5 Hari Raya Agama Kristen Terbesar

Artikel ini berisi tentang 5 Hari raya agama Kristen terbesar.

Ada 5 Hari raya agama Kristen terbesar, yang dirayakan oleh hampir seluruh aliran gereja Kristen, terutama Katolik, Ortodoks, dan Protestan.

Setiap agama dan kepercayaan pada umumnya mempunyai sejumlah hari raya keagamaan atau hari besar keagamaan yang diperingati secara rutin setiap tahunnya.

Baca juga: 10 Hari Raya Israel Di Alkitab

Demikianlah dengan agama Kristen dengan segala alirannya, mempunyai sejumlah hari raya keagamaan atau hari besar keagamaan yang diperingati secara rutin setiap tahunnya.

Aliran-aliran gereja Kristen memang mempunyai perbedaan dalam hal jumlah hari raya.

Namun secara umum ada 5 Hari raya agama Kristen, yang dirayakan oleh hampir seluruh aliran gereja Kristen, terutama Katolik, Ortodoks, dan Protestan.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Agama Kristen Yang Wajib Diketahui

Kelima Hari raya agama Kristen tersebut merupakan hari raya Kristen terpenting dan terbesar, serta mempunyai makna yang dalam.

Lalu, apa sajakah kelima Hari raya agama Kristen terbesar tersebut?

Berikut pembahasannya.

 

1. Hari Raya Natal/Hari Kelahiran Yesus

Hari raya agama Kristen terbesar yang pertama adalah Hari raya Natal atau Hari kelahiran Yesus Kristus.

Hari raya Natal adalah hari raya Kristen paling meriah.

Hari raya Natal umumnya diperingati setiap tanggal 25 Desember, atau tanggal 7 Januari bagi gereja-gereja Ortodoks yang memakai kalender Julian.

Tetapi ini hanya peringatan saja, karena hari lahir Yesus tidak diketahui secara pasti.

Yesus dilahirkan di Betlehem, Yudea, Israel.

Diperkirakan Yesus lahir pada tahun 4 Sebelum Masehi, bukan tahun 1 Masehi. Sebab kalender kita yang bertarikh Masehi meleset sekitar 4 tahun.

Orang tua Yesus adalah Yusuf dan Maria.

Tetapi Yesus bukanlah anak biologis Yusuf dan Maria. Sebab Yesus lahir bukan karena hubungan Yusuf dengan Maria, melainkan dari Roh Kudus (Lukas:1:34-35).

Yesus lahir di Betlehem ketika orang tuaNya sedang pulang kampung ke Betlehem untuk mendaftarkan diri dalam sensus yang diadakan pemerintah Romawi.

Kelahiran Yesus di bumi telah dinubuatkan secara berulang-ulang di Alkitab. (Baca: 7 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kelahiran Yesus).

Yesus adalah Tuhan yang datang ke bumi menjadi manusia untuk memberikan nyawaNya bagi tebusan dosa manusia.

 

2. Hari Raya Jumat Agung/

Hari Kematian Yesus

Hari raya agama Kristen terbesar yang kedua adalah Hari raya Jumat Agung/ hari kematian Yesus.

Hari raya ini adalah untuk memperingati kematian Yesus di kayu salib dalam menebus manusia dari dosa.

Bersama hari raya Natal, hari raya Jumat Agung adalah hari raya Kristen terbesar.

Hari raya kematian Yesus selalu diperingati pada hari Jumat, karena Yesus mati pada hari Jumat.

Karena itu Hari raya kematian Yesus juga disebut Hari Raya Jumat Agung.

Penyaliban dan kematian Yesus dicatat oleh para sejarawan terkemuka pada masa Yesus, seperti Flavius Yosefus, sejarawan Yahudi, dan Tacitus, sejarawan Romawi.

Jadi penyaliban dan kematian Yesus adalah suatu fakta yang tak terbantahkan, yang benar-benar terjadi secara historis, di tempat dan waktu tertentu, sebagaimana dicatat oleh Alkitab dan para sejarawan dunia.

Namun, sekalipun penyaliban Yesus terjadi karena tuduhan palsu orang Yahudi, namun hal itu justru dipakai Allah untuk menggenapi rancanganNya yang besar dalam menyelamatkan manusia berdosa (Baca: 10 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kematian Yesus).

 

3. Hari Raya Paskah/Hari Kebangkitan Yesus

Hari raya agama Kristen terbesar yang ketiga adalah Hari raya Paskah/hari kebangkitan Yesus dari kematian.

Hari raya Paskah/hari kebangkitan Yesus selalu jatuh pada hari Minggu. Sebab Yesus bangkit dari kematian pada hari Minggu.

Hari Minggu kemudian menjadi Hari untuk beribadah bagi orang Kristen.

Setelah Yesus disalibkan dan mati di kayu salib, maka Ia dikuburkan di kuburan yang baru, milik seorang kaya, yakni Yusuf Arimatea.

Yusuf Arimatea adalah salah satu anggota Mahkamah Agama Yahudi, dan juga murid Yesus.

Yusuf Arimatea meminta izin kepada Pilatus untuk menurunkan mayat Yesus, mengapaniNya, sebagaimana lazimnya jenazah orang Yahudi, dan menguburkanNya.

Murid-murid Yesus yang lain, seperti para wanita yang menyaksikan penyaliban Yesus, juga menyaksikan penguburan Yesus (Lukas 23:50-55).

Tetapi pada hari yang ketiga, pada hari Minggu pagi, ketika para wanita tersebut mendatangi kubur Yesus, kubur telah kosong.

Yesus telah bangkit!

Kebangkitan Yesus ini diperkuat oleh kesaksian dua malaikat yang hadir di kubur Yesus (Lukas 24:1-12).

Dan yang terpenting, bukti yang paling kuat dari kebangkitanNya, adalah Yesus menampakkan diri secara berulang-ulang kepada murid-muridNya selama 40 hari, untuk menunjukkan bahwa Ia hidup. (Baca: 10 Penampakan Yesus Setelah KebangkitanNya)

 

(Visited 10 times, 1 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!