Loading...
Loading...

4 Perempuan Dalam Silsilah Yesus

Artikel ini berisi tentang 4 perempuan dalam silsilah Yesus di Alkitab serta kisah hidup mereka.

Bagi orang Israel/Yahudi, silsilah sangat penting.

Sebab dengan silsilah mereka dapat mengetahui tentang asal-usul mereka, menek moyang mereka, keluarga mereka, serta hubungan kekeluargaan mereka dengan orang lain.

Ada banyak silsilah yang dicatat di Alkitab, terutama di Perjanjian Lama.

Dan salah satunya adalah silsilah Tuhan Yesus secara manusia.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Perempuan Yang Menginspirasi

Silsilah Tuhan Yesus adalah satu-satunya silsilah yang dicatat di Alkitab Perjanjian Baru, yang terdapat dalam Injil Matius dan Injil Lukas dengan sedikit perbedaan.

Dalam Injil Matius, silsilah Yesus terdapat dalam Matius 1:1-17, yang merupakan bagian paling awal dari Injil tersebut.

Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Yesus, yang menjadi pusat pemberitaan Injil Matius, mempunyai garis keturunan dari Abraham (nenek moyang bangsa Israel), suku Yehuda (yang menurunkan raja-raja Israel), dan Daud (nenek moyang Mesias)

Baca juga: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib

Hal yang menarik dari silsilah Yesus ini adalah disebutnya 4 tokoh perempuan Perjanjian Lama di dalamnya (selain Maria, ibu Yesus), suatu hal yang tidak lazim dalam silsilah Yahudi.

Perempuan, selain jarang disebut dalam silsilah, sering dianggap lebih rendah daripada laki-laki.

Tetapi keempat perempuan dalam silsilah Yesus ini lebih lemah lagi, sebab mereka masing-masing mempunyai kekurangan lain, yakni bukan orang Israel asli atau keturunan Abraham yang menyembah Tuhan, dan/atau mempunyai cacat moral.

Baca juga: 10 Wanita Paling Cantik Di Alkitab

Tetapi hal itu tak membuat mereka menjadi tidak berharga. Allah justru memakai mereka sebagai sarana bagi keselamatan manusia.

Mereka adalah nenek moyang Tuhan Yesus, Sang Juruselamat!

Lalu, siapa sajakah 4 perempuan dalam silsilah Yesus tersebut?

Berikut profilnya serta kelemahan mereka masing-masing.

 

1. Tamar, Perempuan Asing Yang Berzinah Dengan Ayah Mertuanya

Perempuan dalam silsilah Yesus yang pertama adalah Tamar.

“Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar,…. (Matius 1:3a)

Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, (Matius 1:5)

Tamar adalah perempuan yang bukan orang Israel asli atau keturunan Abraham yang menyembah Tuhan.

Tamar juga mempunyai cacat moral. Sebab ia menikah dengan ayah mertuanya, Yehuda.

Yehuda, anak keempat Yakub, mempunyai tiga orang anak laki-laki. Anak pertama bernama Er, anak kedua bernama Onan, anak ketiga bernama Syela.

Er menikah dengan Tamar. Tetapi Er itu jahat sehingga Tuhan menghukum mati dia.

Lalu Yehuda menyuruh anaknya yang kedua, Onan, mengambil Tamar menjadi istrinya sehingga kakaknya, Er, mendapat keturunan dari Onan.

Tetapi Onan itu juga jahat sehingga Tuhan membunuhnya.

Yehuda sebenarnya masih punya satu anak lagi yang bisa diberikannya kepada Tamar, yakni Syela; tetapi dia masih kecil.

Di samping itu Yehuda juga takut memberikannya kepada Tamar, kalau-kalau anak itu nanti juga berlaku sama dengan abang-abangnya sehingga Tuhan menghukum mati dia.

Untuk itu Yehuda meminta Tamar kembali ke orang tuanya sebagai janda. Yehuda berjanji bahwa setelah anak bungsunya besar, ia akan menikahkannya dengan Tamar.

Tetapi ketika anak bungsunya besar, Yehuda tak kunjung memberikannya kepada Tamar.

Karena itu Tamar menjadi kecewa, sebab ia merasa dipermainkan oleh ayah mertuanya, Yehuda.

Maka Tamar menjebak Yehuda dengan menyamar sebagai perempuan sundal (pelacur).

Yehuda, tanpa mengetahui bahwa Tamar adalah menantunya sendiri, menghampiri Tamar. (Baca: 7 Dosa Perzinahan Terbesar Di Alkitab

Ia memberikan cap meterai, kalung, dan tongkatnya kepada Tamar sebagai jaminan.

Dan Tamar pun mengandung.

Ketika Tamar menuntut Yehuda, ia tak bisa mengelak, sebab barang-barang miliknya ada pada Tamar.

Akhirnya Yehuda pun mengaku salah karena ia tidak memberikan anaknya yang bungsu kepada Tamar.

Yehuda akhirnya mengambil Tamar menjadi istrinya.

Dari Yehuda, Tamar mendapat dua anak, salah satunya menjadi nenek moyang Tuhan Yesus (Kejadian 38:1-30).

Kendati Tamar bukan orang Israel asli/keturunan Abraham yang menyembah Tuhan serta mempunyai cacat moral, ia beroleh kasih karunia Allah.

Allah memilihnya sebagai penerus umat pilihan Tuhan dan nenek moyang Sang Juruselamat sehingga namanya tercantum dalam silsilah Tuhan Yesus di Alkitab!

 

2. Rahab, Perempuan Asing Dan Perempuan SundalĀ 

Perempuan dalam silsilah Yesus yang kedua adalah Rahab.

“Salmon memperanakkan Boas dari Rahab,….”(Matius 1:5a)

Rahab adalah seorang perempuan sundal (pelacur) di Yerikho, kota pertama yang ditaklukkan oleh bangsa Israel di Tanah Kanaan.

Jadi selain cacat moral, Rahab bukanlah bangsa Israel asli, umat pilihan Tuhan.

Ketika Yosua mengutus dua orang pengintai ke Yerikho (Tanah Perjanjian), Rahab menyembunyikan mereka di rumahnya, karena ia tahu dan yakin bahwa Yerikho telah diserahkan oleh Tuhan kepada bangsa Israel (Yosua 2).

Hal ini dianggap sebagai tindakan iman yang besar sehingga nama Rahab termasuk ke dalam deretan para pahlawan iman di Alkitab (Baca: 12 Pahlawan Iman Dalam Ibrani 11).

Ketika kota Yerikho jatuh ke tangan bangsa Israel, hanya Rahab dan keluarganya yang diselamatkan, selebihnya ditumpas oleh bangsa Israel.

Rahab kemudian menikah dengan Salmon, salah satu laki-laki Israel dari suku Yehuda.

Dengan demikian ia menjadi nenek moyang Tuhan Yesus secara manusia dan namanya tercatat dalam silsilah Tuhan Yesus di Alkitab!

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!