7 Fakta Penting Tentang Elia Di Alkitab

 

5. Elia Berdoa Sungguh-Sungguh Sehingga Hujan Turun Kembali Di Israel Setelah 3,5 Tahun 

Setelah membunuh nabi-nabi baal, nabi Elia naik ke atas puncak gunung Karmel dan berdoa di situ agar hujan turun kembali di Israel.

Nabi Elia berdoa dengan bersujud ke tanah.

Ia menyuruh hambanya untuk melihat apakah hujan sudah turun.

Hambanya sampai tujuh kali datang dan pergi untuk melihat hujan turun kembali dan melaporkannya ke Elia (1 Raja-raja 18:41-46).

Cara Elia yang berdoa sambil bersujud untuk datangnya hujan di Israel setelah 3,5 tahun, menunjukkan kesungguhannya dalam berdoa.

Dan kesungguhan nabi Elia dalam berdoa tersebut  patut diteladani oleh orang Kristen (Yakobus 5:17-18).

 

6. Karena Diancam Dibunuh Oleh Izebel, Istri Raja Israel, Elia Melarikan Diri Ke Gunung Horeb Lalu Tuhan Hiburkan

Ketika nabi Elia melakukan reformasi agama di Israel dengan mengajak bangsa Israel meninggalkan dewa-dewa baal dan kembali kepada Tuhan, maka Izebel, istri raja Ahab, sangat murka.

Apalagi nabi Elia juga membunuh 450 nabi baal, yang merupakan nabi-nabi dewanya Izebel.

Elia diancam dibunuh oleh Izebel sehingga Elia  terpaksa melarikan diri ke gunung Horeb.

Elia begitu berputus asa sehingga ia bahkan ingin mati saja (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Putus Asa Dan Ingin Mati )

Tetapi Tuhan memberi nabi Elia makanan dan minuman!

Lalu Ia menghibur dan menguatkan Elia, bahkan memberinya tugas baru (1 Raja-raja 19:1-18).

 

7. Elia Diangkat Tuhan Ke Surga Tanpa Mengalami Kematian Dan Muncul Kembali Pada Akhir Zaman

Di penghujung hidupnya di bumi, Elia diangkat Tuhan ke surga, tanpa mengalami kematian, seperti halnya Henokh (2 Raja-raja 2:11).

Elia terangkat ke surga tidak jauh dari sungai Yordan, disaksikan oleh hambanya, Elisa (Baca: 2 Tokoh Alkitab Yang Diangkat Ke Surga Tanpa Mengalami Kematian)

Dan pelayanan Elia di Israel kemudian diteruskan oleh Elisa.

Setelah terangkat ke surga, maka 900 tahun kemudian, Elia “hadir” bersama Musa di gunung pemuliaan, di mana Kristus berbicara kepada mereka berdua tentang kematianNya (Matius 17:1-8).

Musa mewakili Taurat dan Elia mewakili para nabi.

Kedua nabi ini dikenal sebagai nabi-nabi terkemuka di Perjanjian Lama (Baca: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Lama.)

Tuhan juga akan mengutus nabi Elia ke bumi sebelum kedatangan Hari Tuhan (Maleakhi 4:5).

Karena “Hari Tuhan” dapat ditafsirkan sebagai dua masa yang berbeda, yakni kedatangan Tuhan Yesus pertama kali di bumi dan kedatanganNya kedua kali pada akhir zaman, maka kedatangan nabi Elia ini pun dapat diartikan demikian.

Dalam arti pertama, Elia telah hadir dalam diri Yohanes Pembaptis (Matius 17:10-13).

Maksudnya, kuasa Elia ada dalam diri Yohanes Pembaptis, bukan bahwa Yohanes Pembaptis adalah benar-benar Elia (Yohanes 1:21).

Dalam arti kedua, Elia akan hadir kembali menjelang kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.

 

Itulah 7 fakta penting tentang Elia di Alkitab Perjanjian Lama.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!