Perbedaan Nasrani dan Kristen atau perbedaan Kristen dan Nasrani saat ini masih cukup  membingungkan bagi banyak orang, baik bagi orang Kristen itu sendiri maupun bagi orang di luar Kristen.

Karena itu menjadi penting bagi kita untuk mengetahui apa saja Perbedaan Nasrani dan Kristen. Dengan demikian kita semakin dapat memahami perbedaan kedua istilah tersebut dengan baik.

Perbedaan Nasrani dan Kristen setidaknya mencakup 5 hal, mulai dari sejarah pemakaian kedua istilah tersebut hingga makna kedua istilah tersebut pada masa kini.

Baca juga: 5 Perbedaan Yahudi Dengan Israel

Nasrani dan Kristen adalah dua kata atau dua istilah yang sudah akrab di telinga para pendengar, baik pada masa dulu maupun pada masa kini, termasuk di Indonesia.

Seperti kita tahu, istilah Nasrani dan Kristen saat ini secara umum memiliki arti dan makna yang sama, khususnya di Indonesia.

Kedua istilah tersebut merujuk pada salah satu agama terbesar di dunia dan di Indonesia, yakni agama Kristen. Kristen yang dimaksud di sini adalah secara umum, baik Kristen Katolik, Kristen Protestan, dan berbagai aliran Kristen lainnya.

Baca juga: 10 Perbedaan Agama Yahudi Dengan Agama Kristen

Kendati demikian, ada sejumlah perbedaan di antara istilah Nasrani dan Kristen, bahkan perbedaan yang begitu mencolok.

Perbedaan Nasrani dan Kristen ini dapat kita ketahui terutama dari Alkitab. Sebab Alkitab adalah sumber tertua, terlengkap, dan terpercaya bagi sejarah Kristen, dan Alkitab mempunyai banyak catatan tentang agama Kristen.

Selain itu, catatan sejarah setelah zaman Alkitab, juga penting untuk mengetahui perkembangan arti dan makna kedua istilah Nasrani dan Kristen ini.

Baca juga: 10 Perbedaan Perjanjian Lama Dengan Perjanjian Baru

Itulah sebabnya kita perlu mengetahui perbedaan-perbedaan tersebut sehingga kita bisa lebih mengenal kedua istilah/kata tersebut.

Nah artikel kali ini akan membahas tentang 5 perbedaan antara Nasrani dan Kristen atau perbedaan antara Kristen dengan Nasrani.

Apa sajakah kelima perbedaan tersebut?

Berikut daftarnya dan sedikit penjelasannya.

1. Perbedaan Secara Etimologis

Perbedaan Nasrani dan Kristen atau perbedaan Kristen dan Nasrani, yang pertama adalah dalam hal etimologis atau asal usul kata.

Kata atau istilah “Nasrani” berasal dari kata “Nazaret”. Nazaret adalah salah satu kota di wilayah Galilea, Israel, yang menjadi kota asal Yesus Kristus.

Nazaret adalah tempat Tuhan Yesus dibesarkan dan tempat di mana Ia menghabiskan sebagian besar masa hidupNya. Meskipun Ia lahir di Betlehem, wilayah Yudea, namun setelah pulang dari pengungsian di Mesir, keluargaNya berpindah ke Nazaret.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Karena itulah Yesus disebut sebagai “Yesus orang Nazaret.”

Jadi Nasrani artinya adalah Pengikut orang Nazaret, yakni Yesus orang Nazaret.

Sedangkan kata atau istilah “Kristen” berasal dari nama “Kristus”. Di Alkitab, Kristus adalah salah satu gelar Yesus yang utama. Bahkan gelar ini kemudian menjadi nama pribadi Yesus.

Kristus artinya adalah orang yang diurapi Allah. Pada zaman Alkitab para pemimpin seperti raja, nabi, dan imam, diurapi sebelum memulai pekerjaan/pelayanannya.

Kristus berasal dari bahasa Yunani, Christos. Kata ini merupakan salinan dari kata Ibrani Masyiakh atau Mesias. Dalam bahasa Arab Mesias adalah Almasih.

Jadi Kristen artinya adalah pengikut Kristus, atau pengikut Yesus.

 

2. Perbedaan Dalam Hal Lahirnya Istilah

Perbedaan Nasrani dan Kristen atau perbedaan Kristen dan Nasrani, yang kedua adalah dalam hal sejarah lahirnya istilah.

Istilah Nasrani hanya satu kali disebut di Alkitab Perjanjian Baru. Jadi ini adalah penyebutannya yang pertama sekaligus yang terakhir di Alkitab.

Istilah Nasrani muncul dalam Kisah Para Rasul 24:5. Dalam ayat ini pengacara orang-orang Yahudi bernama Tertulus menyebut rasul Paulus  sebagai tokoh dari sekte orang Nasrani.

Tetapi tidak jelas kapan orang Kristen mulai disebut sebagai orang Nasrani. Belum tentu Tertulus yang pertama sekali menyebut orang Kristen sebagai orang Nasrani.

Yang jelas istilah Nasrani di Alkitab pertama sekali diucapkan oleh Tertulus.

Sedangkan istilah Kristen pertama sekali muncul dalam Kisah Para Rasul 11:26. Sebutan ini ditujukan kepada Paulus dan Barnabas serta orang-orang yang mereka injili di Antiokhia.

Tetapi baik Nasrani maupun Kristen awalnya merupakan sebutan yang dikenakan kepada orang Kristen oleh orang lain di luar orang Kristen.

Jadi bukan orang Kristen yang menyebut diri mereka sebagai orang Nasrani atau orang Kristen.

 

3. Perbedaan Dalam Hal Motif Awal Penyebutan Istilah

Perbedaan Nasrani dan Kristen atau perbedaan Kristen dan Nasrani, yang ketiga adalah dalam hal motif awal penyebutan istilah.

Istilah Nasrani pada awal kelahirannya punya makna negatif. Hal ini bisa dilihat dari pemakaian istilah tersebut oleh Tertulus seperti yang telah disebut di atas (lihat poin 2).

Jika melihat konteks perkataan Tertulus tersebut, maka terlihat bahwa ia menyebut sekte orang Nasrani dengan nada ejekan. Baginya Nasrani adalah sebuah sekte atau mazhab agama Yahudi yang menyimpang.

Tetapi rasul Paulus menolak anggapan seperti ini dengan berkata bahwa agama Kristen adalah pengikut Jalan Tuhan dan merupakan penggenapan agama Yahudi (Kisah Para Rasul 24:14-15).

Sedangkan istilah Kristen sejak kelahirannya punya makna netral saja, bukan makna negatif ataupun bernada ejekan. Tidak ada bukti bahwa penyebutan istilah “Kristen” bagi murid-murid Tuhan Yesus di Antiokhia merupakan sebuah ejekan.

 

Tinggalkan Balasan