Categories: KRISTOLOGI

4 Fakta Tentang Mesias Menurut Perjanjian Lama

 

Artikel ini berisi fakta-fakta tentang Mesias menurut Alkitab Perjanjian Lama (PL) yang perlu kita ketahui.

Mesias (bahasa Ibrani: Masyiakh) artinya adalah “yang diurapi”.

Istilah ini muncul beberapa kali di dalam Perjanjian Lama.

Misalnya dalam Mazmur 2:2 (dalam Alkitab Terjemahan Baru tidak memakai istilah Mesias, tetapi yang diurapi).

Baca juga: 10 Cara Yesus Menyatakan Dia Adalah Tuhan

Dalam Perjanjian Lama, istilah “yang diurapi” mengacu pada orang-orang yang biasanya diurapi (dituangi dengan minyak) sebagai penahbisan atau pelantikan.

Mereka ini adalah para imam, nabi dan raja.

Dalam bahasa Yunani (bahasa asli Perjanjian Baru), Masiakh ditransliterasi menjadi Messias, atau diterjemahkan menjadi Christos atau Kristus.

Tetapi dalam Perjanjian Baru istilah Kristus jauh lebih populer dari istilah Mesias.

Baca juga: 10 Gelar Yesus Terpopuler Di Alkitab

Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas fakta-fakta tentang Mesias menurut Alkitab Perjanjian Lama (PL).

Dengan demikian pemahaman kita akan Mesias menurut Alkitab Perjanjian Lama (PL) akan semakin lengkap.

Berikut 4 fakta penting tentang Mesias menurut Alkitab Perjanjian Lama (PL) yang perlu kita tahu.

 

1. Raja Israel

Di Perjanjian Lama, padanan bagi gelar Mesias ada banyak. Salah satunya adalah “seorang yang akan memerintah Israel”, atau raja yang terdapat dalam nubuat nabi Mikha.

“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.” (Mikha 5:1)

Bahwa istilah “seorang yang akan memerintah Israel” dalam ayat ini mengacu pada pribadi Mesias tampak dari pemahaman imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat Yahudi atas ayat tersebut.

Menurut pemahaman imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat Yahudi, “seorang yang akan memerintah Israel” menunjuk pada Mesias (Matius 2:3-6).

 

2. Keturunan Daud

Mesias adalah salah satu keturunan raja Daud yang akan menjadi pemimpin Israel.

Mesias memang dapat mengacu pada raja-raja Israel, yang merupakan keturunan Daud. Tetapi yang terutama adalah pada salah seorang keturunan Daud yang menjadi raja selama-lamanya.

“Engkau telah berkata: Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” (Mazmur 89:4-5).

Jadi Mesias adalah seorang tokoh penting, dari keturunan Daud, yang dinanti-nantikan oleh orang-orang Yahudi sebagai pemimpin mereka.

Dan istilah Anak Daud menjadi sinonim bagi Mesias (Markus 10:47).

 

Page: 1 2