7 Fakta Penting Tentang Daniel Di Alkitab

Artikel ini berisi fakta-fakta penting tentang Daniel di Alkitab Perjanjian Lama.

Bagi banyak orang Kristen nama Daniel pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Daniel adalah tokoh penting di Alkitab dan kisah hidupnya sangat digemari banyak orang percaya, baik anak-anak Sekolah Minggu maupun orang dewasa.

Daniel adalah salah satu tokoh Alkitab yang kisah hidupnya paling menginspirasi banyak orang.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yusuf Di Alkitab

Kisah Daniel memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh penting di Alkitab dan bagi bangsa Israel, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Kisah pribadi Daniel di Alkitab telah menjadi kisah abadi yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Musa Di Alkitab

Daniel terutama dikenal sebagai salah satu orang Yahudi yang dibuang ke Babel tetapi tampil menjadi penguasa di situ, di bawah Nebukadnezar, Darius, dan Koresh, raja-raja super power pada masa itu.

Selain itu, Daniel juga dikenal sebagai seorang yang takut akan Tuhan serta punya karakter yang baik.

Kisah hidup Daniel dapat ditemukan dalam Kitab yang memakai namanya sendiri, yakni Kitab Daniel.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Daud Di Alkitab

Lalu, bagaimanakah latar belakang hidup Daniel?

Apa saja yang diperbuatnya selama berada di Babel?

Hal-hal apakah yang patut kita teladani dari pribadi/karakter Daniel?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Daniel di Alkitab Perjanjian Lama.

 

1. Daniel Adalah Seorang Pemuda Yahudi Yang Ikut Dibuang Ke Babel

Daniel adalah seorang pemuda Yahudi yang, bersama orang-orang Yahudi lainnya, dibuang ke Babel (Daniel 1:1-2,6).

Orang Yahudi ditaklukkan Nebukadnezar raja Babel, dan sebagian besar dari mereka, termasuk raja Yehuda, dibuang ke Babel.

Hal ini terjadi sebagai akibat pemberontakan bangsa Yehuda kepada Allah.

Jadi Daniel adalah seorang pemuda buangan yang harus hidup sebagai pendatang di negeri asing.

 

2. Daniel Berasal Dari Keluarga Bangsawan Yang Cerdas Sehingga Ikut Seleksi Untuk Bekerja Di Istana Raja Babel

Raja Babel, Nebukadnezar, memilih beberapa pemuda dari kalangan bangsawan Israel untuk bekerja bagi raja di istana.

Mereka harus cerdas serta berperawakan baik, dan mereka harus dididik selama tiga tahun tentang budaya dan bahasa orang Kasdim (Babel) agar mereka bisa bekerja untuk raja di istana.

Di antara para pemuda yang terpilih tersebut terdapat Daniel berserta tiga temannya, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego (Daniel 1:3-7).

Hal ini menunjukkan bahwa Daniel berasal dari kalangan atas, yakni keluarga bangsawan Yehuda.

Juga membuktikan bahwa Daniel juga merupakan seorang pemuda yang cerdas.

Karena itulah dia termasuk di antara para pemuda yang mengikuti seleksi untuk dididik oleh pihak kerajaan Babel agar bisa bekerja di istana raja.

 

3. Daniel Bersama Tiga Temannya Lebih Cerdas Dari Semua Pemuda Yang Diseleksi Sehingga Diberi Jabatan Tinggi Di Istana

Selama masa pendidikan di istana raja, Daniel dan teman-temannya berkomitmen untuk tidak memakan makanan yang dihidangkan dari makanan raja, yang merupakan makanan standard selama mengikuti pendidikan.

Daniel dan teman-temannya hanya memakan sayur-sayuran saja.

Hal ini pasti karena makanan Babel yang dihidangkan kepada mereka tidak halal menurut Hukum Taurat Yahudi.

Keputusan Daniel dan teman-temannya ini sempat membuat pegawai istana yang mengurusi mereka merasa kuatir akan kesehatan Daniel dan ketiga temannya.

Tetapi Daniel dan teman-temannya bersikeras hanya memakan sayur-sayuran saja dan menantang pegawai istana untuk membandingkan mereka dengan pemuda-pemuda lain yang memakan makanan raja.

Dan benar saja.

Setelah diuji, ternyata Daniel beserta tiga temannya lebih sehat dan lebih cerdas dari semua pemuda yang bersama-sama dididik dengan mereka!

Mereka pun bekerja di istana raja Babel.

Dan selama bekerja di istana raja, Daniel beserta tiga temannya lebih cerdas sepuluh kali dari semua orang berilmu di kerajaan Babel! (Daniel 1:8-20).(Baca: 10 Tokoh Minoritas Di Alkitab Yang Berkuasa Di Tengah Kaum Mayoritas)

 

4. Daniel Berhasil Menafsirkan Mimpi Nebukadnezar Sehingga Menjadi Penguasa Tertinggi Di Babel Di Bawah Nebukadnezar

Daniel Tuhan karunia dengan penglihatan, mimpi, dan menafsirkan mimpi.

Suatu ketika Nebukadnezar, raja Babel, bermimpi dan semua orang berilmu di Babel tidak ada yang dapat menjelaskan mimpinya tersebut beserta artinya.

Tetapi oleh anugerah Tuhan, Daniel berhasil menjelaskan dan menafsirkan mimpi Nebukadnezar tersebut.

Mimpi tersebut berbicara tentang 5 kerajaan yang silih berganti menguasai dunia, di mana puncaknya adalah kerajaan Mesianik. (Baca: 5 Kerajaan Dalam Penglihatan Daniel Dan Penjelasannya)

Daniel kemudian diangkat sebagai penguasa atas seluruh wilayah Babel di bawah raja Nebukadnezar.

Namun Daniel menyerahkan jabatan tersebut kepada ketiga temannya, sedangkan ia sendiri tinggal di istana raja (Daniel 2:1-49). (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Telah Sukses Di Usia Muda)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!