4 Perbedaan Gereja Dengan Israel

3. Israel adalah sebuah bangsa secara politis, sedangkan Gereja adalah suatu kumpulan secara rohani

Israel di Alkitab merupakan sebuah bangsa politis berbentuk kerajaan.

Sebagai sebuah negara, Israel memiliki sebuah pemerintahan, wilayah geografis tertentu dan rakyat sebagai warga negara.

Dan sebagai sebuah bangsa, Israel memiliki suatu perangkat hukum yang mengikat seluruh warga negaranya.

Meski demikian, Israel bukanlah bangsa biasa seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia pada masa itu. Sebab Israel adalah bangsa Teokrasi di mana kepemimpinan tertinggi berada di tangan Tuhan, bukan di tangan para raja. Tuhanlah yang menjadi raja Israel.

Sementara Gereja bukanlah suatu negara atau bangsa secara politis. Gereja tidak memiliki pemerintahan secara politis, yang mengikat seluruh jemaat Kristen di seluruh dunia.

Meski Gereja memiliki para pemimpin di tingkat gereja lokal, sinode, atau denominasi, namun mereka bukanlah pemerintah atau kepala Gereja. Mereka hanyalah pelayan yang harus melayani umat Tuhan dengan kerendahan hati dan pengabdian. Sebab Kristus lah yang menjadi kepala Gereja.

Gereja adalah suatu kumpulan rohani yang tidak memiliki wilayah geografis secara politik dan perangkat hukum yang mengikat seluruh warga Kristen di seluruh dunia, kecuali peraturan-peraturan di tingkat gereja lokal, sinode, atau denominasi.

4. Pedoman hidup Israel adalah Hukum Taurat, sedangkan pedoman hidup Gereja adalah Injil

Pedoman utama kehidupan Israel adalah Hukum Taurat.

Hukum Taurat adalah sumber rujukan bagi doktrin, ritual, dan etika hidup bagi bangsa Israel. Hukum Taurat adalah peraturan yang mengikat seluruh rakyat Israel.

Hukum Taurat secara resmi diberikan oleh Tuhan kepada bangsa Israel melalui Musa.

Hukum Taurat terdiri dari ratusan peraturan, baik perintah maupun larangan. Perintah dan larangan tersebut mencakup peraturan-peraturan di bidang sipil kemasyarakatan dan peraturan-peraturan di bidang keagamaan.

Dan terdiri dari hukum moral, seperti larangan untuk mencuri, berzinah, membunuh, dll, serta hukum seremonial, seperti hari-hari raya, korban-korban, dll.

Sedangkan pedoman utama kehidupan Gereja adalah Injil, yang berisi ajaran-ajaran dan teladan Tuhan Yesus seperti yang dicatat di dalam keempat kitab Injil.

Selain itu, juga ajaran-ajaran para rasul Tuhan Yesus, yakni para penafsir ajaran-ajaran Tuhan Yesus, seperti yang dicatat di dalam kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya.

Injil adalah penggenapan Hukum Taurat. Injil belum ada pada masa bangsa Israel di Perjanjian Lama, demikian juga hukum Taurat tidak lagi menjadi pedoman yang mengikat bagi Gereja masa kini, kecuali hukum-hukum moral yang diterangkan di Perjanjian Baru (Lukas 16:16).

Inti sari Taurat adalah kasih, baik kasih kepada Tuhan maupun kasih kepada sesama (Matius 22:37-40).

Dan orang Kristen yang hidup dalam kasih telah menggenapi Hukum Taurat (Rm 13:8-10).

Itulah 4 Perbedaan utama antara Israel dengan Gereja.

 

Catatan: Seluruh artikel ini merupakan bagian dari tulisan saya yang berjudul, Hubungan Israel dengan Gereja menurut Alkitab, yang telah terbit di renungan harian Manna Sorgawi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!