Loading...
Loading...

4 Pandangan Tentang Perjamuan Kudus Dan Penjelasannya

Artikel ini membahas tentang 4 pandangan tentang Perjamuan Kudus dan penjelasannya.

Perjamuan Kudus adalah salah satu liturgi atau tata ibadah gereja yang diakui dan dipraktekkan oleh seluruh denominasi atau aliran gereja Kristen.

Perjamuan Kudus merupakan satu dari tujuh sakramen gereja Katolik, dan satu dari dua sakramen yang diakui gereja Kristen Protestan.

Baca juga: 7 Aliran Utama Dalam Gereja Kristen

Dalam tradisi Kristen Protestan, sakramen diartikan sebagai “tanda lahiriah yang nampak, yang ditetapkan oleh Kristus, untuk menyatakan dan menjanjikan suatu berkat rohani.”

Perjamuan Kudus atau Perjamuan Tuhan berawal dari perjamuan paskah orang Yahudi untuk memperingati bagaimana malaikat maut melewati rumah-rumah orang Israel yang telah dibubuhi darah di Mesir dan memunahkan anak-anak sulung di rumah orang-orang Mesir.

Baca juga: 10 Aliran Gereja Terbesar Dalam Kristen Protestan

Kemudian juga mengenang keluarnya mereka dari perbudakan di Mesir menuju tanah perjanjian, tanah yang telah dijanjikan oleh Allah kepada nenek moyang mereka Abraham, Ishak, dan Yakub.

Orang-orang Yahudi melakukan perjamuan paskah setiap tahunnya di setiap keluarga, yakni pada hari raya Paskah. (Baca: 10 Fakta Tentang Paskah Menurut Alkitab)

Tuhan Yesus juga melakukan perjamuan paskah Yahudi sesaat sebelum Ia disalibkan, dalam rangka perayaan Paskah Yahudi.

Namun pada kesempatan itu Ia mentahbiskan paskah Kristen, di mana roti melambangkan tubuhNya dan anggur melambangkan darahNya. (Baca: 7 Makna Paskah Yang Sesungguhnya)

Tuhan Yesus juga memerintahkan murid-muridNya untuk melakukannya sebagai peringatan akan Dia (Lukas 22:14-20).

Jadi paskah Kristen, dan Perjamuan Kudusnya, adalah memperingati kematian (dan kebangkitan) Kristus, bukan lagi memperingati keluarnya orang Israel dari Mesir.

Baca juga: 25 Gereja Terbesar Di Indonesia

Kepada rasul Paulus Tuhan Yesus juga memberikan wahyu tentang perjamuan kudus ini, persis seperti yang dikatakanNya kepada murid-muridNya.

Dan sama seperti perintahNya kepada murid-muridNya agar melakukan perjamuan kudus untuk mengingat Dia, demikian juga yang diperintahkanNya kepada rasul Paulus, untuk melakukan perjamuan kudus sebagai peringatan akan Dia (1 Korintus 11:23-25).

Baca juga: 17 Gereja Dengan Jumlah Jemaat Terbesar Di Indonesia

Seperti telah disebut di atas, seluruh aliran/denominasi gereja Kristen melakukan Perjamuan Kudus serta meyakini bahwa roti perjamuan melambangkan tubuh Tuhan Yesus dan anggur melambangkan darahNya.

Kendati demikian, gereja-gereja Kristen tidak mempunyai pemahaman yang sama akan hakekat atau makna sesungguhnya dari roti perjamuan tersebut.

Baca juga: 10 Ciri Gereja Yang Ideal Menurut Alkitab

Ada 4 pandangan tentang Perjamuan Kudus, khususnya dalam kaitannya dengan roti dan kehadiran Kristus.

Gereja-gereja Kristen dari berbagai aliran atau denominasi menganut salah satu dari 4 macam pandangan gereja tentang Perjamuan Kudus ini.

Lalu, apa sajakah keempat pandangan tentang Perjamuan Kudus tersebut?

Berikut pembahasannya.

 

1. Transubstansiasi 

Pandangan pertama tentang Perjamuan Kudus adalah pandangan transubstansiasi.

Istilah transubstansiasi terdiri dari dua kata, “trans” (perubahan) dan “substansi”.

Jadi transubstansiasi artinya adalah perubahan substansi.

Ini adalah pandangan yang dianut oleh gereja Katolik dan gereja-gereja ortodoks (ortodoks oriental dan ortodoks timur).

Gereja-gereja ini meyakini bahwa roti perjamuan adalah benar-benar tubuh Yesus sendiri.

Hal ini, menurut mereka, terbukti dari pernyataan Tuhan Yesus sendiri dalam perjamuan paskah dengan murid-muridNya.

Tuhan Yesus saat itu berkata tentang roti perjamuan, “Inilah tubuhKu”.

Artinya, roti itu benar-benar tubuh Kristus, bukan hanya sekedar lambang tubuhNya.

Para penganut pandangan transubstansiasi juga mengutip Yohanes 6:55 sebagai ayat pendukung bagi pandangan mereka.

Dalam ayat tersebut Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa dagingNya adalah “benar-benar” makanan dan darahNya adalah “benar-benar” minuman.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!