6 Jenderal Kristen Lulusan Terbaik Akmil

Artikel ini berisi tentang Jenderal Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa, baik Kristen Protestan maupun Kristen Katolik.

Lulusan terbaik Akmil (Akademi Militer) adalah taruna TNI AD yang berhasil lulus dengan nilai tertinggi di angkatannya.

Nilai tersebut didapat melalui kombinasi nilai akademik, kesehatan fisik, dan mental.

Setiap taruna TNI AD yang berhasil lulus terbaik di angkatannya, setiap tahunnya, akan menerima penghargaan yang disebut Adhi Makayasa, yang diserahkan langsung oleh Presiden RI.

Baca juga: 4 Jenderal Kristen Yang Pernah Menjadi Panglima TNI

Para taruna lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa ini biasanya akan menjadi tentara yang berhasil mencapai pangkat yang tinggi dan menempati jabatan yang strategis di TNI/ TNI AD.

Misalnya: Danjen Kopassus, Pangkostrad, Wakasad, Kasad, hingga Panglima TNI.

Karena itu, menjadi menarik melihat para taruna TNI AD yang berhasil sebagai lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa.

Baca juga: 4 Jenderal Kristen Yang Pernah Menjadi Pangkostrad

Nah, dari sekian banyak taruna TNI AD lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa tersebut, terdapat juga taruna TNI AD yang beragama Kristen, baik Kristen Protestan maupun Kristen Katolik.

Sebagian dari mereka sekarang sudah berhasil menjadi jenderal, sebagian sudah pensiun bahkan ada yang sudah meninggal.

Di sini akan dibahas sebagian dari taruna TNI AD Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa tersebut,  khususnya yang sudah menjadi jenderal.

jenderal Kristen Protestan maupun jenderal Kristen Katolik.

Baca juga: 4 Pahlawan Revolusi Beragama Kristen

Keenam Jenderal Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa ini berhasil meraih pangkat minimal Mayor Jenderal.

Satu Jenderal bintang 4, empat Jenderal bintang 3 (Letjen), dan dua Jenderal bintang 2 (Mayjen).

Siapa sajakah keenam Jenderal Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa tersebut?

Berikut pembahasannya.

 

1. Mayor Jenderal Pieter Sitompul

Jenderal Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa, yang pertama adalah Mayor Jenderal Pieter Sitompul.

Mayor Jenderal Pieter Sitompul merupakan lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa tahun/angkatan 1964.

Mayjen Pieter Sitompul (alm) punya karier militer di korps baret merah (kopassus).

Dia pernah menjabat sebagai Asisten Operasional KSAD.

 

2. Letnan Jenderal Arie J. Kumaat

Jenderal Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa, kedua adalah Letnan Jenderal Arie J. Kumaat.

Letnan Jenderal Arie J. Kumaat merupakan lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa tahun/angkatan 1966.

Letnan Jenderal Arie J. Kumaat juga lulusan terbaik Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS).

Letjen Arie Jeffry Kumaat lahir di Lansot, Minahasa, Sulawesi Utara, pada 20 Mei 1944.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya adalah: Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Medan (1994-1995), Asisten Teritorial Kasum ABRI (1995-1997), Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) ABRI (1997-1998).

Jabatan terakhirnya di militer adalah Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Kabakin) (1999-2001), yang sekarang dikenal sebagai Badan Intelijen Negara (BIN). (Baca: 20 Jenderal Terbaik Indonesia Beragama Kristen)

 

3. Jenderal Luhut Binsar Panjaitan

Jenderal Kristen lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa, ketiga adalah Jenderal Luhut Binsar Panjaitan.

Jenderal Luhut Binsar Panjaitan merupakan lulusan terbaik Akmil dan penerima Adhi Makayasa tahun/angkatan 1970.

Jenderal Luhut Binsar Panjaitan lahir di Simargala, Huta Namora, Silaen, Toba Samosir, Sumatera Utara, pada tanggal 28 September 1947.

Karier militernya banyak dihabiskan di Kopassus TNI AD. Di kalangan militer dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81.

Berbagai jabatan penting telah disandangnya: Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), hingga Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat.

Dia juga dikenal sebagai Pendiri dan Komandan Pertama Proyek Rajawali Pada Pusat Intelijen Strategis BAIS ABRI serta Pendiri Dan Komandan Pertama Sekolah Pertempuran Khusus Detasemen-81/Anti-Terror Kopassus Pada Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus).

Selama berkarier di militer, ia telah mendapat banyak prestasi dan penghargaan. Antara lain: Komandan Resort Militer (Danrem) Terbaik se-Indonesia, ketika ia menjadi DanKorem di Madiun, Jawa Timur, serta Komandan Satgas Tempur Terbaik Di Timor-Timur.

Dia juga merupakan lulusan terbaik Kursus Dasar Kecabangan Infanteri, lulusan terbaik Kursus Komando, dan lulusan terbaik Kursus Lintas Udara.

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mempercayakannya sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian, pangkatnya kemudian dinaikkan menjadi Jenderal penuh (bintang empat).

Jenderal Luhut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia saat ini, dan menjadi salah satu dari 7 Menteri Jokowi Yang Beragama Kristen.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!