Loading...
Loading...

4 Makna Perjamuan Kudus Menurut Alkitab

Artikel ini membahas tentang 4 makna Perjamuan Kudus menurut Alkitab.

Perjamuan Kudus adalah salah satu liturgi atau tata ibadah gereja yang sangat penting bagi gereja dari seluruh denominasi atau aliran.

Bahkan bagi gereja-gereja tertentu, seperti gereja Katolik, Perjamuan Kudus merupakan inti ibadah mereka.

Perjamuan Kudus merupakan satu dari tujuh sakramen gereja Katolik, dan satu dari dua sakramen yang diakui oleh gereja-gereja Kristen Protestan.

Baca juga: 7 Unsur Ibadah Kristen Menurut Alkitab Dan Maknanya

Dalam tradisi Kristen Protestan, sakramen diartikan sebagai “tanda lahiriah yang nampak, yang ditetapkan oleh Kristus, untuk menyatakan dan menjanjikan suatu berkat rohani.”

Memang, gereja-gereja Kristen mempunyai sedikit perbedaan akan hakekat atau makna sesungguhnya dari Perjamuan Kudus, khususnya roti perjamuan (Baca: 4 Pandangan Tentang Perjamuan Kudus Dan Penjelasannya).

Namun seluruh aliran/denominasi gereja Kristen melakukan Perjamuan Kudus serta meyakini bahwa roti perjamuan melambangkan tubuh Tuhan Yesus dan anggur melambangkan darahNya.

Perjamuan Kudus atau Perjamuan Tuhan berawal dari perjamuan paskah orang Yahudi untuk memperingati bagaimana malaikat maut melewati rumah-rumah orang Israel yang telah dibubuhi darah di Mesir dan memunahkan anak-anak sulung di rumah orang-orang Mesir.

Baca juga: 7 Makna Kematian Yesus Bagi Orang Percaya

Kemudian juga mengenang keluarnya mereka dari perbudakan di Mesir menuju tanah perjanjian, tanah yang telah dijanjikan oleh Allah kepada nenek moyang mereka Abraham, Ishak, dan Yakub.

Orang-orang Yahudi melakukan perjamuan paskah setiap tahunnya di setiap keluarga, yakni pada hari raya Paskah. (Baca: 10 Fakta Tentang Paskah Menurut Alkitab)

Tuhan Yesus juga melakukan perjamuan paskah Yahudi sesaat sebelum Ia disalibkan, dalam rangka perayaan Paskah Yahudi.

Namun pada kesempatan itu Ia mentahbiskan paskah Kristen, di mana roti melambangkan tubuhNya dan anggur melambangkan darahNya. (Baca: 7 Makna Paskah Yang Sesungguhnya)

Jadi paskah Kristen, dan Perjamuan Kudusnya, adalah memperingati kematian (dan kebangkitan) Kristus, bukan lagi memperingati keluarnya orang Israel dari Mesir.

Perjamuan Kudus mempunyai makna yang sangat dalam. Itulah sebabnya hal ini diperintahkanNya untuk dilakukan oleh murid-muridNya/gereja.

Baca juga: 7 Makna Kenaikan Yesus Ke Surga

Artikel ini akan membahas tentang makna Perjamuan Kudus menurut Alkitab.

Di sini akan dibahas 4 makna Perjamuan Kudus bagi orang Kristen, sebagaimana dicatat di Alkitab.

Lalu, apa sajakah keempat makna Perjamuan Kudus menurut Alkitab?

Berikut pembahasannya.

 

1. Sebagai Peringatan Akan Kematian  Yesus (melihat ke masa lalu) 

Makna Perjamuan Kudus menurut Alkitab, yang pertama adalah sebagai peringatan akan kematian Yesus (melihat ke masa lalu).

Hal ini nyata dari perkataan Tuhan Yesus sendiri saat memerintahkan murid-muridNya untuk melakukan Perjamuan Kudus.

Pada saat perjamuan malam terakhirNya dengan murid-muridNya, Tuhan Yesus mengatakan bahwa darahNya, yang saat itu dilambangkan oleh anggur, adalah darah untuk pengampunan dosa bagi banyak orang.

Dengan mengatakan bahwa darahNya adalah darah Perjanjian, maka Yesus menahbiskan sebuah perjanjian yang baru, yang berbeda dengan perjanjian yang lama.

Jika Perjanjian Lama itu disahkan dengan darah domba, maka Perjanjian Baru ini disahkan dengan darah Yesus sendiri.

Dan jika dalam perjanjian yang lama pengampunan dosa tercapai dengan mempersembahkan korban-korban, maka dalam perjanjian yang baru ini pengampunan dosa terjadi melalui pengorbanan Yesus di kayu salib.

Karena Yesus berbicara tentang darahNya, maka pastilah Ia berbicara tentang kematianNya, yang terjadi hanya beberapa jam setelah perjamuan malam tersebut.

Jadi Perjamuan Kudus yang dilakukan oleh murid-murid Tuhan Yesus/gereja setelah Perjamuan malam terakhirNya dengan 12 muridNya, adalah untuk memperingati kematianNya.

“Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku. Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.” (Lukas 22:19-20)

Kepada rasul Paulus Tuhan Yesus juga memberikan wahyu tentang perjamuan kudus ini, persis seperti yang dikatakanNya kepada murid-muridNya.

Dan sama seperti perintahNya kepada murid-muridNya agar melakukan perjamuan kudus untuk mengingat Dia, demikian juga yang diperintahkanNya kepada rasul Paulus, untuk melakukan Perjamuan Kudus sebagai peringatan akan Dia.

Hal ini dijelaskan oleh rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di kota Korintus,

“Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti  dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku! Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!” (1 Korintus 11:23-25)

 

2. Sebagai Sarana Pemberitaan Kematian Yesus Sampai Ia Datang Kembali (melihat ke masa depan)

Makna Perjamuan Kudus menurut Alkitab, yang kedua adalah sebagai sarana pemberitaan kematian Yesus sampai Ia datang kembali (melihat ke masa depan).

Ketika kita orang Kristen melakukan Perjamuan Kudus, memakan roti dan meminum anggur, maka kita sedang memberitakan kematian Yesus Kristus.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!