Categories: GEREJA

4 Tanggung Jawab Gembala Terhadap Jemaat

Artikel ini membahas tentang 4 Tanggung jawab gembala terhadap anggota jemaatnya menurut Alkitab.

Ada 4 tanggung jawab gembala/pendeta terhadap anggota jemaatnya menurut Alkitab (khususnya Perjanjian Baru) yang perlu kita ketahui.

Ke-4 tanggung jawab gembala/pendeta terhadap anggota jemaatnya menurut Alkitab ini sangat perlu kita pahami sehingga bisa kita terapkan dalam kehidupan kita.

Baca juga: 4 Tanggung Jawab Anggota Jemaat Kepada Gembalanya Menurut Alkitab

Alkitab banyak mencatat hubungan di antara anggota jemaat dengan pendeta/gembalanya.

Hubungan tersebut merupakan hubungan timbal balik yang take and give, saling memberi dan diberi, saling melayani dan dilayani.

Baca juga: 5 Kewajiban Orang Tua Kepada Anak Menurut Alkitab

Maksudnya, hubungan di antara anggota jemaat dengan pendeta/gembalanya di Alkitab merupakan suatu kewajiban atau tanggung jawab di satu pihak dan suatu hak di pihak lain.

Maka Alkitab mencatat kewajiban/tanggung jawab anggota jemaat terhadap pendeta/gembalanya, atau hak pendeta/gembala dari anggota jemaatnya.

Baca juga: 5 Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua Menurut Alkitab

Demikian juga Alkitab mencatat kewajiban/tanggung jawab pendeta/gembala kepada anggota jemaatnya, atau hak anggota jemaat dari pendeta/gembalanya.

Nah, artikel kali ini akan membahas 4 kewajiban/tanggung jawab gembala/pendeta terhadap anggota jemaatnya menurut Alkitab.

Berikut penjabarannya.

 

1. Mengajar Jemaat

Kewajiban/tanggung jawab gembala/pendeta terhadap anggota jemaatnya menurut Alkitab, yang pertama adalah mengajar jemaat.

Seorang gembala sidang bertanggung jawab untuk mengajarkan firman Tuhan kepada anggota jemaat yang dia gembalakan.

Gembala harus membantu seluruh amggota jemaatnya untuk bertumbuh secara rohani, semakin cinta Tuhan dan membenci dosa.

Ia harus memimpin mereka untuk mencapai kedewasaan rohani, membawa mereka ke level yang lebih tinggi dalam pengenalan akan Tuhan dan firmanNya.

Pengajaran firman Tuhan itu dilakukan melalui khotbah, kelas-kelas pengajaran/Pendalaman Alkitab, ataupun melalui seminar-seminar.

Rasul Paulus selama tiga tahun menggembalakan jemaat Tuhan di Efesus, secara tekun mengajar mereka firman Tuhan.

“Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu” (Kisah Para Rasul 20:20)

 

2. Memberi Keteladanan Kepada Jemaat

Kewajiban/tanggung jawab gembala/pendeta terhadap anggota jemaatnya menurut Alkitab, yang kedua adalah memberi keteladanan kepada jemaat.

Selain mengajar jemaatnya dengan firman Tuhan, seorang gembala juga harus memberi keteladanan kepada mereka.

Dia harus menjadi contoh dalam menerapkan firman Tuhan yang diajarkannya.

Rasul Paulus memberi contoh kepada jemaat Efesus bagaimana bekerja untuk menolong orang yang kurang mampu.

“Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kisah Para Rasul 20:35)

Demikian juga yang diajarkan rasul Paulus kepada Timotius, anak rohaninya yang menggantikannya menggembalakan jemaat Tuhan di Efesus.

Paulus mendorong Timotius untuk menjadi teladan bagi jemaat Tuhan yang digembalakannya.

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.” (1 Timotius 4:12)

 

Page: 1 2