4 Gereja Etnis Nias Di Indonesia

Artikel ini berisi tentang 4 Gereja etnis Nias di Indonesia.

Saat ini setidaknya ada 4 gereja yang bisa dikategorikan sebagai Gereja etnis Nias.

Sejak kekristenan masuk ke Indonesia beberapa abad silam, telah banyak berdiri gereja di Indonesia dari berbagai denominasi atau aliran. Gereja-gereja tersebut menyatu ke dalam berbagai sinode.

Saat ini di Indonesia sudah ada ratusan sinode gereja. Dan banyak dari antara sinode-sinode gereja ini yang  merupakan gereja suku atau gereja etnis.

Baca juga: 14 Gereja Etnis Batak Di Indonesia

Jadi sinode gereja tersebut terdiri dari satu etnis tertentu, sekalipun mereka juga terbuka bagi etnis lain.

Sinode-sinode tersebut tergabung ke dalam sejumlah organisasi gereja di Indonesia.

Antara lain: Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili di Indonesia (PGLII), dan Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta di Indonesia (PGPI).

Baca juga: 5 Gereja Etnis Jawa Di Indonesia

Nah artikel kali ini akan membahas tentang 4 Gereja etnis Nias di Indonesia.

Sinode-sinode gereja ini disebut sebagai gereja etnis Nias, sebab dalam sejarahnya gereja-gereja tersebut memang dimulai dari suku Nias dan diperuntukkan bagi masyarakat suku Nias.

Selain itu, mayoritas anggota jemaat dan para pendetanya juga berasal dari etnis Nias, meski dalam perkembangannya gereja-gereja etnis Nias ini juga menerima anggota jemaat dan para pelayan (pendeta, majelis, dll) dari etnis lain.

Etnis Nias adalah sebuah etnis/suku yang terutama berada di Pulau Nias, Sumatera Utara, suku mayoritas beragana Kristen.

Semua sinode gereja etnis Nias ini merupakan anggota dari salah satu organisasi Protestan yang telah disebut di atas (PGI, PGLII, ataupun PGPI).

Baca juga: 10 Aliran Gereja Terbesar Dalam Kristen Protestan

Ke 4 gereja etnis Nias ini semuanya berpusat di Pulau  Nias, Sumatera Utara, dan semuanya beraliran Lutheran (3 gereja) dan Calvinist (1 gereja).

Nah, sinode gereja apa sajakah yang termasuk ke dalam 4 gereja etnis Nias di Indonesia saat ini?

Berikut pembahasannya.

 

1. Banua Niha Keriso Protestan (BNKP)

Gereja etnis Nias di Indonesia yang pertama adalah Banua Niha Keriso Protestan (BNKP).

BNKP saat ini memiliki anggota jemaat kurang lebih 486.802 jiwa di seluruh Indonesia dan menjadi satu dari  25 Gereja Terbesar Di Indonesia

BNKP lahir pada tanggal 27 September 1865 melalui penginjil Jerman, E. Ludwig Denninger dari Rheinische Missionsgesellschaft (RMG).

Kantor pusat sinode gereja ini berada di Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara.

BNKP aktif dalam melaksanakan pelayanan pendidikan, kesehatan dan pekerjaan sosial. Gereja ini menerbitkan majalah Turia Röfa (Berita Salib).

Selain di Nias, gereja ini juga hadir hampir di seluruh Indonesia, seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota-kota kecil lainnya.

Pengurus pusat yang disebut BPHMS BNKP saat ini adalah: Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbanua, M.Si (ketua atau Ephorus), Pdt. Dorkas Orienti Daeli, MTh (sekretaris umum), dan Pdt. Helu’aro Zega, STh (bendahara umum).

 

2. Orahua Niha Keriso Protestan (ONKP)

Gereja etnis Nias di Indonesia yang kedua adalah Orahua Niha Keriso Protestan (ONKP).

ONKP berdiri sejak 16 April 1952 dan sampai saat ini memiliki anggota jemaat kurang lebih 62.000 jiwa di seluruh Indonesia.

ONKP adalah salah satu dari 10 Gereja Lutheran Terbesar Di Indonesia

ONKP berkantor pusat di Tugala Lahomi, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatra Utara.

ONKP merupakan pecahan/pemekaran dari
BNKP (lihat poin 1 di atas).

(Visited 13 times, 1 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!