7 Fakta Penting Tentang Barnabas Di Alkitab

Artikel ini berisi seputar fakta-fakta penting tentang Barnabas di Alkitab Perjanjian Baru.

Bagi banyak orang Kristen nama Barnabas adalah nama yang cukup populer.

Sebab Barnabas adalah salah satu tokoh penting di Alkitab Perjanjian Baru dan kisah hidupnya adalah salah satu kisah tokoh Alkitab yang menginspirasi.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Petrus Di Alkitab

Kisah Barnabas memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia adalah salah satu tokoh penting di Alkitab Perjanjian Baru, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang layak untuk dipelajari dan diteladani.

Barnabas terutama dikenal karena menjadi salah satu pemimpin Kristen paling berpengaruh di Alkitab Perjanjian Baru.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Paulus Di Alkitab

Lalu, siapakah sebenarnya Barnabas? Dari mana ia berasal? Bagaimana sifat dan karakternya?

Dan apa saja yang diperbuat Barnabas selama hidup dan pelayanannya?

Apa saja yang bisa kita teladani dari hidupnya?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Barnabas menurut Alkitab Perjanjian Baru.

Berikut pembahasannya.

 

1. Barnabas Adalah Orang Yahudi Yang Berasal Dari Siprus Tetapi Tinggal Di Yerusalem

Fakta pertama tentang Barnabas di Alkitab adalah: dia adalah orang Yahudi yang berasal dari pulau Siprus tetapi tinggal di Yerusalem.

Barnabas adalah seorang Yahudi yang berasal dari pulau Siprus, wilayah Yunani, tetapi kemudian menetap di kota Yerusalem, Israel.

Jadi Barnabas adalah orang Yahudi perantauan (diaspora), yang tidak lahir di Palestina (Israel), walau akhirnya menetap di Yerusalem (Israel).

Nama asli Barnabas adalah Yusuf.

Yusuf adalah nama salah satu anak Yakub/Israel, yang menjadi nenek moyang suku Yusuf (Efraim dan Manasye).

Lalu para rasul memberinya nama Barnabas atau anak penghiburan, mungkin karena sifatnya yang suka menghibur sesamanya.

Barnabas berasal dari suku Lewi (Kisah Para Rasul 4:36).

Suku Lewi adalah sukunya Musa dan Harun, yakni orang-orang yang Tuhan tunjuk untuk melayani di Bait Suci.

 

2. Barnabas Adalah Seorang Anggota Jemaat Yerusalem Yang Kaya Namun Murah Hati

Fakta kedua tentang Barnabas di Alkitab adalah: dia merupakan salah satu anggota jemaat gereja Yerusalem yang kaya namun murah hati.

Barnabas adalah salah satu anggota jemaat gereja Yerusalem yang menjual hartanya dan memberikannya kepada para rasul untuk dijual dan dibagi-bagikan kepada jemaat.

Pada masa itu memang di antara anggota jemaat gereja Yerusalem ada kebiasaan memberikan sebagian harta kekayaan mereka kepada gereja.

Mereka biasanya menjual tanah atau ladang lalu hasil penjualan tersebut diserahkan kepada para rasul sebagai pemimpin jemaat, untuk selanjutnya dibagikan kepada anggota jemaat yang membutuhkan (Kisah Para Rasul 4:34-35).

Demikian juga dengan Barnabas.

Ia menjual ladang miliknya dan menyerahkan uang hasil penjualannya kepada rasul-rasul (Kisah Para Rasul 4:37).

Hal ini menunjukkan bahwa Barnabas adalah seorang yang mampu secara ekonomi, namun ia bermurah hati kepada orang yang membutuhkan. (Baca: 15 Tokoh Alkitab Yang Murah Hati)

 

3. Barnabas Adalah Pemimpin Pertama Gereja Antiokhia Dan Memenangkan Banyak Jiwa Bagi Yesus

Fakta ketiga tentang Barnabas di Alkitab adalah: dia merupakan pemimpin pertama di gereja Antiokhia dan berhasil memenangkan banyak jiwa bagi Kristus.

