Categories: FAKTA ALKITAB

5 Kewajiban Anak Kepada Orang Tua Menurut Alkitab

Artikel ini membahas tentang 5 kewajiban anak kepada orang tua menurut Alkitab.

Ada 5 kewajiban anak kepada orang tua menurut Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) yang perlu kita ketahui.

Ke-5 kewajiban anak kepada orang tua menurut Alkitab ini sangat perlu kita pahami sehingga bisa kita terapkan dalam kehidupan kita.

Baca juga: 5 Kewajiban Orang Tua Kepada Anak Menurut Alkitab

Alkitab banyak mencatat hubungan di antara anggota keluarga/rumah tangga.

Misalnya, hubungan antara orang tua dengan anaknya, atau hubungan antara anak dengan orang tuanya.

Hubungan tersebut merupakan hubungan timbal balik yang take and give, saling memberi dan diberi, saling melayani dan dilayani.

Baca juga: 4 Kewajiban Gereja Kepada Negara

Maksudnya, hubungan antara orang tua dengan anaknya, atau hubungan antara anak dengan orang tuanya di Alkitab merupakan suatu kewajiban atau tanggung jawab di satu pihak dan suatu hak di pihak lain.

Maka Alkitab mencatat kewajiban/tanggung jawab anak kepada orang tuanya, atau hak orang tua dari anaknya.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Telah Sukses Di Usia Muda

Demikian juga Alkitab mencatat kewajiban/tanggung jawab orang tua kepada anaknya, atau hak anak dari orang tuanya.

Nah, artikel kali ini akan membahas kewajiban/tanggung jawab anak kepada orang tuanya menurut Alkitab/Kristen.

Berikut penjabarannya.

 

1. Menghormati Orang Tua

Kewajiban/tanggung jawab anak kepada orang tua menurut Alkitab/Kristen, yang pertama adalah menghormati mereka.

Kewajiban untuk menghormati orang tua terdapat dalam 10 Perintah Allah.

“Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (Keluaran 20:12).

Kewajiban untuk menghormati orang tua ini juga muncul dalam Perjanjian Baru, dalam surat rasul Paulus kepada jemaat di Efesus.

“Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.” (Efesus 6:2-3).

Di sini rasul Paulus menambahkan “bahagia” sebagai hasil menghormati orang tua, selain “panjang umur.”

Menghormati orang tua maksudnya adalah memberikan sikap hormat dan segan kepada orang tua; tidak menghina, merendahkan, melecehkan, atau berbuat jahat kepada mereka.

 

2. Menaati Orang Tua

Kewajiban/tanggung jawab anak kepada orang tua menurut Alkitab/Kristen, yang kedua adalah menaati mereka.

Rasul Paulus mengajarkan kewajiban/tanggung jawab untuk menaati orang tua dalam dua ayat berikut.

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.” (Efesus 6:1).

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.” (Kolose 3:20)

Ketaatan atau kepatuhan kepada orang tua adalah sikap yang tidak membantah dan memberontak pada perintah, nasihat, dan ajaran orang tua.

Tentu saja ketaatan kita kepada orang tua kita mutlak hanya sejauh hal itu tidak bertentangan dengan firman Tuhan.

 

3. Tidak Membuat Orang Tua Sedih

Kewajiban/tanggung jawab anak kepada orang tua menurut Alkitab/Kristen, yang ketiga adalah tidak membuat mereka sedih.

“Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.” (Amsal 10:1).

Anak yang bebal, yang sukar diajar/dinasihati merupakan kesedihan bagi orang tua.

Demikian juga hal-hal buruk lainnya, seperti mendapat nilai jelek di sekolah, tidak berprestasi di pekerjaan, bahkan melakukan kejahatan, merupakan kesedihan bagi orang tua kita.

Menghindari hal-hal seperti ini akan membuat orang tua tidak bersedih.

Adalah kewajiban anak membuat orang tuanya tidak berduka karena perbuatannya.

 

Page: 1 2