Loading...

4 Pandangan Tentang Tribulasi Dan Penjelasannya

Loading...

Karena itu tidak ada kesengsaraan besar yang terjadi pada akhir zaman, yang lebih khusus dari kesengsaraan-kesengsaraan sebelumnya.

Tribulasi akan dialami oleh umat Tuhan sepanjang masa, bukan hanya pada akhir zaman.

Bahkan pandangan ini tidak melihat perkataan Tuhan Yesus sendiri yang menekankan keunikan masa tribulasi pada akhir zaman sebagai sesuatu yang khusus (lihat pendahuluan artikel).

Sebagian mereka melihat perkataan Tuhan Yesus tersebut merujuk pada kesengsaraan orang Yahudi atau gereja pada abad pertama.

Demikian juga nubuat nabi Daniel tentang tribulasi umumnya dianggap oleh para penganut pandangan ini sebagai nubuat tentang kesengsaraan bangsa Yahudi yang telah terjadi pada masa Antiokhus Epifanes (Baca: 5 Kerajaan Dalam Penglihatan Nabi Daniel Dan Penjelasannya)

Sedangkan masa kesengsaraan yang dilihat oleh rasul Yohanes dalam kitab Wahyu umumnya  dianggap sebagai kesengsaraan gereja pada abad pertama oleh kekaisaran Romawi, yang tentu telah terjadi.

Pandangan ini umumnya dipegang oleh gereja Katolik, Ortodoks, dan sebagian gereja-gereja Protestan mainstream (arus utama), seperti Lutheran dan Calvinis.

 

2. Masa Tribulasi Tidak Dialami Oleh Gereja

Pandangan kedua tentang tribulasi adalah bahwa masa tribulasi itu ada, sebagaimana yang  dinubuatkan oleh nabi Daniel, “dilihat” oleh rasul Yohanes dalam kitab Wahyu, serta dinubuatkan oleh Tuhan Yesus sendiri.

Kendati demikian, pandangan ini mengatakan bahwa masa tribulasi tersebut hanya dialami oleh orang-orang yang tidak percaya.

Para penganut pandangan ini meyakini bahwa kesengsaraan besar di bumi tidak akan dialami oleh orang-orang percaya atau gereja.

Mengapa?

Sebab, menurut pandangan ini, sebelum masa kesengsaraan besar itu berlangsung di bumi, Tuhan Yesus sudah datang di angkasa dan mengangkat orang-orang percaya ke surga! (1 Tesalonika 4).

Orang percaya akan berada di surga selama masa kesengsaraan tersebut, yakni selama tujuh tahun.

Lalu apa yang dilakukan oleh orang percaya selama tujuh tahun di surga? Mereka menghadiri “Perjamuan Anak Domba”, yang disebut beberapa kali di Alkitab.

Setelah masa kesengsaraan itu selesai di bumi, orang percaya akan turun dari surga ke bumi bersama Kristus untuk memasuki kerajaan milenium atau kerajaan seribu tahun.

Pandangan ini berpedoman pada 1 Tesalonika 4:17 yang mengatakan bahwa orang-orang percaya tidak ditentukan untuk mengalami murka Allah, yang diartikan tidak mengalami masa tribulasi.

Pandangan ini banyak ditemui di kalangan gereja Baptis (aliran protestan terbesar di Amerika Serikat), kaum Injili, serta di gereja-gereja beraliran Pentakosta dan Karismatik.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!