4. Jemaat Perjanjian Baru Tidak Pernah Mengikuti Sabat 

Gereja-gereja Perjanjian Baru juga tidak pernah merayakan atau mengikuti aturan-aturan Hari Sabat, setidaknya bukan sebuah kewajiban.

 

5. Sabat Yang Sesungguhnya Adalah Sorga

Penulis Surat Ibrani berbicara tentang Sabat atau hari perhentian Tuhan yang menjadi tujuan akhir umat Tuhan (Ibrani 4:1-13).

Sabat ini belum dialami umat Tuhan saat ini, tetapi kelak setelah kematian dan kebangkitannya akan dialaminya bersama Tuhan.

Orang-orang Israel banyak yang tidak masuk ke tempat perhentianNya ini, yang mengacu pada Tanah Perjanjian di Tanah Kanaan, di mana sebagian besar umat Israel tidak masuk ke dalamnya, akibat pemberontakan mereka kepada Tuhan.

Tetapi hari perhentian Tuhan atau SabatNya, akan kelak dimasuki oleh mereka yang percaya dan taat kepada Tuhan Yesus. Itulah kehidupan kekal di sorga.

Inilah Sabat yang sesungguhnya. Di sini makna Sabat yang sejati dialami secara sempurna, yakni beristirahat dan beribadah. Di sini tidak ada lagi penderitaan, persoalan hidup, sakit-penyakit dan kematian. Yang ada hanyalah sukacita dan kebahagiaan yang sejati. (Baca: 10 Fakta Tentang Sorga Yang Perlu Anda Ketahui)

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Di sini juga umat Tuhan beribadah siang malam kepadaNya. Ini bukanlah hal yang menjenuhkan (kalau menjenuhkan itu bukanlah sorga), tetapi sebagai kebahagiaan yang tak terbandingkan, sebab manusia akan bertemu langsung muka dengan muka dengan Tuhan, bukan seperti ketika masih berada di dunia ini.

 

Itulah 5 fakta tentang Sabat menurut Alkitab Perjanjian Baru yang perlu kita ketahui.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

This Post Has 2 Comments

  1. Arthur

    Shalom. Mohon maaf mau bertanya. Di sini Anda mengatakan di Perjanjian Baru bahwa 10 Hukum sudah digenapi, termasuk hari Sabat.

    Kalau seperti ini kita sudah bisa membunuh, sudah bisa melanggar 10 Hukum yang lainnya, karena Anda katakan 10 Hukum sudah digenapi. Benar seperti itu ya?

  2. Rubrik Kristen

    Pasti bukan begitu maksudnya. Ada hukum moral dan hukum seremonial. Hukum seremonialnya yang ditiadakan, bukan hukum moral seperti larangan membunuh.

    Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel 10 Fakta tentang Sabat menurut Alkitab10 Fakta Tentang Sabat Menurut Alkitab.

Tinggalkan Balasan