Loading...

4 Kewajiban Warganegara Terhadap Pemerintah Menurut Alkitab

Loading...

 

3. Membayar Pajak

Kewajiban warganegara terhadap pemerintah menurut Alkitab, yang ketiga adalah membayar pajak.

Kepada jemaat Tuhan di kota Roma, rasul Paulus menulis,

“Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.” (Roma 13:6-7)

Kewajiban membayar pajak ini sebenarnya merupakan bagian dari ketaatan warga negara kepada pemerintah, seperti dalam poin 2 di atas.

Hanya saja, karena ketaatan dalam membayar pajak secara khusus diperintahkan di Alkitab, maka di sini hal ini dibahas secara tersendiri.

Sejak dulu para pemerintah/raja-raja memungut pajak dari rakyatnya untuk dipakai sebagai biaya pembangunan.

Dan setiap warga kerajaan/warga negara diharuskan untuk membayar pajak.

Pada zaman sekarang pun demikian. Pajak menjadi sumber penghasilan utama pemerintah, yang dikelola untuk membangun negara.

Dan pajak semakin banyak jenisnya, cara pembayarannya pun makin beragam.

Pemerintah mengharapkan warganya untuk membayar pajak, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Perintah rasul Paulus untuk membayar pajak, dalam kutipan ayat di atas, sejajar dengan ajaran Tuhan Yesus sendiri.

Ketika Dia dicobai oleh orang-orang Farisi apakah diperbolehkan membayar pajak kepada kaisar Romawi atau tidak, maka Tuhan Yesus memberi jawaban yang cerdas,

“Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” (Matius 22:21)

Dengan kata lain, setiap warga negara harus membayar pajak kepada pemerintahnya, yang adalah wakil-wakil Allah di bumi (lihat poin 2 di atas).

Tuhan Yesus sendiri bersama Petrus, muridNya, membayar pajak/bea Bait Suci (Matius 17:24-27).

 

4. Mendoakan Pemerintah

Kewajiban warganegara terhadap pemerintah menurut Alkitab, yang terakhir adalah mendoakan mereka.

Kepada Timotius, anak rohani rasul Paulus yang memimpin jemaat di kota Efesus, Paulus memerintahkan,

“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.” (1 Timotius 2:1-2)

Kita harus berdoa bagi pemerintah, mulai dari pemimpin pusat sampai daerah, mulai dari yang tertinggi (presiden) sampai kepada yang terendah (ketua RT).

Juga untuk para pembesar lainnya, lembaga-lembaga tinggi negara, yang ikut menciptakan undang-undang, mengambil keputusan-keputusan penting bagi bangsa, baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

Kita berdoa agar keputusan-keputusan yang mereka ambil betul-betul yang terbaik, yang berasal dari Tuhan, yang tidak merugikan rakyatnya dan juga gereja Tuhan.

(Misalnya, kita berdoa agar mereka mengeluarkan peraturan yang benar tentang agama agar kebebasan dalam beribadah dan melayani terjamin di negara kita).

Kita juga berdoa bagi mereka agar memerintah dengan jujur, takut akan Tuhan, tidak dengan ketidak-adilan, korupsi, suap dan perbuatan-perbuatan yang tercela lainnya, yang bisa merugikan bangsa dan gereja Tuhan.

Dengan demikian maka kita “dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan”, seperti kata firman Tuhan di atas.

Jangan pernah bosan untuk berdoa bagi pemerintah kita.

 

Itulah 4 kewajiban warganegara terhadap pemerintah menurut Alkitab.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!