5 Jenderal Polwan Beragama Kristen

Artikel ini berisi tentang 5 Jenderal Polwan beragama Kristen, baik Kristen Protestan maupun Kristen Katolik.

Polisi wanita (polwan) adalah satuan polisi khusus yang berjenis kelamin wanita.

Menurut sejarah, Polwan di Indonesia lahir pada 1 September 1948 di kota Bukittinggi, Sumatra Barat, tatkala Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda II.

Saat itu terjadinya pengungsian besar-besaran pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan.

Baca juga: 20 Jenderal Polri Aktif Beragama Kristen

Dalam rangka mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh polisi, namun para pengungsi wanita tidak mau diperiksa apalagi digeledah secara fisik oleh polisi pria.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka Pemerintah Indonesia menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi untuk membuka “Pendidikan Inspektur Polisi” bagi kaum wanita.

Setelah melalui seleksi terpilihlah 6 (enam) orang gadis remaja yang kesemuanya berdarah Minangkabau.

Keenam gadis remaja tersebut secara resmi tanggal 1 September 1948 mulai mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di SPN Bukittinggi.

Baca juga: 4 Jenderal Polri Kristen Lulusan Terbaik Akpol

Sejak saat itu dinyatakan lahirlah Polisi Wanita yang akrab dipanggil Polwan.

Keenam Polwan angkatan pertama tersebut juga tercatat sebagai wanita ABRI pertama di tanah air yang kini kesemuanya sudah pensiun dengan rata-rata berpangkat Kolonel Polisi (Kombes). (Sumber).

Hingga saat ini sudah ada 40.000 polwan di seluruh Indonesia.

Namun baru ada 13 orang polwan yang berhasil menjadi jenderal, dua di antaranya jenderal bintang 2 (Irjen Pol), selebihnya jenderal bintang 1( Brigjen Pol).

Dari 13 orang polwan yang berhasil menjadi jenderal tersebut, setidaknya 5 di antaranya adalah beragama Kristen, baik Kristen Protestan maupun Kristen Katolik.

Berikut kelima jenderal Polwan beragama Kristen tersebut, yang semuanya kini sudah pensiun.

 

1. Irjen Pol Basaria Panjaitan

Jenderal Polwan beragama Kristen pertama adalah Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Basaria Panjaitan.

Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Basaria Panjaitan adalah wanita pertama (polwan) di Indonesia yang berhasil mencapai pangkat Inspektur Jenderal di kepolisian.

Basaria Panjaitan lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada 20 Desember 1957.

Di lingkungan kepolisian, Basaria merupakan lulusan Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984.

Jabatan yang pernah diemban Basaria Panjaitan di kepolisian, antara lain adalah: Paur Subdisbuk Disku Mabes Polri (1984); Panit Sat. Idik Baya Ditserse Mabes Polri (1990); Kasat Narkoba Polda NTB (1997); dan Kabag Narkoba Polda Jabar (2000).

Kemudian, Dir Reskrim Polda Kepri (2007); Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2008); Kapusprovos Divpropam Polri (2009); Karobekum Sdelog Polri; Widyaiswara Madya Sespim Polri (2010), dan staf ahli Kapolri bidang sosial politik (2015).

Irjen Basaria kemudian maju sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan terpilih.

Dengan demikian ia menjadi wanita pertama di Indonesia yang berhasil menjadi pimpinan KPK (Baca: 4 Pimpinan KPK Beragama Kristen)

 

2. Irjen Pol Sri Handayani

Jenderal Polwan beragama Kristen kedua adalah Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Dra. Sri Handayani.

Jabatan terakhir Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Dra. Sri Handayani di kepolisian adalah di Lemdiklat Polri.

Hingga kini baru Irjen Pol Sri Handayani bersama Irjen Basaria Panjaitan di antara Polwan RI yang berhasil meraih pangkat Irjen.

Irjen Pol Sri Handayani pernah menjadi wakil kapolres Jakarta Pusat dan kapolres di Jawa Tengah.

Ia juga pernah menjabat sebagai wakapolda Kalimantan Barat.

Irjen Pol Sri Handayani pernah maju sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapi tidak lolos.

 

3. Brigjen Pol Jeanne Mandagi

Jenderal Polwan beragama Kristen yang ketiga adalah Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Jeanne Mandagi, SH.

Brigjen Pol Jeanne Mandagi lahir pada 2 April 1937 dan meninggal pada 7 April 2017.

Jabatan terakhir Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Jeanne Mandagi di kepolisian adalah Kadivhumas Mabes Polri.

Ia juga pernah menjadi konsultan ahli di Badan Narkotika Nasional (BNN) serta penasihat ahli mantan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Brigjen Pol Jeanne Mandagi merupakan polwan pertama di Indonesia yang berhasil meraih pangkat jenderal (Brigjen Pol).

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!