Loading...

5 Tokoh Alkitab Paling Bertanggungjawab Atas Kematian Yesus

Loading...

Artikel ini berisi tentang 5 tokoh Alkitab paling bertanggungjawab atas kematian Yesus.

Alkitab mencatat banyak tokoh Alkitab yang terlibat dalam penyaliban dan kematian Yesus, baik secara individu maupun secara kolektif, baik yang disebut namanya maupun tidak.

Baca juga: 10 Hukuman Tuhan Terbesar Kepada Manusia

Namun demikian, ada 5 tokoh Alkitab yang dianggap paling berperan dalam pengadilan, penyaliban, dan kematian Yesus.

Dengan demikian, kelima tokoh Alkitab ini boleh dikatakan sebagai tokoh-tokoh Alkitab paling bertanggungjawab atas kematian Yesus.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Paling Jahat Di Perjanjian Lama

Kelima tokoh Alkitab paling bertanggungjawab atas kematian Yesus ini umumnya adalah orang-orang yang punya pengaruh dan posisi yang tinggi.

Memang, seperti telah dikatakan oleh Tuhan Yesus sendiri, Dia harus mati agar keselamatan manusia bisa tercapai.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Tidak Taat Dan Akibatnya

Tetapi Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa, celakah orang-orang yang olehnya Yesus mengalami kematian (Matius 26:24).

Jadi kita tidak bisa menganggap bahwa orang-orang yang menyalibkan atau menghukum mati Yesus sebagai alat yang dipakai oleh Allah demi terlaksananya rencanaNya untuk menyelamatkan manusia berdosa.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Tidak Jujur

Orang-orang seperti itu malahan akan mendapat hukuman Allah yang berat.

Nah, siapa sajakah kelima tokoh Alkitab paling bertanggungjawab atas kematian Yesus?

Berikut pembahasannya.

 

1. Yudas Iskariot

Yudas Iskariot adalah salah satu dari 12 murid Tuhan Yesus yang kemudian menjadi pengkhianat (Baca: 12 Murid Yesus Dan Akhir Hidup Mereka).

Yudas Iskariot bertugas sebagai bendahara para rasul, dan sedikitnya dalam satu kesempatan ia menunjukkan sikap kikir terhadap pekerjaan mereka, ketika Maria datang untuk mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang sangat mahal harganya.

Yudas bersikap seolah-olah memperhatikan nasib orang-orang miskin, tetapi sebenarnya karena ia adalah seorang pencuri, yang biasa mencuri uang dari kas yang dipegangnya (Yohanes 12:1-8).

Yudas Iskariot bersekongkol dengan para pemimpin Yahudi untuk “menjual” Yesus, Gurunya, dengan harga 30 perak.

Para pakar Alkitab memberikan beberapa teori mengenai alasan pengkhianatan Yudas Iskariot terhadap Tuhan Yesus.

Pertama, Yudas sakit hati ketika Tuhan Yesus menegurnya pada waktu Maria mengurapiNya dengan minyak narwastu yang sangat mahal harganya.

Kedua, Yudas tertarik dengan tawaran uang dari musuh-musuhNya, walaupun uang sebesar 30 perak bukanlah jumlah yang cukup besar pada masa itu.

Ketiga, Yudas kecewa terhadap misi Tuhan Yesus, yang gagal sebagai pemimpin gerakan massa untuk melawan penjajah Romawi.

Namun, apa pun alasannya, yang jelas Yudas telah memberikan dirinya dikuasai oleh Iblis untuk mengkhianati Tuhan Yesus (Lukas 22:3; Yohanes 13:27), dan ia berkeras hati terhadap peringatanNya yang berulang-ulang.

Setelah Tuhan Yesus dijatuhi hukuman mati, maka Yudas pun menyesal atas perbuatannya menjual Gurunya, dan ia mengembalikan uang penjualanNya kepada imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi, lalu bunuh diri (Matius 27:3-10).

Namun hal ini tidak mengurangi peran Yudas Iskariot sebagai salah satu tokoh Alkitab paling bertanggungjawab atas kematian Yesus.

Menurut sebuah cerita rakyat, Yudas menggantung diri di sebuah pohon yang kuncupnya merah, yang kemudian disebut “pohon Yudas”.

Menurut Agustinus (354-430 Masehi), seorang bapa gereja terkemuka, tali yang dipakai Yudas gantung diri putus, lalu ia terjatuh dan mati.

Hal ini cocok dengan kematian Yudas yang jatuh tertelungkup, lalu perutnya terbelah dan semua isi perutnya tertumpah keluar (Kisah Para Rasul 1:18-19).

Akhir hidup Yudas Iskariot yang sangat tragis itu adalah akibat langsung dari perbuatannya yang keji dengan mengkhianati Gurunya sendiri.

Alkitab dengan gamblang berkata bahwa Yudas “jatuh ke tempat yang wajar baginya.” (Kisah Para Rasul 1:25).

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!