5 Fakta tentang Kepala Pasukan Romawi dalam Penyaliban Yesus

 

4. Orang yang bertanggungjawab atas proses penyaliban Tuhan Yesus

Kepala Pasukan Romawi saat penyaliban Yesus ini adalah orang yang bertanggung jawab atas seluruh proses penyaliban Tuhan Yesus.

Dia yang memastikan agar seluruh proses penyaliban itu berlangsung dengan lancar. Sebab dia diberi tugas oleh walinegeri untuk itu.

Boleh dikatakan bahwa tanggungjawab ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kepala Pasukan Romawi ini.

Sebab figur Yesus Kristus saat itu adalah figur yang begitu populer, yang berhasil menjaring banyak pengikut lewat pengajaran-pengajaran dan mujizat-mujizatNya.

Selain itu, Yesus juga mendapat perlawanan dari para pemimpin Yahudi, bahkan Dia disalibkan karena akal busuk mereka, bukan karena Dia melakukan kesalahan seperti yang mereka tuduhkan.

Jelas saat itu proses penyaliban Yesus berlangsung riuh, baik dari para pengikutNya maupun dari para musuhNya.

Dipilihnya Kepala Pasukan Romawi ini dalam memimpin proses penyaliban Yesus jelas membuktikan bahwa ia dianggap orang yang cakap.

 

5. Mengakui Yesus Kristus sebagai Anak Allah

Hal yang terpenting dari kisah Kepala Pasukan Romawi saat penyaliban Yesus ini adalah fakta bahwa satu hal yang luar biasa terjadi atas dirinya.

Kepala pasukan Romawi ini mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah!

Pengakuan spontan itu keluar dari mulutnya tatkala ia, yang langsung berhadapan dengan Tuhan Yesus di kayu salib, melihat cara kematianNya yang luar biasa.

Cara mati Yesus yang luar biasa tersebut adalah adanya gejala-gejala alam yang tidak biasa, yang dapat disaksikannya sendiri, seperti kegelapan total dan gempa bumi yang terjadi (Baca: 7 Hal Ajaib Yang Terjadi Saat Yesus Disalibkan).

Hal-hal ini semua tampaknya sangat menyentuh hati kepala pasukan ini, sehingga ia mengakui bahwa Yesus adalah benar Anak Allah, seperti yang diklaim oleh Yesus sendiri (Markus 15:39).

Tetapi, apakah kepala pasukan ini, yang adalah seorang kafir/penyembah berhala tahu arti istilah Anak Allah? Apakah dia berpikir bahwa Yesus adalah setengah dewa?

Harus dikatakan bahwa pengakuan kepala  pasukan ini belum sepenuhnya bersifat Kristen, yakni memandang Yesus sebagai yang ilahi. Dia mungkin belum tahu persis akan arti dari istilah Anak Allah.

Kendati demikian, pengakuannya ini menunjukkan setidaknya ia berpikir bahwa Yesus bukanlah manusia biasa. Dia adalah manusia yang luar biasa, yang diperkenan oleh Allah.

 

Itulah 5 fakta tentang kepala pasukan Romawi dalam kisah penyaliban Yesus Kristus yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!