Categories: KEKRISTENAN

4 Otoritas Yang Harus Ditaati Menurut Alkitab

 

Artikel ini membahas tentang 4 Otoritas yang harus ditaati di dunia menurut Alkitab.

Ada 4 Otoritas yang harus ditaati di dunia menurut Alkitab, yang sangat penting untuk kita ketahui.

Keempat Otoritas yang harus ditaati di dunia ini ada atas kehendak dan seizin  Tuhan.

Baca juga: 4 Kewajiban Gereja Terhadap Negara Menurut Alkitab

Karena itu manusia, khususnya orang percaya, harus menaatinya.

Orang Kristen adalah warganegara di dunia ini.

Karena itu orang Kristen mempunyai kewajiban-kewajiban sebagai warganegara dunia terhadap otoritas yang Tuhan tetapkan di dunia ini.

Baca juga: 5 Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua Menurut Alkitab

Kita orang Kristen saat ini memang adalah warganegara surga (Filipi 3:20), di mana kelak kita akan berada selamanya.

Namun saat ini kita masih berada di dunia, karena itu kita masih punya kewajiban-kewajiban sebagai orang Kristen.

Kita sebagai orang Kristen tidak boleh menghindar dari kewajiban-kewajiban kita di dunia ini. Hukum dunia masih berlaku bagi orang percaya.

Baca juga: 5 Kewajiban Orang Tua Terhadap Anak Menurut Alkitab

Lagipula dunia ini masih tetap dalam kendali Tuhan (dan akan selamanya demikian), sekalipun dunia telah jatuh ke dalam dosa.

Alkitab mencatat setidaknya ada 4 Otoritas yang harus ditaati di dunia menurut Alkitab.

Lalu, apa sajakah keempat Otoritas yang harus ditaati di dunia menurut Alkitab?

Berikut pembahasannya.

 

1. Otoritas Keluarga

Otoritas yang harus ditaati di dunia menurut Alkitab, yang pertama adalah otoritas dalam keluarga.

Otoritas dalam keluarga adalah orang tua, yang harus ditaati dan dihormati oleh anak-anaknya.

Kewajiban untuk menghormati orang tua terdapat dalam 10 Perintah Allah.

“Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (Keluaran 20:12).

Kewajiban untuk menghormati orang tua ini juga muncul dalam Perjanjian Baru, dalam surat rasul Paulus kepada jemaat di Efesus.

“Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.” (Efesus 6:2-3).

Di sini rasul Paulus menambahkan “bahagia” sebagai hasil menghormati orang tua, selain “panjang umur.”

Menghormati orang tua maksudnya adalah memberikan sikap hormat dan segan kepada orang tua; tidak menghina, merendahkan, melecehkan, atau berbuat jahat kepada mereka.

Selain menghormati orang tua, anak-anak harus juga menaati orang tuanya.

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.” (Efesus 6:1).

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.” (Kolose 3:20)

Ketaatan atau kepatuhan kepada orang tua adalah sikap yang tidak membantah dan memberontak pada perintah, nasihat, dan ajaran orang tua.

Tentu saja ketaatan kita kepada orang tua kita mutlak hanya sejauh hal itu tidak bertentangan dengan firman Tuhan.

 

2. Otoritas Gereja

Otoritas yang harus ditaati di dunia menurut Alkitab, yang kedua adalah otoritas dalam gereja.

Alkitab juga mengajarkan agar kita orang Kristen menaati para pemimpin di dalam gereja.

Para pendeta, gembala, penginjil, penatua, majelis, atau apa pun sebutannya, harus dihormati dan ditaati.

“Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.”(Ibrani 13:17)

“Ada suatu permintaan lagi kepadamu, saudara-saudara. Kamu tahu, bahwa Stefanus dan keluarganya adalah orang-orang yang pertama-tama bertobat di Akhaya, dan bahwa mereka telah mengabdikan diri kepada pelayanan orang-orang kudus. Karena itu taatilah orang-orang yang demikian dan setiap orang yang turut bekerja dan berjerih payah.” (1 Korintus 16:15-16).

 

Page: 1 2