Categories: FAKTA ALKITAB

5 Fakta Persepuluhan Menurut Perjanjian Baru

 

Artikel ini berisi fakta-fakta tentang persepuluhan menurut Perjanjian Baru.

Persepuluhan menurut Perjanjian Baru sangat penting kita ketahui.

Persepuluhan/perpuluhan masih menjadi bahan perbincangan yang cukup hangat di antara gereja/orang percaya hingga saat ini.

Hal ini terutama karena banyak denominasi gereja masa kini yang mewajibkan anggota jemaatnya untuk membayar persepuluhan, bahkan menjadikan persepuluhan sebagai salah satu topik utama ajaran mereka.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Hukum Taurat Menurut Alkitab

Bahkan ada pendeta yang mengatakan kepada anggota jemaatnya bahwa jika mereka tidak membayar persepuluhan menurut Alkitab maka mereka tidak akan masuk surga!

(Saya sendiri mengenal seorang pendeta yang berulang-ulang mengatakan hal tersebut kepada anggota jemaatnya).

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Pandangan Kristen

Selain itu, banyaknya penyalahgunaan persepuluhan oleh pendeta (bahkan hingga masuk ranah hukum) membuat banyak orang Kristen mempertanyakan ajaran tentang persepuluhan.

Namun demikian, yang menjadi inti utama dalam perbincangan tentang persepuluhan menurut Perjanjian Baru adalah fakta bahwa persepuluhan merupakan bagian dari sistem Hukum Taurat Israel yang tidak pernah diajarkan di Perjanjian Baru.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Makanan Halal Dan Haram Menurut Alkitab

Pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan adalah: Apakah persepuluhan menurut Alkitab yang notabene merupakan bagian dari Hukum Taurat masih relevan bagi orang Kristen Perjanjian Baru?

Apakah orang Kristen Perjanjian Baru masih terikat dengan peraturan-peraturan Hukum Taurat seperti persepuluhan?

Apakah orang Kristen Perjanjian Baru harus mengikuti/melakukan peraturan-peraturan Hukum Taurat seperti persepuluhan?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Paskah Menurut Alkitab

Gereja-gereja memang tidak punya pandangan yang seragam perihal apakah persepuluhan masih relevan bagi orang Kristen atau tidak.

Sebagian gereja menganggap bahwa persepuluhan tidak lagi mengikat bagi orang Kristen Perjanjian Baru.

Baca juga: 10 Hari Raya Israel Di Alkitab

Sedangkan sebagian lagi menganggap bahwa persepuluhan masih relevan bagi gereja masa kini, bahkan merupakan sebuah kewajiban.

Artikel kali ini akan membahas tentang fakta-fakta persepuluhan menurut Perjanjian Baru.

Berikut pembahasan tentang persepuluhan menurut Perjanjian Baru.

 

1. Sebagai Bagian Dari Hukum Taurat, Persepuluhan Telah Digenapi Oleh Tuhan Yesus

Fakta tentang persepuluhan menurut Perjanjian Baru, yang pertama adalah: Tuhan Yesus telah menggenapi seluruh Hukum Taurat, termasuk persepuluhan.

Persepuluhan adalah bagian integral dari sistem Hukum Taurat Israel, yang sejajar dengan korban-korban dan persembahan-persembahan lainnya dalam ritual ibadah mereka.

Dan Tuhan Yesus telah menggenapi seluruh Hukum Taurat, termasuk persepuluhan.

Salah satu tujuan kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menggenapi seluruh Hukum Taurat Yahudi (Matius 5:17), tentu termasuk juga persepuluhan, yang merupakan bagian integral dari sistem Hukum Taurat.

Menggenapi artinya adalah melakukannya secara sempurna.

Jika Tuhan Yesus telah menggenapi Hukum Taurat, termasuk persepuluhan, maka kita orang Kristen tidak lagi terikat untuk melakukannya.

Orang percaya tidak lagi wajib memberi/membayar persepuluhan.

 

2. Tuhan Yesus Tidak Pernah Mengajarkan Persepuluhan Kepada Murid-MuridNya

Fakta kedua tentang persepuluhan menurut Perjanjian Baru, adalah: Tuhan Yesus tidak pernah mengajarkan murid-muridNya untuk membayar perpuluhan.

Pengajaran Tuhan Yesus adalah hal yang utama dalam ajaran Kristen.

Apa yang diajarkanNya harus menjadi pegangan dasar bagi para pengikutNya.

Dan Tuhan Yesus tidak pernah mengajarkan murid-muridNya untuk membayar persepuluhan.

 

3. Para Rasul Di Perjanjian Baru Juga Tidak Pernah Mengajarkan Tentang Persepuluhan Kepada Jemaat

Fakta ketiga tentang persepuluhan menurut Perjanjian Baru, adalah: para rasul tidak pernah mengajarkan anggota jemaat untuk membayar persepuluhan.

Seluruh Alkitab Perjanjian Baru tidak pernah mengajarkan bahwa orang Kristen harus membayar persepuluhan.

Para rasul, yang merupakan para penerus ajaran-ajaran Tuhan Yesus, tidak pernah mengajarkan umat Tuhan di gereja-gereja Perjanjian Baru untuk membayar persepuluhan.

Jika para rasul, yang notabene adalah para penerus ajaran-ajaran Tuhan Yesus, tidak pernah mengajarkan orang Kristen untuk membayar persepuluhan, maka kita orang percaya masa kini  juga tidak harus membayar persepuluhan.

 

Page: 1 2