5 Alasan Mengapa Orang Kristen Tidak Lagi Mengikuti Hukum Taurat

4. Hukum Taurat Tidak Dapat Membenarkan/Menyelamatkan Seseorang

Alasan mengapa orang Kristen tidak lagi mengikuti Hukum Taurat dalam Perjanjian Lama, yang keempat adalah: karena tidak ada orang yang bisa diselamatkan karena melakukan Hukum Taurat.

“Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: Orang yang benar akan hidup oleh iman.” (Galatia 3:11)

Tidak ada orang yang bisa diselamatkan karena melakukan Hukum Taurat.

Sebab memang Hukum Taurat tidak pernah dirancang untuk menyelamatkan seseorang.

Manusia bukan saja tidak mampu melakukan seluruh Hukum Taurat, bahkan jika dia mampu pun, dia tetap tidak bisa dibenarkan/diselamatkan.

Manusia hanya dapat dibenarkan/diselamatkan melalui iman, bukan melalui kepatuhan pada perintah-perintah Hukum Taurat.

Hal ini tidak hanya berlaku di Perjanjian Baru, tetapi juga di Perjanjian Lama.

Sebagai contoh adalah Abraham, nenek moyang bangsa Israel, yang dibenarkan Tuhan karena imannya, bukan karena melakukan Hukum Taurat yang baru terbit 430 tahun kemudian! (Galatia 3:5-9).

 

5. Kasih Adalah Penggenapan Hukum Taurat

Alasan mengapa orang Kristen tidak lagi mengikuti Hukum Taurat dalam Perjanjian Lama, yang kelima/terakhir adalah: karena kasih adalah penggenapan Hukum Taurat.

“Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat. Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain mana pun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri! Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.” (Roma 13:8-10).

Meskipun orang Kristen tidak lagi terikat dengan Hukum Taurat, namun kita terikat dengan “Hukum Kasih”.

Memang kita tidak lagi menaati hukum seremonial (hari raya-hari raya, korban-korban, dll) dari Hukum Taurat, tetapi kita harus menaati hukum moral (tidak membunuh, berzinah, mencuri, dll) dari Hukum Taurat tersebut.

Rasul Paulus berkata bahwa kasih adalah kegenapan Hukum Taurat.

Jika kita berbuat kasih, khususnya kepada sesama, maka kita telah melakukan Hukum Taurat (Roma 13:8-10).

Memang, inti seluruh Hukum Taurat adalah kasih, yakni kasih kepada Tuhan dan kepada sesama (Matius 22:37-40).

 

Itulah 5 alasan mengapa orang Kristen tidak lagi mengikuti Hukum Taurat dalam Alkitab Perjanjian Lama.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!