4 Persamaan Israel Dengan Gereja

3. Meski menjadi umat Tuhan, Israel dan Gereja sama-sama masih bisa dihukum bahkan ditolak oleh Tuhan

Sekalipun Israel dan Gereja adalah umat pilihanNya, namun Tuhan tidak segan-segan menghukum mereka manakala mereka tidak taat kepadaNya dan jatuh ke dalam dosa.

Hukuman tersebut bervariasi, dari hukuman ringan hingga hukuman berat, dari hukuman berupa penyakit hingga hukuman mati. Bahkan hukuman kekal di neraka bagi mereka yang terus menerus berbuat jahat.

Mungkin bentuk dan intensitas hukuman Israel yang berdosa di Perjanjian Lama berbeda dengan hukuman Gereja yang berdosa di Perjanjian Baru, tetapi pada prinsipnya punya makna yang sama.

Hukuman Tuhan bagi umat Israel yang berdosa dengan mudah kita temukan di Perjanjian Lama. Baik hukuman yang Dia timpakan kepada orang Israel secara individu atau kelompok, maupun hukuman yang Dia timpakan kepada orang Israel secara kolektif sebagai sebuah bangsa.

Contoh hukuman kolektif orang Israel adalah pembuangan Israel Utara ke Asyur dan pembuangan Israel Selatan/Yehuda ke Babel.

Kita tidak tahu pasti apakah ada orang-orang Israel atau kelompok Israel yang Tuhan hukum di Perjanjian Lama dengan hukuman kekal atau kehilangan keselamatan. Sebab perihal hukuman kekal atau hidup kekal sangat jarang dibahas di Perjanjian Lama.

Yang jelas, tidak semua orang Israel akan beroleh keselamatan kekal.

Sebagai contoh adalah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang dikecam Tuhan Yesus, yang sudah pasti akan mendapat hukuman kekal di neraka (Matius 23:33).

Hal yang sama terjadi dengan Gereja.

Kita bisa melihat bahwa orang-orang percaya yang berdosa pada zaman Perjanjian Baru juga mengalami hukuman Tuhan.

Contoh klasik tentang hal ini adalah pasangan suami istri, Ananias dan Safira. Mereka dihukum mati Roh Kudus melalui rasul Petrus karena tidak jujur dengan persembahan yang mereka berikan kepada gereja Yerusalem (Kisah Para Rasul 5:1-11).

Bahkan Alkitab memberitahu kita bahwa orang Kristen yang terus menerus hidup dalam dosa akan Tuhan hukum dalam neraka alias kehilangan keselamatannya (Galatia 5:21).

4. Israel dan Gereja sama-sama dipanggil untuk menjadi saksi Tuhan di bumi

Umat Tuhan di Perjanjian Lama dan di Perjanjian Baru Tuhan panggil untuk menjadi saksi-saksiNya.

Hak istimewa yang diberikan kepada umatNya bukanlah untuk  disombongkan, tetapi menuntut suatu tanggung jawab yang besar, yakni menjadi saksi bagi dunia, melalui perkataan dan perbuatan. Melalui kehidupan mereka yang benar maka orang lain bisa melihat Tuhan dalam mereka (Yesaya 43:10-12).

Tugas sebagai saksi-saksi Tuhan atau duta Allah lebih jelas lagi bagi Gereja.

Tuhan Yesus berkata bahwa murid-muridNya adalah garam dan terang dunia (Matius 5:13-16). Ini menunjukkan bahwa Gereja harus memberi teladan yang baik bagi dunia.

Selain itu, Tuhan Yesus juga memerintahkan murid-muridNya untuk memberitakan Injil kepada segala bangsa, hingga ke ujung bumi (Matius 28:19-20; Kis 1:8).

Jadi Gereja dipanggil menjadi saksi Tuhan di bumi lewat perbuatan, dan lewat perkataan, yakni lewat pemberitaan Injil.

Itulah 4 Persamaan utama antara Israel dengan Gereja.

 

Catatan: Seluruh artikel ini merupakan bagian dari tulisan saya yang berjudul, Hubungan Israel dengan Gereja menurut Alkitab, yang telah terbit di renungan harian Manna Sorgawi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!