7 Alasan Mengapa Orang Kristen Harus Mengampuni

Artikel ini membahas tentang 7 alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni orang lain yang menyakiti mereka dan tidak berusaha untuk membenci dan membalas dendam.

Alkitab berulang kali mengajar kita orang percaya untuk mengampuni atau memaafkan kesalahan orang lain.

Alkitab juga mencatat sejumlah tokoh, baik di  Perjanjian Lama maupun di  Perjanjian Baru, yang suka mengampuni sesamanya.

Mereka tidak membenci atau membalas dendam orang-orang yang berbuat jahat kepada mereka, sekalipun mereka dapat melakukannya.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Mengampuni

Mereka lebih memilih mengampuni atau memaafkan musuh-musuh mereka. Mereka adalah para pengampun atau pemaaf.

Para tokoh Alkitab yang mengampuni ini menjadi sumber inspirasi bagi kita, orang percaya, dalam mengampuni orang yang bersalah kepada kita.

Baca juga: 10 Karakter Tokoh Alkitab Yang Patut Diteladani

Mengampuni memang tidak mudah, tetapi kita diajarkan untuk mengampuni.

Nah, artikel kali ini akan membahas tentang 7 alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni orang lain yang menyakiti kita.

Apa sajakah ketujuh alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni orang lain?

Berikut pembahasannya.

 

1. Perintah Tuhan Yesus

Alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni, yang pertama adalah karena Tuhan Yesus mengajar kita untuk mengampuni orang lain (Lukas 17:3).

Tuhan Yesus bahkan menjadikan topik pengampunan atas kesalahan orang lain menjadi salah satu inti pengajaranNya.

Misalnya dalam perumpamaanNya tentang pengampunan (Matius 18:21-35).

 

2. Teladan Tuhan Yesus

Alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni, yang kedua adalah karena Tuhan Yesus telah memberi teladan bagi kita untuk mengampuni.

Setelah Yesus disalibkan, maka kata-kata pertama yang keluar dari mulutNya adalah doa pengampunan. (Baca: 7 Perkataan Yesus Di Kayu Salib Dan Maknanya)

Injil Lukas mencatat doa Tuhan Yesus yang terkenal ini (Lukas 23:34a).

Tuhan Yesus berdoa kepada BapaNya agar Ia mengampuni orang-orang yang menganiaya, mengolok-olok, menghujat, dan menyalibkanNya.

Ia tidak berdoa agar orang-orang tersebut dihukum Allah. Ia tidak meminta pembalasan BapaNya terhadap para musuhNya, tetapi belas kasihan dan pengampunan.

Sebelumnya, dalam masa pelayananNya, Yesus juga mengampuni orang-orang Samaria yang menolakNya melalui desa mereka dalam perjalanannya menuju Yerusalem.

Ketika dua muridNya, Yohanes dan Yakobus, meminta izin Yesus agar mereka meminta api turun dari langit (seperti yang pernah dilakukan nabi Elia) untuk menghanguskan desa orang Samaria tersebut, Yesus menghardik mereka (Lukas 9:51-56).

 

3. Allah Telah Terlebih Dulu Mengampuni Kita

Alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni, yang ketiga adalah karena Allah telah terlebih dahulu mengampuni kita.

Pengampunan Allah atas dosa kita menjadi pendorong bagi kita untuk mengampuni/memaafkan kesalahan orang lain.

Itulah sebabnya rasul Paulus mendorong orang percaya untuk  mengampuni sesamanya, sebagaimana Tuhan telah mengampuni dosa mereka (Kolose 3:13).

 

4. Allah Tidak Mengampuni Orang Yang Tidak Mengampuni Orang Lain

Alasan mengapa orang Kristen harus mengampuni, yang keempat adalah karena Allah tidak akan mengampuni orang yang tidak bersedia mengampuni sesamanya.

Tuhan Yesus mengatakan bahwa jika kita tidak mengampuni orang lain, maka Bapa di surga juga tidak akan mengampuni kita (Matius 6:14-15).

Di mata Tuhan, sikap tidak mengampuni sesama adalah sebuah dosa, bahkan dosa yang tidak  terampuni.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!