah angota jemaatnya adalah 507.083 jiwa.

Sinode gereja ini beraliran injili.
Badan Pengurus Pusat sinode gereja saat ini adalah: Pdt. Dr. Daniel Ronda (ketua umum), Pdt. Sebinus Luther, M.Th (sekretaris umum), Drs. Arie Moningka (bendahara umum).
Gereja ini memiliki sekolah Alkitab di Makassar dan Jakarta, serta penerbit buku, yakni Kalam Hidup di Bandung.

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.kemah-injil.org

 

9. Gereja Protestan Maluku (GPM): 504.128 Jiwa

Sinode gereja terbesar berikutnya di Indonesia adalah Gereja Protestan Maluku (GPM).

GPM berdiri di Ambon, Maluku, pada tanggal 6 September 1935. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai hari kelahiran GPM.

GPM berawal dari pelayanan para misionaris dari Belanda, yang melakukan ibadah perdananya di Ambon pada 27 Februari 1605.

GPM melayani di wilayah Provinsi Maluku (Pulau Buru, Pulau Seram, Pulau Ambon, Pulau-pulau Lease (Saparua, Haruku dan Nusalaut), Pulau-pulau Banda, Kepulauan Kei, Kepulauan Aru (Dobo), Tanimbar, Babar, Leti-Moa-Lakor, Kisar hingga Wetar, dan Provinsi Maluku Utara (Ternate, Pulau-pulau Bacan, Pulau-pulau Obi, dan Kepulauan Sula).

Gereja ini mempunyai universitas lengkap dengan fakultas teologinya untuk mendidik para calon pendeta/pelayan gereja.

Jumlah anggota jemaat GPM saat ini adalah 504.128 jiwa.

 

10. Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB): 500.000 Jiwa

Sinode gereja terbesar berikutnya di Indonesia adalah Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).

GPIB hadir di 26 Provinsi dan berada di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, serta pulau-pulau sekitarnya sesuai dengan wilayah yang ditetapkan pada waktu GPIB didirikan sebagai Gereja yang mandiri.

Kantor Majelis Sinode GPIB terletak di area komplek GPIB “Immanuel” Jalan Medan Merdeka Timur No. 10, Pejambon Jakarta Pusat.

Gereja ini beraliran Calvinis dan jumlah jemaatnya saat ini sekitar 500.000 jiwa. (Baca: 10 Gereja Beraliran Calvinist Terbesar Di Indonesia)

Untuk info lebih lanjut tentang gereja ini silakan kunjungi: www.gpib.org

45 komentar untuk “25 Gereja Terbesar Di Indonesia”

  1. Betul. Yesus hanya mendirikan satu gereja (baca: “jemaat”) dengan diriNya sebagai Kepala, sedangkan jemaat sebagai anggota2 tubuh-Nya sesuai fungsinya (1 Korintus 12:1-27).

  2. Sepertinya info ini kurang valid. Selain data di atas, ada gereja Advent yang keanggotaannya cukup besar. Gereja Advent di Indonesia ada 2 uni, uni barat dan uni timur. Masing-masing uni memiliki anggota baptis sekitar 200.000 jiwa, belum termasuk anak-anak yang belum dibaptis.

    Gereja ini termasuk gereja yang administrasi keanggotaannya cukup valid. Cukup banyak anggota gereja yang dikeluarkan dari keanggotaan bila melanggar disiplin utama gereja sehingga mereka ini tidak lagi masuk dalam catatan keanggotaan.

    1. Data Anda dari mana.

      Dari data yang bisa kami dapat, yakni data tahun 2011, Gereja Advent Uni Barat memiliki 718 gereja dengan 101.798 anggota jemaat, dan Uni Timur sebanyak 725 gereja dengan 108.466 anggota jemaat.

      Jadi total anggota jemaat Gereja Advent Indonesia “hanya” 210.264 jiwa, lebih sedikit dari jumlah anggota jemaat gereja urutan ke-25 dalam artikel ini.

  3. Banyak jumlah gereja padahal Yesus hanya satu yang mendirikan gereja. Bisa terjadi ada gereja yang sudah menyimpang tetapi umat tidak merasa. Saran saya, seluruh gereja mempunyai persatuan untuk mengembalikan kekudusan gereja.

  4. Syaloom!
    Di desa saya yaitu desa batumerah kecamatan damer kabupaten maluku barat daya provinsi maluku, ada berkembang sebuah aliran gereja yang menamakan diri GKPII. Kelompok ini mempunyai ajaran bahwa Tuhan Yesus mempunyai istri yang bernama genesis serta diajarkan juga bahwa umatNya menantikan kereta yang bernama genesis untuk membawa mereka naik ke surga dengan tubuh yang sekarang ini.
    Mohon bantuannya untuk menjelaskan perihal ajaran ini.
    Terima kasih.
    Tuhan Yesus memberkati.

