Categories: KRISTOLOGI

4 Hari Raya Yahudi Yang Dihadiri Yesus

 

Artikel ini berisi tentang 4 Hari Raya Israel/Yahudi yang dihadiri Tuhan Yesus selama Ia hidup dan melayani di bumi.

Di Alkitab, bangsa Israel atau bangsa Yahudi sebagai umat pilihan Tuhan, mempunyai banyak hari raya.

Hari raya-hari raya tersebut diperingati secara khusyuk atau dirayakan dengan hati yang gembira untuk suatu tujuan tertentu.

Sering juga dengan mempersembahkan korban-korban atau persembahan-persembahan.

Ada 10 hari raya Israel di Alkitab.

Delapan dari 10 hari raya Israel itu diperintahkan langsung oleh Tuhan – melalui Musa – kepada umat Israel, dan terdapat dalam satu pasal Alkitab, secara berurutan, yakni dalam Kitab Imamat pasal 23.

Namun, di bagian-bagian lain Alkitab juga dicatat hari raya-hari raya tersebut, baik secara keseluruhan atau sebagian, maupun secara tersendiri.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Alkitab

Sementara dua dari antara 10 hari raya tersebut tidak diperintahkan langsung oleh Tuhan, tetapi ditetapkan sendiri oleh bangsa Israel (yang tentu atas seijin Tuhan), yang bertujuan untuk mengingat perbuatan Tuhan yang besar dalam hidup mereka.

Hari raya-hari raya itu diperingati secara rutin, umumnya setiap tahun; kecuali satu hari raya, yang diperingati setiap minggu atau sekali dalam tujuh hari.

Hari raya-hari raya ini umumnya diperingati dan dirayakan di kota Yerusalem. Dan orang-orang Israel di luar Yerusalem datang ke Yerusalem untuk merayakan hari raya-hari raya tersebut. Kecuali satu hari raya, yang boleh diperingati di luar Yerusalem.

Beberapa dari hari raya tersebut terjadi dalam waktu yang sangat berdekatan, dalam bulan yang sama. Sebagian ada yang hanya beda beberapa hari saja, bahkan ada yang terjadi di hari yang sama.

Baca juga: 7 Bait Allah Di Alkitab Dan Penjelasannya

Hari raya-hari raya Israel ini biasanya diadakan di dalam Bait Suci. Tetapi sejak Bait Suci Israel sudah tidak ada lagi, maka hari raya-hari raya itu umumnya dirayakan di rumah-rumah ibadat atau Sinagoge.

Hari raya-hari raya ini juga muncul di Perjanjian Baru, dalam singgungan dengan orang-orang Yahudi. Tetapi semua hari raya ini sudah digenapi di dalam Tuhan Yesus (Ibrani 10:1-18). Karena itu tidak lagi mengikat orang Kristen untuk merayakannya.

Baca juga: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Lama

Kendati demikian, hal ini perlu kita ketahui agar kita mengerti latar belakang dan makna dari semua hari raya tersebut dan penggenapannya di dalam Tuhan Yesus.

Lalu, hari raya Yahudi apa sajakah yang dihadiri Tuhan Yesus selama Ia hidup dan melayani di bumi?

Berikut pembahasannya.

 

1. Hari Raya Paskah (Pesakh)

Hari Raya Yahudi yang dihadiri Tuhan Yesus selama Ia hidup dan melayani di bumi, yang pertama adalah Hari Raya Paskah.

Paskah adalah memperingati keluarnya bangsa Israel, umat pilihan Allah, dari tanah perbudakan di Mesir menuju Tanah Perjanjian, yakni Tanah Kanaan.

Hari Raya Paskah secara rinci dibahas dalam Keluaran 12:1-13.

Waktu itu Tuhan melepaskan umatNya dengan terlebih dahulu menulahi bangsa Mesir sampai sepuluh kali. Tulah terakhir, yakni kematian anak-anak sulung bangsa Mesir, membuat Firaun terpaksa membiarkan umat Israel keluar dari tanah mereka setelah sebelumnya memperbudak bangsa Israel itu selama 430 tahun.

Untuk mengenang peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir ini, maka Tuhan memerintahkan agar mereka merayakan Paskah. Dengan demikian mereka selalu mengingat perbuatan Tuhan tersebut turun-menurun (Keluaran 12:1-42).

Setidaknya Tuhan Yesus empat kali menghadiri perayaan Paskah Yahudi, salah satunya ketika Ia membersihkan Bait Allah (Yohanes 2).

Hari Raya Paskah diperingati pada tanggal 14 bulan pertama/ke-1 dalam kalender Israel atau bulan Maret-April pada kalender internasional.

Tuhan Yesus telah menggenapi Paskah Yahudi dan menggantinya dengan Paskah Kristen.

Dengan demikian, orang Kristen merayakan Paskah tidak lagi dalam rangka memperingati keluarnya umat Israel dari perbudakan Mesir, tetapi memperingati keluarnya orang percaya dari perbudakan dosa melalui kematian Yesus.

Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel berjudul: 10 Fakta Tentang Paskah Yang Perlu Anda Tahu.

 

2. Hari Raya Roti Tidak Beragi (Hag Hammassot)

Hari raya Yahudi yang dihadiri Tuhan Yesus selama Ia hidup dan melayani di bumi, yang kedua adalah Hari Raya Roti Tidak Beragi.

Hari Raya Roti Tidak Beragi masih terkait dengan Hari Raya Paskah. Hari raya ini diperingati sehari setelah Paskah, dan dirayakan selama 7 hari atau seminggu penuh.

Hari Raya Roti Tidak Beragi secara rinci dibahas dalam Keluaran 12:14-20.

Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir, mereka keluar secara terburu-buru. Mereka tidak sempat lagi membuat roti yang beragi, di mana membakar roti dengan ragi akan memakan waktu hingga roti mengembang. Jadi mereka hanya memakan roti yang tidak beragi.

Karena itu terburu-burunya bangsa Israel keluar dari Mesir diperingati dengan memakan roti tidak beragi. Inilah Hari Raya Roti Tidak Beragi.

Hari Raya Roti Tidak Beragi diperingati pada tanggal 15-21 bulan ke-1 dalam kalender Israel atau bulan Maret-April pada kalender internasional.

Di kemudian hari, Hari Raya Roti Tidak Beragi digabungkan dengan Hari Raya Paskah dan dirayakan secara bersama-sama. Sehingga kedua Hari Raya ini sering dianggap satu Hari Raya saja.

Misalnya Lukas 22:1, di mana Tuhan Yesus juga menghadirinya.

 

Page: 1 2