Categories: TOKOH ALKITAB

3 Tokoh Alkitab Bernama Ananias

Artikel ini membahas tentang tokoh-tokoh Alkitab bernama Ananias, sebagaimana yang dicatat di Perjanjian Baru.

Ketiga tokoh Alkitab bernama Ananias ini adalah orang Yahudi, atau setidaknya menganut agama Yahudi.

Tetapi sebagian dari ketiga tokoh Alkitab bernama Ananias ini telah menjadi Kristen atau pengikut Tuhan Yesus.

Baca juga: 9 Tokoh Alkitab Bernama Simon

Seperti kita tahu, nama-nama orang Yahudi di Perjanjian Baru banyak yang diambil dari nama-nama tokoh Perjanjian Lama (bahasa Ibrani).

Selain juga memakai nama-nama berbahasa Aram (bahasa sehari-hari orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru) atau bahasa Yunani (bahasa internasional pada masa Perjanjian Baru).

Namun nama-nama Ibrani tersebut biasanya ditransliterasi ke dalam bahasa Yunani, sehingga sesuai dengan lafal bahasa Yunani.

Baca juga: 100 Nama Tokoh Alkitab Terpopuler Dan Kisah Mereka

Akan tetapi agak mengherankan, nama-nama tokoh besar di Perjanjian Lama, justru tidak dipakai oleh orang-orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru.

Misalnya, tidak ada orang Yahudi di Alkitab Perjanjian Baru yang bernama Abraham, Ishak, Musa, Harun, Daud, Salomo, Elia, dan lain sebagainya.

Kita tidak tahu alasannya mengapa.

Sebaliknya, beberapa nama tokoh Perjanjian Lama yang tidak begitu terkenal, justru banyak dipakai oleh orang-orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru.

Baca juga: 7 Nama Perjanjian Lama Yang Paling Banyak Dipakai Di Perjanjian Baru

Alasannya mungkin karena tokoh-tokoh tersebut punya satu sifat baik yang perlu diteladani, atau karena nama-nama tersebut punya makna yang bagus.

Salah satu nama orang Yahudi terpopuler di Perjanjian Baru yang diambil dari nama tokoh Perjanjian Lama (bahasa Ibrani), adalah Ananias.

Nama Ananias di Perjanjian Baru adalah bentuk Yunani dari kata Ibrani Hananya di Perjanjian Lama.

Di Perjanjian Lama ada banyak tokoh yang bernama Hananya.

Dan ada 3 tokoh Alkitab Perjanjian Baru yang memakai nama Ananias, transliterasi dari nama Hananya.

Di sini dicantumkan ke 3 tokoh Alkitab Perjanjian Baru bernama Ananias tersebut.

Siapa saja mereka?

Berikut pembahasannya.

 

1. Salah Seorang Anggota Jemaat Gereja Yerusalem

Tokoh Alkitab Perjanjian Baru yang  bernama Ananias, yang pertama adalah salah satu anggota jemaat gereja mula-mula di kota Yerusalem.

Ananias ini dan istrinya, Safira, menjual sebidang tanah dan menyerahkan hasilnya kepada para rasul/pemimpin gereja mula-mula, untuk selanjutnya dibagi-bagikan kepada para anggota jemaat yang membutuhkan.

Namun atas sepengetahuan istrinya, Ananias menyimpan sebagian hasil penjualan tanah tersebut, dan menyerahkan hanya sebagian saja kepada Petrus.

Tetapi kebohongan Ananias dan Safira diketahui oleh Petrus.

Petrus menganggap bahwa Ananias bukan sekedar berdusta kepadanya atau kepada jemaat Tuhan, tetapi berdusta juga kepada Roh Kudus.

Dan akibatnya, Ananias dan istrinya meninggal seketika di hadapan Petrus! (Kisah Para Rasul 5).

 

2. Salah Seorang

Murid Tuhan Yesus Di Damsyik

Tokoh Alkitab Perjanjian Baru yang  bernama Ananias, yang kedua adalah salah seorang murid Tuhan Yesus di kota Damsyik.

Tatkala Saulus (Paulus) bertobat setelah melihat suatu penglihatan yang spektakuler di jalan menuju Damsyik, maka Tuhan menyuruh Ananias menemui Saulus dan menumpangkan tangannya atasnya agar Saulus dapat melihat kembali.

Saat itu memang Saulus buta selama tiga hari.

Ananias adalah seorang Kristen Yahudi yang saleh di kota Damsyik (sekarang adalah Damaskus), Siria.

Dia telah mendengar segala kejahatan yang pernah dilakukan oleh Saulus, yakni menganiaya dan membunuh orang-orang percaya.

Karena itu, ketika Tuhan memintanya untuk menemui Saulus dan menyembuhkan matanya, Ananias sempat menolaknya.

Ananias “mengingatkan” Tuhan akan banyaknya kejahatan yang dilakukan oleh Saulus kepada umatNya.

Tetapi Tuhan berkata bahwa Saulus adalah alat di tanganNya untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain serta bangsa Israel, dan bahwa Saulus akan mengalami banyak penderitaan oleh karena namaNya.

Mendengar hal itu Ananias pun taat. Ia menemui Saulus dan menumpangkan tangannya atasnya.

Maka seketika itu juga mata Saulus sembuh dan ia dapat melihat kembali! (Kisah Para Rasul 9:10-18).

 

Page: 1 2