4 Pimpinan KPK Beragama Kristen

Sebelum terpilih menjadi salah satu Wakil Ketua KPK periode keempat, Basaria Panjaitan merupakan seorang Perwira Tinggi Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal (Irjen)/bintang dua.

Basaria Panjaitan adalah wanita pertama (polwan) di Indonesia yang berhasil mencapai pangkat Inspektur Jenderal di kepolisian. Selain itu, ia juga wanita pertama di Indonesia yang berhasil menjadi pimpinan KPK.

Basaria Panjaitan lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada 20 Desember 1957.

Di luar pendidikan kepolisian, Basaria menempuh pendidikan S1-nya di Jurusan Akuntansi Universitas Jayabaya, Jakarta; dan S2 di Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Di lingkungan kepolisian, Basaria merupakan lulusan Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984.

Jabatan yang pernah diemban Basaria Panjaitan di kepolisian, antara lain adalah: Paur Subdisbuk Disku Mabes Polri (1984); Panit Sat. Idik Baya Ditserse Mabes Polri (1990); Kasat Narkoba Polda NTB (1997); dan Kabag Narkoba Polda Jabar (2000).

Kemudian, Dir Reskrim Polda Kepri (2007); Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2008); Kapusprovos Divpropam Polri (2009); Karobekum Sdelog Polri; dan Widyaiswara Madya Sespim Polri (2010).

Jabatan terakhir Basaria di polri sebelum terpilih menjadi salah satu pimpinan KPK adalah staf ahli Kapolri bidang sosial politik (2015).

 

3. Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK, 2015-2019)

Pimpinan KPK selanjutnya yang beragama Kristen/Katolik adalah Alexander Marwata.

Alexander Marwata adalah salah satu pimpinan/Wakil Ketua KPK jilid keempat (periode 2015-2019) yang kini masih aktif menjabat.

Sebelum terpilih menjadi salah satu wakil ketua KPK, Alexander Marwata adalah seorang Hakim ad hoc di pengadilan Tipikor (tindak pidana korupsi) Jakarta.

Alexander Marwata lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada 26 Februari 1967. Alexander Marwata adalah seorang penganut Agama Kristen Katolik.

Alexander Marwata menempuh pendidikan tingginya di Jurusan Akuntansi (D IV) STAN, Jakarta. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia, Jakarta (S1 Ilmu Hukum).

Sebelum menjadi seorang hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Alexander Marwata pada 1987-2011 berkarier sebagai auditor di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pengangkatan Alexander Marwata sebagai salah satu pimpinan KPK sempat menuai kontroversi. Sebab saat menjadi seorang hakim, Alex dianggap kerap memberikan pendapat berbeda (dissenting opinion) dengan memberikan putusan yang ringan bagi para pelaku korupsi.

Salah satunya adalah, Alexander menyatakan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tidak terbukti korupsi.

Kendati demikian, Alexander dianggap punya kemampuan untuk menjadi salah satu pimpinan KPK, mengingat pengalamannya sebagai Hakim Tipikor selama empat tahun dan lebih dari 10 tahun menjadi auditor BPKP.

 

4. Thony Saut Situmorang (Wakil Ketua KPK 2015-2019)

Pimpinan KPK terakhir yang beragama Kristen/Katolik adalah Thony Saut Situmorang.

Thony Saut Situmorang adalah salah satu pimpinan/Wakil Ketua KPK jilid keempat (periode 2015-2019) yang masih menjabat saat ini.

Sebelum terpilih menjadi salah satu pimpinan KPK, Saut Situmorang dikenal sebagai Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Saut masuk ke BIN sejak tahun 1987.

Saut Situmorang lahir di Mayang, Sumatera Utara, pada 20 Februari 1959.

Thony Saut Situmorang menempuh pendidikannya di Universitas Padjajaran, Bandung, jurusan Ilmu Fisika. Kemudian Saut melanjutkan studi S2-nya di program Magister Manajemen, Universitas Krisnadwipayana, Jakarta; dan pendidikan S-3 ditempuhnya di Program Doktoral Universitas Persada Indonesia (UPI), Jakarta.

Tahun 1997-2001, Saut menjadi Sekretaris III KBRI Singapura. Setelah itu, ia berpindah menjadi Sekretaris I di KBRI Canberra, Australia (2008-2011).

Saut Situmorang pernah menjadi Sekretaris Program Pendidikan Regular Angkatan ke-50 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2013. Selain itu, Saut juga menjadi pengajar ilmu kompetitif intelijen di Pascasarjana Universitas Indonesia, Jakarta; serta Dosen STIN hingga saat ini.

 

Itulah 4 pimpinan KPK beragama Kristen/Katolik yang pernah menjabat atau sedang menjabat.

 

Kita berdoa agar mereka yang masih menjabat saat ini kiranya bisa memimpin KPK dengan baik sehingga dapat membantu pemberantasan korupsi yang sedang merajalela di negeri Indonesia tercinta ini.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

2 komentar untuk “4 Pimpinan KPK Beragama Kristen”

  1. Pejabat2 yang Tuhan percayakan posisi2 penting, harapan Tuhan — lakukan tugas anda dengan benar, bersih, jujur dan bertanggung jawab. Jangan kecewakan rakyat, terutama Tuhan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!