5 Tokoh Alkitab Yang Pelit

 

Artikel ini berisi tentang para tokoh Alkitab yang pelit atau kikir.

Sedikitnya ada 5 tokoh Alkitab yang pelit/kikir, yang perlu kita ketahui.

Seperti halnya para tokoh Alkitab yang murah hati, Alkitab juga mencatat sejumlah tokoh Alkitab yang pelit atau kikir.

Mereka disebut tokoh Alkitab yang pelit/kikir sebab Alkitab dalam sedikitnya satu kesempatan, mencatat tentang sikap mereka yang pelit atau kikir.

Baca juga: 15 Tokoh Alkitab Yang Murah Hati

Pelit atau kikir artinya adalah sangat sulit untuk memberi sesuatu kepada orang lain.

Lawan kata kikir/pelit adalah murah hati.

Kikir/pelit tidak sama dengan hemat/irit (lawan kata boros).

Tuhan tidak suka dengan orang yang pelit/kikir. Tetapi Tuhan suka dengan orang yang murah hati.

Sebab Tuhan kita bukanlah Tuhan yang pelit, Dia adalah Tuhan yang murah hati.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Rela Berkorban Bagi Orang Lain

Alkitab mengkategorikan sifat kikir sebagai dosa (1 Korintus 5:10-11) dan orang kikir tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Allah (1 Korintus 6:10).

Di sini didaftarkan 5 tokoh Alkitab yang pelit/kikir.

Mereka terdiri dari individu dan kelompok, semuanya orang yang percaya Tuhan, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru.

Siapa sajakah 5 tokoh Alkitab yang pelit/kikir tersebut?

Berikut pembahasannya.

 

1. Yakub

Tokoh Alkitab yang pelit, yang pertama adalah Yakub.

Ketika Esau sedang kelaparan dan ingin memakan sedikit dari bubur kacang merah yang sedang dimasak oleh Yakub, Yakub tidak bersedia memberi.

Yakub hanya bersedia memberi Esau makan bubur kacang merah tersebut jika Esau bersedia memberi hak kesulungannya kepada Yakub.

Jelas Yakub di sini bukan hanya pelit kepada kakaknya, tetapi juga licik.

Dan Esau tak berdaya menghadapi kelicikan adiknya. Ia terpaksa merelakan hak kesulungannya dengan semangkuk bubur kacang merah.

Semangkuk bubur kacang merah tentu tidaklah ada artinya dibanding hak kesulungan.

Kendati demikian, Alkitab justru mencela sikap Esau yang memandang rendah hak kesulungannya sehingga rela menukarkannya dengan semangkuk bubur kacang merah. (Kejadian 25:29-34; Ibrani 12:16-17).

 

2. Orang Sukot

Tokoh Alkitab yang pelit, yang kedua adalah orang-orang Sukot.

Alkisah Gideon, salah satu dari 7 Hakim Israel Terbesar Di Alkitab, beserta pasukannya, sedang mengejar musuh, orang Midian.

Maka Gideon meminta roti kepada orang-orang Sukot untuk pasukannya.

Tetapi jawaban orang-orang Sukot itu sangat kasar.

Mereka berkata kepada Gideon apakah ia telah berhasil menangkap Zebah dan Salmuna, dua raja Midian, sehingga mereka harus memberi roti kepada pasukannya.

Gideon pun menjawab bahwa jika Tuhan telah menyerahkan kedua raja Midian itu kepadanya maka ia akan membunuh orang-orang Sukot. (Hakim-hakim 8:4-7).

Hal ini benar-benar terjadi, Gideon membunuh orang-orang Sukot tersebut setelah Tuhan menyerahkan raja Midian kepadanya. (Hakim-hakim 8:13-16).

 

3. Orang Pnuel

Tokoh Alkitab yang pelit, yang ketiga adalah orang-orang Pnuel.

Ini kasusnya sama seperti orang Sukot (poin 2 di atas).

Setelah Gideon meminta roti kepada orang-orang Sukot untuk pasukannya, dan tidak diberi, ia juga meminta roti kepada orang-orang Pnuel.

Dan jawaban orang-orang Pnuel sama seperti jawaban orang-orang Sukot.

Gideon pun menjawab bahwa jika Tuhan telah menyerahkan kedua raja Midian kepadanya maka ia akan membunuh orang-orang Pnuel. (Hakim-hakim 8:8-9).

Hal ini juga benar-benar terjadi, Gideon membunuh orang-orang Pnuel dan merobohkan menaranya. (Hakim-hakim 8:17).

 

(Visited 41 times, 1 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!