Gereja Antiokhia adalah gereja kedua tertua di dunia setelah gereja Yerusalem.

Gereja Antiokhia juga merupakan gereja pertama di dunia di mana anggota jemaatnya mayoritas beretnis non-Yahudi atau bangsa-bangsa di luar Israel.

Gereja Antiokhia lahir dari hasil penginjilan orang-orang Kristen yang melarikan diri dari Yerusalem akibat munculnya penganiayaan besar pasca kematian Stefanus, martir pertama Kristen di Alkitab.

Tetapi gereja tersebut baru berkembang dan semakin dikenal setelah gereja Yerusalem mengutus Barnabas ke Antiokhia untuk melayani jemaat di situ.

Dan Barnabas berhasil memenangkan banyak jiwa bagi Kristus di Antiokhia.

Barnabas kemudian menjemput Paulus dari Tarsus dan membawanya ke Antiokhia.

(Ketika jemaat di Yerusalem menolak Paulus dan mencurigai pertobatannya, Barnabas jugalah yang menerimanya dan membawanya kepada rasul-rasul!, Kisah Para Rasul 9:26-27).

Dan di gereja Antiokhia Barnabas dan Paulus  menjadi pemimpin terkemuka setelah mengajar di gereja tersebut selama 1 tahun (Kisah Para Rasul 11:25-26).

Di Antiokhialah untuk pertama kalinya para murid Tuhan Yesus disebut Kristen atau pengikut Kristus (Kisah Para Rasul 11:19-26).

Artinya, mereka telah dianggap sebagai agama tersendiri, yang berbeda dari Agama Yahudi.

Gereja Antiokhia juga kelak menjadi salah satu gereja paling berpengaruh pada zaman Perjanjian Baru (lihat poin 4 di bawah).

Hal ini semua tidak terlepas dari peran Barnabas yang diutus dari jemaat Yerusalem ke Antiokhia.

Bahkan Barnabas berperan penting dalam “karier” pelayanan rasul Paulus, yang kelak menjadi pemimpin Kristen yang lebih berpengaruh dari Barnabas. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Rendah Hati)

 

4. Barnabas Adalah Salah Satu Pemimpin Gereja Paling Berpengaruh Di Alkitab 

Fakta keempat tentang Barnabas di Alkitab adalah: dia merupakan salah satu pemimpin gereja paling berpengaruh di Alkitab.

Atas peran Barnabas, gereja Antiokhia menjelma menjadi gereja yang sangat berpengaruh pada zaman Perjanjian Baru.

Saat itu baru ada dua gereja: di Yerusalem dan di Antiokhia.

Barnabas adalah pemimpin paling dominan di gereja Antiokhia (bersama Paulus).

Sedangkan pemimpin dominan di gereja Yerusalem adalah Petrus, Yohanes, dan Yakobus saudara Tuhan Yesus. (Baca: 10 Pemimpin Gereja Paling Berpengaruh Di Alkitab)

Paulus bersama Barnabas sebagai pemimpin gereja Antiokhia, sepakat dengan Petrus, Yohanes, dan Yakobus saudara Tuhan Yesus sebagai pemimpin gereja Yerusalem, dalam hal penginjilan/perluasan gereja Tuhan.

Paulus dan Barnabas terutama akan menginjili orang-orang Yunani-Romawi, sedangkan Petrus, Yohanes, dan Yakobus saudara Tuhan Yesus, terutama akan menginjili orang-orang Yahudi (Galatia 2:9).

Ketika saat itu terjadi konflik di antara orang Kristen perihal sunat, maka para pemimpin inilah yang memimpin sidang dan mengambil keputusan untuk diteruskan kepada gereja-gereja lainnya (Kisah Para Rasul 15).

Dari anggota jemaat biasa di Yerusalem, Barnabas menjelma menjadi salah satu pemimpin Kristen terkemuka, seiring makin besarnya pengaruh gereja Antiokhia yang dipimpinnya.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!