3 Provinsi Baru untuk Percepatan Pembangunan di Papua

Hari ini, 11 November 2022, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meresmikan tiga provinsi baru di Papua.

Ketiga provinsi tersebut merupakan hasil pemekaran dari provinsi Papua.

Tiga provinsi baru di Papua yang diresmikan hari ini adalah:

Provinsi Papua Tengah dengan ibukotanya Nabire, Provinsi Papua Pegunungan dengan ibukotanya Wamena, dan Provinsi Papua Selatan dengan ibukotanya Merauke.

Selain meresmikan provinsi baru, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga melantik tiga penjabat gubernur di masing-masing provinsi tersebut, sebelum ditetapkannya gubernur yang defenitif hasil pemilu.

Ketiga penjabat gubernur baru yang dilantik semuanya putra-putri asli Papua, dua pria dan satu wanita.

Sebelum tiga provinsi baru di Papua ini, Provinsi Papua Barat yang beribukota Manokwari sudah terlebih dahulu memisahkan diri dari Provinsi Papua yang beribukota di Jayapura.

Dengan demikian, Pulau Papua yang sebelumnya hanya terdiri dari 1 provinsi kini telah dimekarkan menjadi 5 provinsi.

Hal ini berarti bahwa jumlah provinsi di Indonesia saat ini menjadi 37 provinsi.

Tujuan pemekaran wilayah di Tanah Papua tentu adalah untuk mempercepat pembangunan di pulau paling timur Indonesia tersebut.

Sebab harus diakui bahwa dalam banyak hal pulau Papua masih tertinggal dari provinsi-provinsi lainnya di Indonesia, khususnya dengan provinsi-provinsi di pulau Jawa.

Hal ini terutama karena jauhnya jarak Papua dari ibukota Jakarta serta sulitnya medan di Papua yang banyak pegunungan sehingga sangat sulit membangun transportasi darat.

Selain juga mungkin karena politik Orde Baru yang tidak berpihak kepada Tanah Papua.

Dengan pemekaran wilayah, pemerintah daerah bisa lebih dekat dengan wilayah pemerintahannya karena jarak yang semakin dekat.

Selain itu, wilayah yang dilayani juga semakin sedikit dengan jumlah petugas yang lebih banyak.

Dan tentu, anggaran keuangannya juga semakin besar.

Setelah Provinsi Papua Barat memisahkan diri dari Provinsi Papua, memang terasa bahwa pembangunan di Papua Barat lebih maju dan lebih merata.

Diharapkan demikian juga yang akan terjadi dengan tiga provinsi baru yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri hari ini.

Yang mungkin perlu diperhatikan adalah agar putra-putri asli Papua diberi kesempatan yang lebih besar dalam membangun daerahnya sendiri.

Semoga pembangunan di Tanah Papua bisa lebih cepat maju dan merata dengan berdirinya provinsi baru di bumi Cendrawasih.

Dan tak lupa juga untuk mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan presiden Jokowi.

Sebab baru pada masa pemerintahan presiden RI ketujuh inilah pemekaran Papua dengan tiga provinsi sekaligus bisa terwujud.

 

Haris JO adalah seorang penulis yang tulisan-tulisannya telah banyak dimuat di berbagai media, baik media cetak maupun media online, baik media Kristen maupun media sekuler.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!