5 Alasan Mengapa Orang Kristen Makan Darah

 

4. Larangan Memakan Darah Dalam Kisah Para Rasul Hanya Berlaku Bagi Orang Kristen Non-Yahudi Zaman Perjanjian Baru

Alasan keempat mengapa orang Kristen memakan darah adalah karena larangan memakan darah hewan di kitab Kisah Para Rasul hanya berlaku bagi orang Kristen Non-Yahudi Zaman Perjanjian Baru.

Larangan ini tidak berlaku bagi orang Kristen di segala zaman dan tempat.

Alkisah, sejumlah orang Kristen Yahudi di Yudea pernah mengajarkan ajaran sesat di Antiokhia (jemaat mayoritas non-Yahudi) dengan mengatakan bahwa untuk bisa diselamatkan, maka seseorang harus menuruti Hukum Taurat.

Karena itu gereja melakukan “konsili” atau rapat umum pertama para pemimpin gereja  (rasul-rasul dan para penatua) di Yerusalem.

Para pemimpin gereja yang melakukan rapat di sini adalah perwakilan gereja Antiokhia dan gereja Yerusalem. Namun hasil sidang itu dikirimkan kepada gereja-gereja lainnya di berbagai kota.

Dan pada sidang Yerusalem ini diambil keputusan penting yang menyangkut orang-orang percaya dari bangsa-bangsa lain/non-Yahudi, yakni mereka tidak perlu melakukan Hukum Taurat (seperti sunat) agar bisa diselamatkan.

Memang orang-orang Kristen non-Yahudi tersebut diberi beberapa aturan, antara lain tidak boleh memakan darah.

Namun hal ini semata-mata demi kelancaran hubungan mereka dengan orang-orang Kristen Yahudi (Kisah Para Rasul 15:20-21, 28-29).

Jadi ini (larangan makan darah hewan) adalah kasus khusus, yang hanya berlaku bagi orang-orang Kristen Non-Yahudi pada masa itu.

Larangan ini tidak berlaku bagi semua orang Kristen, tidak berlaku bagi orang percaya pada masa kini.

Memang, banyak orang Kristen masa kini yang menafsirkan ayat-ayat ini sebagai perintah Tuhan yang berlaku bagi semua orang percaya.

Tetapi jelas maksud ayat-ayat tersebut tidak seperti itu.

Hal ini dapat dibandingkan dengan perintah rasul Paulus kepada jemaat Tuhan di Korintus, agar perempuan memakai penutup kepala ketika beribadah (1 Korintus 11).

Jelas ayat ini hanya berlaku bagi jemaat Tuhan di Korintus saat itu, sesuai konteks budaya pada masa itu, tidak berlaku bagi semua orang Kristen.

Jadi Kisah Para Rasul 15 tidak melarang orang Kristen makan darah.

 

5. Orang Yang Mengikuti Larangan Memakan Darah Wajib Melakukan Seluruh Hukum Taurat

Alasan kelima/terakhir mengapa orang Kristen memakan darah adalah karena orang yang mengikuti larangan memakan darah di Perjanjian Lama, wajib melakukan seluruh Hukum Taurat.

Sebab larangan memakan darah adalah bagian tak terpisahkan dari Hukum Taurat.

Karena itu barangsiapa yang bersikeras ingin mengikuti larangan memakan darah, maka ia juga wajib melakukan seluruh Hukum Taurat.

Mengapa demikian?

Karena “seluruh” isi Taurat dirancang untuk ditaati oleh manusia, bukan hanya bagian-bagian tertentu saja dari Taurat.

Jadi tidak boleh hanya melakukan peraturan yang satu (misalnya larangan memakan darah) dan mengabaikan peraturan yang lain (Matius 23:23).

Jika larangan memakan darah adalah bagian integral yang tak terpisahkan dari Hukum Taurat, maka tidak boleh manusia hanya mengikutinya, tetapi tidak mengikuti peraturan yang lain.

Misalnya peraturan-peraturan tentang Sunat, Sabat, najis dan tahir, korban-korban, hari raya-hari raya, dan sebagainya.

Tidak ada manusia yang bisa melakukan seluruh Hukum Taurat (lihat poin 1 di atas).

Karena itu, tidak perlu dan tidak ada artinya untuk mengikuti larangan memakan darah (karena wajib melakukan seluruh Hukum Taurat yang tidak mungkin bisa dicapainya).

 

Itulah 5 alasan mengapa orang Kristen memakan darah.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!