5 Kebenaran Tentang Neraka Menurut Alkitab

 

4. Neraka Baru Dialami Setelah Kebangkitan

Kebenaran tentang neraka yang keempat menurut Alkitab adalah: neraka baru akan dialami setelah kebangkitan dari kematian.

Ketika manusia yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus mati, dia tidak langsung dibawa ke neraka, ia baru ada di neraka setelah dibangkitkan dari kematian dan diadili.

Jika orang benar meninggal, kita sering berkata bahwa dia sudah berada di sorga.

Sebenarnya tidak demikian, sorga baru dialami setelah ada kebangkitan dan penghakiman (sekalipun sudah ada kepastian ia akan masuk sorga).

Demikian juga dengan neraka.

Jika ada orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus meninggal, dia tidak langsung masuk ke neraka. Dia harus dibangkitkan terlebih dahulu dan dihakimi. (Baca: 10 Peristiwa Terpenting Yang Akan Terjadi Pada Akhir Zaman )

Ada semacam “tempat peristirahatan sementara” bagi orang mati yang tidak percaya, di antara bumi dengan neraka, yang biasa disebut oleh orang Yahudi sebagai sheol atau dunia orang mati, yang dalam bahasa Yunani disebut hades. (Wahyu 20:13).

Jadi jelas bahwa orang mati yang tidak percaya akan dibangkitkan terlebih dulu dari kematian (sheol/hades), dihakimi (dibuktikan tidak benar), barulah dimasukkan ke neraka.

 

5. Neraka Bukanlah Kematian Jasmani, Tetapi Kematian Rohani

Kebenaran tentang neraka yang terakhir menurut Alkitab adalah: neraka bukanlah kematian jasmani, tetapi kematian rohani.

Neraka adalah lambang kematian rohani, terpisah dari Allah selamanya. Jadi neraka bukanlah kematian jasmani.

Sebab orang-orang tidak akan mengalami kematian jasmani di dalam neraka, sekalipun mereka disiksa terus-menerus.

Namun karena neraka dan orang yang diam di dalamnya terpisah dari Allah selamanya, maka layaklah hal itu disebut sebagai kematian, yakni kematian kedua.

Kematian pertama adalah kematian jasmani di dunia. Dan neraka adalah kematian rohani, kematian kedua. (Wahyu 20:6).

Ada pendapat yang mengatakan bahwa neraka itu sesungguhnya tidak ada.

Mereka berpendapat bahwa orang yang tidak percaya tidak disiksa di neraka, melainkan tidak dibangkitkan dari kematian, atau mereka akan mati selamanya (dengan demikian mereka telah menerima upah atas dosa mereka, yakni kematian kekal).

Pandangan seperti ini misalnya terdapat dalam ajaran Saksi Jehova. (Baca: 20 Perbedaan Saksi Jehova Dengan Gereja Protestan Lainnya)

Namun hal ini jelas tidak sesuai dengan kesaksian Alkitab. Neraka bukan kematian jasmani, tetapi kematian rohani.

 

Itulah 5 kebenaran tentang neraka menurut Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!