Categories: TEOLOGI

5 Fakta Sabat Menurut Perjanjian Baru

Artikel ini membahas fakta tentang Sabat menurut Alkitab Perjanjian Baru yang perlu kita ketahui.

Sabat menurut Perjanjian Baru sangat penting untuk kita ketahui.

Sebab Sabat sering kali menimbulkan banyak pertanyaan bagi orang percaya.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Alkitab

Apakah Sabat itu menurut Perjanjian Baru?

Bagaimanakah pandangan orang Kristen tentang Sabat?

Apakah orang Kristen masih mengikuti aturan Sabat seperti halnya orang Israel/ Yahudi?

Sabat itu hari Sabtu atau hari Minggu?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Hukum Taurat Menurut Alkitab

Hal-hal ini semua dan banyak hal lain seputar Sabat menurut Perjanjian Baru akan dijelaskan dalam artikel ini.

Di sini dicantuman 5 fakta-fakta penting seputar Sabat menurut Perjanjian Baru.

Fakta-fakta apa sajakah itu?

Berikut pembahasannya.

 

1. Sabat Telah Digenapi Oleh Yesus Melalui KematianNya Dan Tidak Lagi Mengikat Orang Kristen

Karena Sabat adalah bagian dari Hukum Taurat maka Sabat sudah digenapi oleh kematian Yesus di kayu salib, sehingga tidak lagi mengikat orang Kristen.

Salah satu tujuan kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menggenapi seluruh Hukum Taurat Yahudi (Matius 5:17), termasuk Sabat. (Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Yang Perlu Anda Tahu)

Rasul Paulus juga dengan jelas mengatakan bahwa berbagai aturan-aturan Taurat, termasuk Sabat di dalamnya, adalah “bayangan”, sedangkan wujudnya adalah Kristus (Kolose 2:16-17).

Jika Yesus telah menggenapi Sabat, maka kita, orang Kristen, tak perlu lagi merayakannya dan mengikuti aturan-aturannya.

 

2. Orang Kristen Zaman Perjanjian Baru Beribadah Pada Hari Minggu, Bukan Pada Hari Sabat

Orang Kristen pada zaman Perjanjian Baru beribadah pada hari-hari biasa (Kisah Para Rasul 2:46). Tetapi yang terutama adalah pada hari Minggu, untuk memperingati kebangkitan Kristus yang terjadi pada hari Minggu, hari pertama dalam seminggu (Matius 28:1).

Jemaat mula-mula di Troas beribadah pada hari Minggu dan melakukan Perjamuan Kudus (Kisah Para Rasul 20:7). (Baca: 10 Fakta Tentang Paskah Yang Perlu Anda Tahu)

Rasul Paulus meminta agar jemaat di Korintus mengumpulkan persembahan mereka setiap hari pertama dalam satu Minggu, yakni Hari Minggu (1 Korintus 16:2). Hal ini berarti bahwa jemaat di Korintus pada masa itu beribadah pada hari Minggu dan pada saat itulah persembahan mereka dikumpulkan.

Dalam Wahyu 1:10, hari Minggu disebut sebagai “Hari Tuhan”, yang setara dengan pemakaian istilah “Perjamuan Tuhan” (1 Korintus 10:21).  Hal ini berarti bahwa Hari Minggu (Hari Tuhan) sudah menjadi hari yang tetap sebagai hari beribadah bagi umat Kristen pada masa itu (abad 1 Masehi).

Meskipun rasul Paulus sering menghadiri ibadah di Sinagoge orang Yahudi pada hari Sabat, tetapi tujuan utamanya bukanlah untuk beribadah, melainkan untuk memberitakan Injil (Kisah Para Rasul 13:15; 16:13).

Tidak diketahui kapan persisnya orang Kristen mulai beribadah pada hari Minggu, mengingat saat itu hampir seluruhnya jemaat gereja mula-mula di Yerusalem adalah orang-orang Yahudi yang beribadah pada hari Sabat atau hari Sabtu.

Namun yang jelas, orang Kristen di Perjanjian Baru (termasuk yang berlatar belakang Yahudi) beribadah terutama pada hari Minggu, bukan pada hari Sabat/Sabtu (sekalipun boleh jadi mereka masih beribadah di hari Sabat selain hari Minggu). Sudah pasti mereka tidak lagi menganggap Sabat berlaku bagi mereka dan bahwa hari kebangkitan Yesus lebih penting untuk dipakai sebagai hari beribadah.

Tentu saja prinsip Sabat, yakni sebagai hari beristirahat dan hari beribadah kepada Tuhan, masih bisa diterapkan pada hari Minggu. Tetapi hal itu bukanlah Sabat, sehingga tidak merupakan kewajiban yang membebani, tetapi sebagai rasa syukur dan sukacita dalam beribadah kepada Tuhan.

3. Perjanjian Baru Tidak Pernah Mengajarkan Orang Kristen Mengikuti Sabat

Perjanjian Baru tidak pernah mengajarkan orang Kristen untuk mengikuti aturan-aturan Hari Sabat.

Baik Tuhan Yesus maupun para rasulNya tidak pernah mengajarkan jemaat Kristen atau gereja untuk merayakan/mengikuti aturan-aturan Hari Sabat.

 

Page: 1 2