Categories: TOKOH ALKITAB

5 Tokoh Alkitab Yang Dikutuk

Artikel ini berisi tentang Tokoh-tokoh Alkitab yang dikutuk.

Sedikitnya ada 5 Tokoh Alkitab yang dikutuk, khususnya di Perjanjian Lama.

Kutuk dalam Alkitab, khususnya dalam Perjanjian Lama, adalah suatu kata-kata nubuat yang bersifat hukuman, yang disampaikan kepada orang lain.

Kutuk tersebut biasanya benar-benar terjadi pada orang yang dikutuk.

Baca juga: 5 Tokoh Alkitab Yang Durhaka

Akibat kutuk dalam Alkitab bervariasi, mulai dari kemalangan, hingga pada kematian orang yang dikutuk.

Bahkan sering juga kutuk tersebut berlaku kepada anak-anak bahkan bagi generasi seterusnya/keturunan orang yang dikutuk.

Kutuk itu pada tingkat tertentu merupakan perpanjangan tangan Tuhan untuk menghukum orang yang bersalah atau berdosa.

Jadi Tuhan dapat memakai seseorang sebagai alat untuk menghukum orang lain yang berbuat kejahatan.

Baca juga: 5 Tokoh Alkitab Yang Murtad

Namun di Perjanjian Baru tidak ada orang yang mengutuk.

Kita orang Kristen tidak boleh mengutuk.

Kita diajarkan untuk memberkati dan mendoakan orang lain, bahkan musuh sekalipun.

Demikian juga, kutuk tidak berlaku bagi kita. Tuhan Yesus telah menebus kita dari segala kutuk, khususnya kutuk dosa.

Artikel kali ini akan membahas tentang 5 tokoh Alkitab yang dikutuk.

Siapa sajakah mereka?

Berikut pembahasannya.

 

1. Ham

Tokoh Alkitab yang dikutuk, yang pertama adalah Ham.

Ham tidak menghormati ayahnya, Nuh, yang telanjang ketika mabuk.

Setelah air bah surut, Nuh memang hidup berkebun. Ia menanam anggur.

Suatu ketika Nuh mabuk karena anggur sehingga ia telanjang.

Maka ketika Ham melihat ayahnya telanjang, ia menceritakannya kepada kedua saudaranya, Sem dan Yafet.

Maka Sem dan Yafet menutupi ketelanjangan ayah mereka itu dengan kain dan dengan cara mundur ke belakang, sehingga mereka tidak melihat ayah mereka yang telanjang.

Setelah sadar dari kemabukannya, maka Nuh mengutuk perbuatan Ham itu serta memberkati Sem dan Yafet.

Nuh berkata bahwa Ham akan menjadi hamba bagi Sem dan Yafet.

Menarik, yang dikutuk Nuh adalah Kanaan, anak Ham, bukan Ham sendiri.

Rupanya Kanaan ikut juga dalam perbuatan ayahnya, Ham, yang menghina Nuh.

Ham jelas tidak menghormati Nuh, ayahnya. Ham telah melecehkan ayahnya sendiri.

Ketiga anak Nuh, yakni Sem, Ham, dan Yafet menjadi nenek moyang seluruh bangsa di bumi.

Keturunan Sem adalah bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain di Timur Tengah.

(dari sinilah istilah bangsa “semit” muncul untuk menunjuk pada keturunan Sem, khususnya keturunan Abraham).

Keturunan Yafet adalah bangsa-bangsa di Eropa, seperti bangsa Yunani.

Sedangkan keturunan Ham adalah orang Afrika, seperti bangsa Mesir dan orang Kanaan. (Kejadian 9:18-29).

 

2. Esau

Tokoh Alkitab yang dikutuk, yang kedua adalah Esau.

Yakub adalah orang pilihan Tuhan, yang Dia pilih sejak dari kandungan.

Karena itu, ia juga berhak atas hak kesulungan, walau ia bukan anak sulung.

Dan meski hak kesulungan secara informal telah Esau berikan kepada Yakub (melalui “barter” bubur kacang merah Yakub), hal itu belum sah jika tidak diberkati oleh ayah mereka, Ishak.

Maka ketika Ishak hendak memberkati Esau, Yakub menyamar jadi Esau atas saran ibunya, Ribka.

Sehingga Ishak memberkati Yakub sebagai anak sulung, karena ia merasa itu adalah Esau.

Saat itu memang Ishak sudah tua dan penglihatannya sudah rabun.

Dengan demikian Yakub, bukan Esau, yang diberkati Tuhan sebagai anak sulung (Kejadian 27:1-40).

Ketika Esau datang, ia meminta diberkati oleh ayahnya, Ishak.

Tetapi Ishak berkata bahwa berkatnya telah dia berikan kepada adiknya, Yakub.

Sebaliknya, Ishak justru mengutuk Esau, meski kata “kutuk” tidak disebut di sini.

Yang jelas Esau dan keturunannya akan menjadi hamba bagi Yakub dan keturunannya (bandingkan Ham terhadap Sem dan Yafet, poin 1 di atas).(Baca: 7 Fakta Penting Tentang Yakub Di Alkitab).

Esau terkutuk karena ia menganggap remeh hak kesulungannya, yang dijualnya kepada Yakub demi semangkok bubur kacang merah!

Namun Ishak berkata bahwa kuk itu bisa diangkat asal Esau dan keturunannya (bangsa Edom) “berusaha sungguh-sungguh”.

Sebagian orang melihat hal ini tergenapi tatkala dinasti Herodes, orang Edom, memerintah atas bangsa Israel.

3. Simeon

Tokoh Alkitab yang dikutuk, yang ketiga adalah Simeon.

Simeon merupakan anak ke-2 Yakub dari istrinya, Lea.

Simeon adalah salah satu anak Yakub yang bersekongkol untuk membunuh para pria Sikhem dengan cara licik, karena Sikhem telah memperkosa saudara perempuan mereka, Dina.

Anak-anak Yakub menyuruh bangsa Sikhem bersunat seolah-olah agar mereka bisa menjadi sahabat.

Tetapi ketika mereka sedang kesakitan karena disunat, maka anak-anak Yakub menyerang dan membunuh mereka semua.

Hal ini membuat Yakub sangat marah, sebab bisa saja bangsa Sikhem datang untuk menyerang dan membunuh keluarga Yakub yang pada masa itu sangat sedikit (Kejadian 34:1-31).

Ketika Yakub akan meninggal dan saat dia menyampaikan nubuatnya kepada 12 anak laki-lakinya, maka ia mengutuki perbuatan Simeon dan saudaranya, Lewi (Kejadian 49:5-7).

Tidak ada kutuk yang diberikan kepada anak-anak Yakub yang lain, sekalipun mereka semua turut serta dalam membunuh keluarga Sikhem.

Hal ini berarti bahwa Simeon dan Lewilah yang paling berperan dalam pembunuhan itu, atau mungkin karena mereka berdualah yang berinisiatif atas pembunuhan Sikhem sekeluarga secara licik.

Kendati demikian, karena nama Simeon punya makna yang baik, maka namanya adalah nama Perjanjian Lama paling banyak dipakai di Perjanjian Baru. (Baca: 7 Nama Di Perjanjian Lama Yang Paling Banyak Dipakai Di Perjanjian Baru)

 

Page: 1 2