    1. Shalom sdr Sterles.

      Mohon maaf kami tidak tahu-menahu tentang aliran gereja tersebut, dan kami belum pernah mendengarnya. Tetapi kalau ada aliran gereja yang mengajarkan bahwa Tuhan Yesus mempunyai istri, pasti itu adalah aliran sesat.

      Terima kasih, Gbu.

    1. Marthen Malo dari GMIT

      Salom Bapak Ibu semua, artikel diatas sgt berguna bagi kita semua untuk mengetahui keberadaan gereja-gereja beserta jemaatnya di Indonesia. Kalau diijinkan, saya mau komentar satu hal yg perlu jadi perhatian kita semua dan jika boleh diangkat dlm bentuk artikel di rubrik kristen ini.

      Jumlah Gereja dan jemaat makin bertambah dan sbg jemaat kristen kita patur bangga, tetapi sayang sekali meningkatnya jumlah Gereja dan jumlah jemaat tdk diimbangi oleh peningkatan taraf hidup jemaat; terlalu banyak jemaat didesa-desa maupun dikota kota yg hidup pas pasan dgn sekonomi lemah lembut tapi memiliki tanggung jawab untuk membesarkan gereja secara fisik; Gereja2 bertumbuh dalam bentuk gedung tapi jemaatnya miskin; ada juga beberapa temuan dimana pengurus gereja kaya sekali tapi jemaatnya miskin sekali; ada juga yayasan-yayasan gereja yg kaya tapi ada juga yayasan yasayasan gereja yg mati suri dan tdk bisa berbuat apa; ada juga gereja2 yg senantiasa membantu jemaat2 kurang mampu tp banyak juga gereja yg tdk bisa berbuat apa2, sudah banyak terobosan-teroboson dilakukan tapi tetap saja masih banyak jemaat hidup susah, dll berbagai persoalan sosial ekonomi yg melanda jemaat.

      Saya menyadari bahwa sebagian pendeta dan pengurus gereja termasuk jemaad akan menyatakan bahwa itulah kondisi dan fakta yang menjadi bagian kehidupan orang Kristen, tetapi saya mau menyatakan bahwa “Sesungguhnya Orang Kristen itu adalah Org paling kaya didunia sebab diberi berkat melimpah dan keselamatan” Bagaimana mungkin ada org Kristen hidup susah diantara org Kristen lain yg hidup baik? Secara pribadi saya tdk menyalahkan siapa-siapa, tapi saya tergerak untuk menyentil isu ini spy kita bangkit bersama melalui rubrik ini.

      Sebagai ahir kata, jika ada diantara pembaca komentar ini tertarik untuk diskusi dan ururn rembuk mencari solusi untuk masalah ini, maka saya tawarkan mari kita berdiskusi – bertemu dan buat terobosan baru.

  5. Syalom… saya mau kasih masukan sedikit ya buat admin..

    Soal jumlah anggota GPdI yang saya tahu jauh lebih banyak dari yang diinfokan di atas..

    Barusan kemarin youth camp internasional GPdI di Sulut dihadiri lebih dari 16.000 orang apalagi youth camp GPdI yang di tanah Papua, Sulteng, Jambi, NTB, Sumut, DLL, yang baru selesai diadakan tahun 2018 ini.. itu hanya perkemahan pemuda-remaja.. belum lagi anggota2 yang lain..

    Jadi masukan saya buat admin agar kiranya memperbarui/mengupdate informasi di atas..

    Sekian buat admin.. sukses selalu tetap semangat dalam berkarya dalam Tuhan, Syalom.. Tuhan Yesus memberkati..😇😇🙏

    1. Shalom, mohon maaf kami tidak punya data terbaru jumlah anggota jemaat GPdI, kami hanya menulis yang ada di wikipedia. Jika Anda punya data GPdI terbaru yang valid, silakan diberikan kepada kami agar artikelnya direvisi.

      Terima kasih, GBU.

  6. Shalom admin rubrikkristen.com.
    Saya adalah salah seorang jemaat sinode BNKP. Mohon koreksinya untuk kepanjangan dari BNKP, yang benar adalah Banua Niha KERISO Protestan, bukan Banua Niha Kriso.
    Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati.

  7. Mat malam..di Papua dan Papua Barat sinode terbesar adalah GKI di Tanah Papua..dengan 1237 gereja/bangunan, jumlah anggota jemaat bervariasi dari ratusan orang hingga ribuan orang anggota jemaat per gereja, dan memiliki 42 klasis di seluruh tanah Papua…namun yang terpenting dari itu..kita adalah Kristen…walaupun berbeda sinode…

    1. Shalom. Terima kasih infonya. Sayang sekali, kami tidak menemukan data tentang jumlah anggota jemaat GKI Papua yang valid ketika menulis artikel ini. Akibatnya kami tidak dapat memasukkan GKI Papua di sini.

