7 Fakta Penting Tentang Debora Di Alkitab

Artikel ini membahas 7 fakta penting tentang Debora di Alkitab Perjanjian Lama.

Bagi banyak orang Kristen nama Debora pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Debora adalah tokoh yang cukup terkenal di Alkitab dan kisah hidupnya juga patut untuk diteladani.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Ester Di Alkitab

Debora adalah salah satu tokoh Alkitab perempuan yang kisah hidupnya telah menginspirasi banyak orang.

Kisah Debora memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh yang cukup populer di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang penting untuk dipelajari.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Rut Di Alkitab

Kisah pribadi Debora di Alkitab telah menjadi kisah yang sangat berharga bagi orang Kristen.

Debora terutama dikenal karena menjadi Hakim Israel yang berhasil mengalahkan musuh.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Magdalena Di Alkitab

Kisah hidup Debora dapat ditemukan dalam Kitab Hakim-hakim.

Lalu, bagaimanakah kisah hidup Debora sebagai Hakim Israel?

Apa saja yang diperbuatnya selama menjadi Hakim Israel?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Ibu Yesus Di Alkitab

Dan apa saja yang bisa dipelajari/diteladani dari kisah hidup Debora?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Debora di Alkitab Perjanjian Lama.

Berikut pembahasannya.

 

1. Debora Adalah Hakim Ke-4 Israel

Fakta pertama tentang Debora di Alkitab adalah: dia merupakan seorang Hakim Israel, yakni Hakim keempat.

Sejauh yang dapat kita ketahui dari Alkitab, sebelum Debora, sudah ada tiga nama Hakim Israel, yakni Otniel, Ehud, Samgar (Hakim-hakim 3:7-31).

Hakim adalah sebutan terhadap pemimpin tertinggi Israel di Tanah Perjanjian, setelah kematian Musa dan Yosua, sebelum timbulnya lembaga kerajaan.

Jadi pengertian hakim di sini bukan hakim dalam pengadilan seperti yang kita pahami pada zaman sekarang.

Alkitab tidak menjelaskan latar belakang keluarga Debora, hanya disebut bahwa Debora adalah istri Lapidot.

Lapidot sendiri hanya disebut satu kali di Alkitab sehingga kita tidak mengenal siapa dia.

Tetapi, tentu, pada masa itu nama Lapidot pasti dikenal, sehingga namanya disebut untuk mengidentifikasi istrinya, Debora.

Sebagai Hakim, Debora adalah seorang pejabat tertinggi di Israel pada masa itu.

Ia biasa menghakimi bangsa Israel di kediamannya di pegunungan Efraim, antara Rama dan Betel (Hakim-hakim 4:4-5).

 

2. Debora Adalah Satu-satunya Hakim Israel Perempuan

Fakta kedua tentang Debora di Alkitab adalah: dia merupakan satu-satunya Hakim Israel perempuan.

Sangat menarik bahwa Debora bisa menjadi hakim Israel, bahkan satu-satunya hakim perempuan di sepanjang sejarah bangsa Israel.

Padahal perempuan biasanya dianggap rendah di Israel. Ini suatu hal yang luar biasa.

Alkitab tidak menjelaskan bagaimana Debora bisa menjadi hakim Israel.

Yang jelas dia pasti memerintah sebagai hakim Israel secara benar, yang terbukti dari sikapnya dan penyertaan Tuhan atas dirinya (lihat poin 4 dan 5 di bawah).

Alkitab juga tidak menjelaskan berapa lama ia menjadi hakim. Tetapi tampaknya sangat lama (lihat poin 7 di bawah).

 

3. Selain Sebagai Hakim, Debora Juga Merupakan Seorang Nabiah

Fakta ketiga tentang Debora di Alkitab adalah: dia merupakan seorang nabi perempuan atau nabiah.

Jadi selain seorang hakim, Debora juga seorang nabiah.(Hakim-hakim  4:4).

Nabi adalah penyambung lidah Allah.

Mereka menyampaikan firman Allah kepada umatNya, termasuk menegur mereka atas dosa-dosa yang mereka lakukan, serta menubuatkan peristiwa-peristiwa yang akan datang.

Umumnya nabi adalah laki-laki, sebagaimana umumnya jabatan dalam bidang politik dan keagamaan bangsa Israel, yang lebih menonjolkan peran laki-laki.

Namun demikian, di antara nabi-nabi tersebut, rupanya terdapat juga beberapa nabi perempuan atau nabiah.

Sejauh yang kita ketahui, hanya 7 orang perempuan di Alkitab yang secara jelas disebut atau menyebut diri sebagai nabiah atau nabi perempuan. (Baca: 7 Nabi Perempuan Di Alkitab).

Para nabiah ini terdapat di Perjanjian Lama dan di Perjanjian Baru, sebagian nabiah yang benar dan sebagian lagi nabiah yang jahat.

Salah satunya adalah Debora.

Sebagai seorang nabiah, maka tentu Debora juga menerima pesan Allah dan menyampaikannya kepada umatNya, bangsa Israel (lihat poin 4 di bawah).

 

4. Debora Memberitahu Pesan Tuhan Untuk Mengalahkan Musuh

Fakta keempat tentang Debora di Alkitab adalah: dia memberitahu bangsa Israel momen yang tepat untuk mengalahkan musuh mereka.

Debora berkata kepada Barak bahwa sudah tiba waktunya Tuhan menyerahkan musuh mereka kepada bangsa Israel.

Karena itu Debora memerintahkan Barak, salah satu pemimpin puak Israel, untuk maju berperang melawan orang Kanaan, musuh Israel, sebab Tuhan akan memberi kemenangan kepada mereka.

Alkitab tidak mencatat bagaimana Debora dapat mengetahui bahwa orang Israel harus pergi berperang melawan bangsa Kanaan, dan bahwa Tuhan akan memberi orang Israel kemenangan.(Hakim-hakim  4:6-7).

Apakah itu merupakan insting seorang pemimpin? Tampaknya tidak.

Yang lebih mungkin adalah bahwa hal itu merupakan perintah Tuhan kepadanya sebagai seorang hakim/pemimpin tertinggi bangsa Israel.

Atau boleh jadi dalam kapasitasnya sebagai seorang nabiah, Debora menerima pesan Tuhan atas hal tersebut.

Yang jelas ia segera memberitahu pesan Tuhan tersebut kepada Barak.

Debora tidak lalai menyampaikan pesan Tuhan yang didapatnya kepada bangsanya.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!