5 Kelebihan Israel Sebagai Umat Pilihan Allah

Setidaknya ada lima kelebihan bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan atau hak istimewa mereka dibanding bangsa lainnya.

Bangsa Israel adalah umat pilihan Tuhan, oleh karena perjanjianNya dengan nenek moyang mereka, Abraham.

Sebagai umat pilihan Tuhan, bangsa Israel juga mempunyai banyak keistimewaan dibanding bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Israel menurut Alkitab

Keistimewaan-keistimewaan ini sekaligus membedakan bangsa Israel dari bangsa-bangsa lainnya.

Dan bangsa Israel sangat bangga bahkan menjadi sombong atas keistimewaan-keistimewaan yang mereka punya.

Rasul Paulus, yang notabene adalah  orang Israel, menyebut ada banyak kelebihan bangsa Israel dibanding bangsa-bangsa lain di dunia (Roma 3:1-2; 9:4-5).

Baca juga: 10 Dosa terbesar Israel di Alkitab

Berdasarkan pernyataan Rasul Paulus ini serta ayat-ayat Alkitab lainnya, kita bisa menyimpulkan bahwa setidaknya ada 5 hak istimewa bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan yang membedakan mereka dari bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Lalu, apa saja kelima hak istimewa bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan tersebut?

Artikel ini akan membahasnya.

Berikut pembahasannya.

1. Bangsa Teokrasi

Sejak awal bangsa Israel adalah bangsa teokrasi, bangsa yang dipimpin langsung oleh Tuhan.

Mereka bukan bangsa demokrasi atau bangsa monarkhi, sebagaimana bangsa-bangsa lainnya di dunia. Bangsa Israel adalah milik kesayangan Tuhan (Keluaran 19:5-6).

Sekalipun dalam perjalanannya kemudian bangsa Israel memiliki raja-raja yang memerintah mereka, namun pemerintahan tertinggi tetap berada di tangan Tuhan.

Bangsa teokrasi memberi bangsa Israel jaminan akan perlindungan, penyertaan, dan berkat-berkat jasmani dari Tuhan, sejauh mereka taat kepadaNya.

2. Tanah Perjanjian

Sebagai umat pilihan Tuhan, bangsa Israel juga memperoleh warisan Tanah Perjanjian, seperti yang dijanjikan oleh Tuhan kepada Abraham, nenek moyang mereka.

Tuhan telah berjanji kepada Abraham bahwa Tanah Kanaan akan menjadi miliknya dan milik keturunannya.

Tuhan juga berjanji bahwa keturunan keempatnya, yakni bangsa Israel, akan kembali dari Mesir ke Tanah Perjanjian (Kejadian 15:13-16).

Sekitar 400 tahun setelah janji Tuhan kepada Abraham, nenek moyang Israel, bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir menuju Tanah Kanaan di bawah kepemimpinan Musa.

Lalu Yosua membawa bangsa Israel merebut Tanah Kanaan dan mengalahkan bangsa-bangsa yang mendudukinya, serta membagi-bagikan Tanah Kanaan tersebut kepada suku-suku Israel.

3. Hukum Taurat

Hukum Taurat secara resmi diberikan oleh Tuhan kepada bangsa Israel melalui Musa.

Tetapi beberapa bagian telah ada sebelumnya, seperti sunat yang Tuhan berikan pertama kali kepada Abraham, 400 tahun sebelumnya (Kejadian 17:10).

Hukum Taurat secara umum mengacu pada lima kitab pertama dari Perjanjian Lama, yang biasa disebut sebagai Pentateukh. Namun Hukum Taurat juga sering mengacu pada keseluruhan Perjanjian Lama.

Tujuan Tuhan memberikan Hukum Taurat kepada bangsa Israel adalah sebagai penuntun/pedoman bagi mereka untuk hidup sesuai dengan kehendakNya.

Dan Hukum Taurat hanya diberikan kepada bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan, sehingga Hukum Taurat menjadi salah satu ciri khas bangsa Israel, serta keistimewaan mereka dibanding bangsa-bangsa lainnya di dunia (Roma 3:1-2; 9:4).

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!