7 Fakta Penting Tentang Elia Di Alkitab

Artikel ini berisi tentang fakta-fakta penting tentang Elia di Alkitab Perjanjian Lama.

Bagi banyak orang Kristen nama Elia pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Elia adalah tokoh penting di Alkitab Perjanjian Lama dan kisah hidupnya patut untuk diteladani.

Kisah Elia memang menarik untuk disimak.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yusuf Di Alkitab

Bukan saja karena ia salah satu tokoh penting di Alkitab dan pahlawan iman, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa, khususnya dalam konteks sebagai nabi Tuhan.

Kisah pribadi Elia di Alkitab telah menjadi kisah abadi yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Musa Di Alkitab

Elia terutama dikenal sebagai nabi Tuhan yang setia di tengah ketidak-setiaan bangsa Israel kepadaTuhan.

Lalu, bagaimanakah pelayanan Elia selama menjadi nabi bagi bangsa Israel yang murtad?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Daud Di Alkitab

Bagaimana akhir hidupnya?

Dan apa saja yang bisa kita teladani dari karakter Elia?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Elia di Alkitab Perjanjian Lama.

Berikut pembahasannya.

 

1. Kemunculan Pertama Elia Di Alkitab Adalah Ketika Ia Bernubuat Bahwa Hujan Tidak Turun Selama 3,5 Tahun Akibat Dosa Orang Israel

Alkitab tidak menjelaskan latar belakang nabi Elia, hanya disebut bahwa ia berasal dari Tisbe-Gilead.

Kemunculan pertama kali nabi Elia di Alkitab juga agak mendadak, tatkala ia bernubuat bahwa hujan tidak turun selama beberapa waktu di Israel (1 Raja-raja 17:1).

Dari Perjanjian Baru kita tahu bahwa hal itu berlangsung selama 3,5 tahun (Lukas 4:25; Yakobus 5:17).

Akibatnya terjadi kelaparan parah yang melanda seluruh Israel.

Hal ini disebabkan dosa Ahab, salah satu raja Israel paling jahat, dan dosa bangsa Israel pada umumnya, di mana mereka meninggalkan Tuhan dan menyembah dewa baal. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Paling Jahat Di Perjanjian Lama.

Kejahatan Ahab ini terutama dipengaruhi oleh istrinya, Izebel, yang merupakan perempuan Sidon penyembah dewa baal (lihat poin 6 di bawah).

Tetapi Elia tetap setia kepada Tuhan, kendati hampir seluruh bangsa Israel meninggalkan Tuhan dan menyembah baal. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Setia Sampai Akhir)

 

2. Elia Tuhan Pelihara Secara Ajaib Selama Masa Kelaparan Di Israel Akibat Hujan Tidak Turun Selama 3,5 Tahun

Akibat hujan tidak turun selama tiga setengah tahun di Israel, maka terjadi kelaparan parah di seluruh Israel.

Tetapi Tuhan memelihara hidup Elia, nabi Tuhan yang setia.

Nabi Elia diperintahkan oleh Tuhan bersembunyi di tepi sungai Kerit serta minum dari sungai itu. Dan setiap pagi dan sore burung gagak diperintahkanNya untuk membawa roti dan daging kepada Elia.

Kemudian, ketika sungai itu kering, Tuhan menyuruh Elia pergi ke Sarfat, negeri Sidon, untuk memelihara hidupnya, melalui seorang janda di kota itu. (Baca:  10 Tokoh Alkitab Yang Terpaksa Mengungsi Ke Negari Orang.

Sarfat adalah salah satu kota di wilayah Sidon, jadi tidak termasuk lagi wilayah Israel dan janda tersebut beserta anaknya bukanlah orang Israel yang percaya kepada Tuhan.

Janda Sarfat tersebut bukanlah seorang kaya, malahan ia sedang kritis, sebab ia beserta seorang anaknya laki-laki hanya mempunyai sedikit tepung dan minyak sebagai bahan untuk membuat roti.

Namun nabi Elia meminta agar ia dibuatkan dahulu roti.

Dan ajaib, ketika wanita itu taat, maka ia punya stok roti yang tak habis-habis selama musim kelaparan.(1 Raja-raja 17:2-16).

 

3. Elia Membangkitkan Anak Perempuan Sarfat Yang Meninggal

Kemudian anak perempuan Sarfat itu sakit dan akhirnya meninggal.

Lalu nabi Elia mendoakan anak tersebut dengan cara yang agak “aneh”.

Ia menelungkupkan badannya di atas badan anak itu dan mendoakannya.

Dan mujizat pun terjadi. Anak tersebut bangkit kembali! (1 Raja-raja 17:17-24).

Kebangkitan anak itu merupakan bukti kasih dan kuasa Allah bagi janda itu melalui nabiNya.

Di Alkitab dicatat beberapa orang yang pernah dibangkitkan dari kematian, sekalipun mereka ini akhirnya mati juga.

Hal ini merupakan peristiwa langka di Alkitab, yang menunjukkan kasih Tuhan kepada manusia dan kuasaNya atas maut/kematian.

Dan, sejauh yang dapat kita ketahui, kebangkitan yang pertama kali disebut di Alkitab adalah kebangkitan anak seorang janda Sarfat ini, yang dibangkitkan oleh nabi Elia.

Elia adalah salah satu nabi yang paling banyak membuat mujizat, termasuk membangkitkan orang mati. (Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian)

 

4. Elia Membunuh 450 Nabi Palsu Dan Membawa Bangsa Israel Kembali Kepada Tuhan

Menjelang akhir hukuman bangsa Israel sehingga hujan tidak turun 3,5 tahun, Elia mengajak bangsa Israel ke gunung Karmel beserta nabi-nabi baal, 450 orang banyaknya.

Elia menantang nabi-nabi baal siapa sesungguhnya Allah, Allah yang disembah Elia atau baal, yang mereka sembah.

Oleh karena itu Elia dan nabi-nabi baal harus memanggil Allah/allah mereka masing-masing, Elia memanggil Allah dan nabi baal memanggil baal.

Jika siapa yang datang ketika mereka memanggilnya maka itulah Allah yang benar.

Elia menyuruh mereka terlebih dulu memanggil allah mereka, namun tidak ada jawaban hingga mereka kerasukan dan melukai diri mereka sendiri seperti yang biasa mereka lakukan.

Kemudian Elia berdoa dan memanggil Allah, seperti dalam kutipan firman Tuhan di atas.

Dan saat itu Allah menjawab doa Elia. Allah Yahwe menunjukkan bahwa Dialah Allah yang benar.(Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Doanya Dikabulkan)

Hal ini membuat orang Israel sujud sembah dan kembali kepada Allah mereka dengan meninggalkan baal.

Elia kemudian membunuh 450 orang nabi palsu yang membuat bangsa Israel tidak setia kepada Allah (1 Raja-raja 18:20-40).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!