      Tetapi tidak apa-apa, tidak masuknya GKI Papua di sini tidak akan mengurangi “kebesaran” sinode gereja tersebut. Gbu.

  8. Wilayah Pelayanan Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) hanya dalam lingkup Propinsi Maluku Utara, pada 8 Kabupaten dan Kota (minus Kepulauan Sula). Jadi tidak ada di Bitung, Manado dan Raja Ampat. Mohon diperbaiki.

    1. Kami mengambil data untuk GMIH dari wikipedia, karena di situs GMIH tidak ada data itu, di beberapa tulisan lain di internet juga disebut bahwa GMIH ada di Manado, Bitung, dan Raja Ampat. Apakah Anda yakin tidak ada GMIH di tiga wilayah tersebut? Jika yakin, kami akan memperbaikinya. Jika tidak yakin, kami juga tidak punya data yang mengatakan bahwa GMIH tidak ada di tiga wilayah tersebut. Terima kasih, GBU.

    1. Terima kasih atas responsnya. Benar, bahwa GMIH tidak ada di tiga wilayah tersebut. Memang, saat konflik horisontal yang melanda Maluku Utara tahun 1999 dan 2000, warga GMIH banyak mengungsi ke Bitung, Manado dan Raja Ampat. Di sana mereka ditempatkan dalam lokasi-lokasi tertentu untuk memudahkan pelayanan baik rohani maupun material. Sesudah keadaan Maluku Utara kondusif, warga GMIH sudah kembali lagi ke Halmahera. Mungkin ada yang tidak kembali lagi, tetapi mereka menjadi warga jemaat GMIM, GMIST dan GKI Irja. Sinode GMIH sendiri tidak pernah meresmikan wilayah pelayanan di luar Maluku Utara. Saya menjelaskan yang sebenarnya, karena saya mantan Sekretaris Umum BPH Sinode GMIH Periode 2007-2012. Trima kasih. GBU

  9. Klasifikasi gereja dapat dilihat sebagai adanya 3 kekuatan Kekristenan, yaitu:
    1. First force, kekuatan kekristenan yang pertama, yaitu gereja katolik roma
    2. Second force, kekuatan kekristenan yang kedua, gereja2 protestan
    3. Third force, kekuatan kekristenan ketiga, gereja Pantekosta dan kharismatik

  10. Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) yg sdh memiliki 2000 an sidang di seluruh Indonesia hingga ke Malasya, barangkali sdh msk dlm gereja terbesar.

  11. Kenapa GKI Tanah Papua gak masuk. Setahu saya itu gereja terbesar di Papua. Malahan lebih besar dari GIDI. Gereja pertama di tanah papua adalah GKI. Sinode terbesar di tanah papua. Apalagi acara tahunan yang selalu dirayakan di Mansinam Manokwari peringatan 2 zending dr jerman tahun 1855 ( ottow dan geissler) masuk mbawa injil di tanah papua dirayakan besar2an pada 5 feb (tahun ini ulang tahun ke 162) dapat di lihat bagaimana besarnya sinode GKI tanah papua tsb. Tidak tahu berapa banyak jumlah jemaat/gereja tapi mulai dari sorong hingga merauke ada GKI tanah papua. di papua ada 2 provinsi. GIDI cuma ada di provinsi papua. Namun GKI ada di seluruh wilayah Papua dgn jumlah gereja yang sangat banyak.

  12. Ralat, HKI Bukan pecahan HKBP melainkan lahir dari evangelisasi dan berdiri sendiri dan mandiri terbentuk dalam perkumpulan evangeliasi di Pantoan tgl 1 mei 1927.

    1. HKI memang berasal dari HKBP, sama dengan GKPA (Angkola). Sejarahnya memang begitu. Tapi memang lebih enak jangan memakai istilah ‘pecah’, walaupun mungkin kenyataannya demikian.. 🙂

    2. Saya lihat dari timeline kedua gereja dapat saya rangkumkan baik HKBP maupun HKI adalah hasil dari Gereja Missi RMG Jerman di Tanah Batak. Gereja HKI adalah jelmaan dari HChB Hoeria Christen Batak yang memisahkan diri dari Gereja induk RMG berdiri 1 Mei 1927 dan diakui Pemerintah Hindia Belanda berbadan Hukum Rechtperson tahun 1933. Gereja Missi RMG Jerman di Tanah Batak terorganisir sejak 1861. Gereja HKBP adalah jelmaan Gereja Missi RMG Jerman di tanah Batak dan diakui dengan Rechtperson Pemerintah Hindia Belanda Tahun 1931.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!