3 Perbedaan Mimpi Dengan Penglihatan Dalam Alkitab

Perbedaan mimpi dengan penglihatan di Alkitab adalah suatu pertanyaan yang sering diajukan oleh orang Kristen, dan sangat perlu untuk kita ketahui.
Perbedaan mimpi dengan penglihatan di Alkitab sebenarnya tidak begitu banyak. Sebab mimpi dan penglihatan di Alkitab sangat mirip, bahkan dalam kasus tertentu mereka adalah identik.

Karena itu perbedaan mimpi dengan penglihatan di Alkitab sebenarnya bukanlah suatu hal yang begitu mendasar, dan bukan merupakan suatu pokok doktrin yang sangat penting bagi orang Kristen.

Baca juga: 9 Karunia Roh Kudus Dalam 1 Korintus 12

Tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita tidak perlu untuk mengetahuinya. Kita sebagai orang percaya perlu untuk mengetahui perbedaan mimpi dengan penglihatan di Alkitab.

Perlu diketahui bahwa mimpi yang dimaksud di sini bukanlah mimpi biasa atau mimpi yang pada umumnya dialami oleh manusia.

Tetapi mimpi yang dengannya Tuhan berbicara dan mengkomunikasikan maksud-maksudNya kepada manusia.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Nubuat Menurut Alkitab

Demikian juga dengan penglihatan yang disebut di sini. Penglihatan yang dimaksud di sini adalah penglihatan secara rohani, di mana seseorang “melihat” sesuatu di dalam rohnya.

Mimpi dan penglihatan adalah sesuatu yang umum terjadi di Alkitab, khususnya pada zaman Perjanjian Lama.

Pada zaman Perjanjian Baru, bagi gereja Tuhan,  mimpi dan penglihatan juga masih sering ditemukan, tetapi tidak sebanyak di Perjanjian Lama.

Baca juga: 5 Perbedaan Nabi Di Perjanjian Lama dengan Nabi Di Perjanjian Baru

Bahkan pada masa kini pun Tuhan kadang masih berbicara lewat mimpi dan penglihatan, sekalipun tidak sesering pada zaman Alkitab.

Karena itulah kita perlu untuk mengetahui perbedaan antara mimpi dan penglihatan, seperti yang dicatat di Alkitab.

Lalu, apa saja perbedaan mimpi dan penglihatan di Alkitab?

Berikut pembahasannya.

 

1. Perbedaan dalam hal saat datangnya firman Tuhan melalui mimpi dan penglihatan

Perbedaan pertama antara mimpi dengan penglihatan di Alkitab adalah perbedaan dalam hal saat datangnya firman Tuhan.

Seperti yang telah disebut di atas, mimpi dan penglihatan adalah sarana yang melaluinya Tuhan berbicara dan mengkomunikasikan maksud-maksudNya kepada manusia.

Nah, kalau Tuhan berbicara kepada seseorang lewat mimpi, maka Ia berbicara ketika orang tersebut sedang tidur.

Sedangkan jika Tuhan berbicara kepada seseorang lewat penglihatan, maka Ia berbicara ketika orang tersebut sedang terjaga, tidak sedang tidur.

Meski demikian, Tuhan juga kadang berbicara kepada seseorang lewat mimpi dan penglihatan sekaligus.

Artinya, dalam mimpinya, orang tersebut sedang mendapat suatu penglihatan.

Contohnya adalah Nebukadnezar, raja Babel, yang bermimpi dan melihat sebuah penglihatan tentang patung besar yang kemudian hancur, sebagai lambang kerajaan-kerajaan yang timbul tenggelam di bumi (Daniel 2:1, 31).

 

2. Perbedaan dalam hal orang-orang yang mendapat mimpi dan penglihatan

Perbedaan kedua antara mimpi dengan penglihatan di Alkitab adalah perbedaan dalam hal orang-orang yang mendapat firman Tuhan.

Mimpi adalah suatu hal yang lebih umum, bukan hanya mimpi biasa, tetapi juga mimpi secara rohani, seperti yang dibahas di sini.

Artinya, orang yang menerima mimpi dari Tuhan bisa siapa saja, bukan hanya orang yang percaya kepada Tuhan, tetapi juga orang yang tidak percaya.

Ada banyak contoh di Alkitab Perjanjian Lama yang menerima mimpi dari Tuhan, terutama para raja yang sedang berkuasa pada masa itu.

Salah satunya adalah Abimelekh, raja orang Filistin, yang Tuhan tegur lewat mimpi karena hendak mengambil Sara, istri Abraham, menjadi istrinya (Kejadian 20:6).

Tetapi orang yang mendapat penglihatan umumnya adalah orang-orang yang percaya kepada Tuhan.

Kalaupun ada orang yang tidak percaya Tuhan yang mendapat penglihatan, itu biasanya adalah penglihatan dalam sebuah mimpi seperti yang telah disinggung dalam poin 1 di atas.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!