7 Fakta Penting Tentang Andreas Di Alkitab

Artikel ini berisi seputar fakta-fakta penting tentang Andreas di Alkitab Perjanjian Baru.

Bagi banyak orang Kristen nama Andreas adalah nama yang populer. Sebab rasul Andreas adalah tokoh penting di Alkitab Perjanjian Baru dan kisah hidupnya adalah kisah yang menginspirasi.

Karena itu kisah rasul Andreas sangat menarik untuk dipelajari.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Rasul Paulus Menurut Alkitab

Bukan saja karena Andreas merupakan salah satu tokoh penting di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Rasul Andreas terutama dikenal karena menjadi salah satu murid Tuhan Yesus paling terkenal.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yakobus Saudara Tuhan Yesus

Kisah hidup Andreas dicatat dalam keempat Kitab Injil (Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes) dan dalam  Kitab Kisah Para Rasul.

Lalu, bagaimanakah latar belakang rasul Andreas sebelum menjadi murid Tuhan Yesus?

Bagaimana kehidupannya setelah Tuhan Yesus memanggilnya menjadi rasulNya?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Simon Orang Kirene

Dan bagaimanakah pelayanan Andreas setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Andreas di Alkitab Perjanjian Baru.

Berikut pembahasannya.

 

1. Andreas Adalah Seorang Nelayan Yang Berasal Dari Betsaida, Galilea

 

Andreas adalah saudara Petrus. Arti namanya dalam bahasa Yunani, Andreas, adalah “Jantan”.

Andreas berasal dari Betsaida (Yohanes 1:44), namun selanjutnya tinggal bersama saudaranya,  Petrus di Kapernaum sebagai penjala ikan (Markus 1:29).

Betsaida dan Kapernaum terletak di wilayah Galilea. Dan Galilea adalah wilayah Israel bagian utara yang dianggap masih udik dibanding wilayah Yudea di Selatan.

Tetapi Galilea juga merupakan asal Tuhan Yesus, di mana Ia dibesarkan serta menghabiskan sebagian besar waktu pelayananNya.

Andreas tinggal bersama Petrus, saudaranya (Markus 1:29-30).

Karena Andreas adalah seorang nelayan, maka tentu ia adalah seorang yang sederhana.

Jadi Andreas jelas tidak berpendidikan tinggi, terutama pendidikan di bidang agama.

 

2. Andreas Adalah Bekas Murid Yohanes Pembaptis Yang Kemudian Mengikut Tuhan Yesus

 

Andreas adalah murid pertama Tuhan Yesus. Dialah yang pertama sekali mengikut Tuhan Yesus di antara 12 muridNya.

Sebelumnya Andreas adalah murid Yohanes Pembaptis.

Kepada Andreas dan Yohanes anak Zebedeus, dua muridnya, Yohanes pembaptis memperkenalkan Tuhan Yesus sebagai “Anak Domba Allah”.

Setelah itu Andreas dan Yohanes anak Zebedeus pun mengikut Tuhan Yesus.

Kemudian Andreas membawa Petrus, saudaranya, kepada Tuhan Yesus (Yohanes 1:35-40).

 

3. Andreas Dipanggil Tuhan Yesus Sebagai Murid Sepenuhnya Ketika Sedang Menjala Ikan

 

Pertemuan pertama Andreas dengan Tuhan Yesus hanya membuat Andreas sebagai pengikutNya.

Dia belum menjadi murid Tuhan Yesus sepenuhnya.

Andreas baru menjadi murid Tuhan Yesus sepenuhnya beberapa lama kemudian.

Hal itu terjadi tatkala ia bersama dengan Petrus, saudaranya, sedang menjala ikan di danau Galilea.

Saat itu Tuhan Yesus berkata kepada mereka bahwa Ia akan menjadikan mereka menjadi penjala manusia!

Dan Andreas, bersama Petrus, langsung meninggalkan jalanya lalu mengikut Tuhan Yesus (Matius 4:18-19).  

 

4. Andreas Mengenalkan Anak Kecil Yang Punya 5 Roti 2 Ikan Kepada Tuhan Yesus

 

Selain membawa Petrus kepada Tuhan Yesus (lihat poin 2 di atas),  Andreas juga membawa kepada Tuhan Yesus seorang anak kecil, yang mempunyai 5 roti dan 2 ikan (Yohanes 6:8-9).

Sebab lima roti dan dua ikan, yang menjadi “bahan” bagi Yesus mengadakan mujizatNya adalah milik anak kecil tersebut.

Kelima roti dan dua ikan tersebut akhirnya menjadi cukup untuk dimakan oleh 5000 orang setelah diberkati oleh Tuhan Yesus, suatu mujizat yang luar biasa!

Tidak disebutkan siapa anak kecil itu, tetapi dia dikenang karena perbuatan baiknya dengan rela memberikan bekal makannya untuk “dibagikan” kepada orang banyak, suatu perbuatan yang patut dipuji.

Dan hal itu terjadi karena Andreas mengenalkan anak tersebut kepada Tuhan Yesus.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!