7 Fakta Penting Tentang Elisabet Di Alkitab

Artikel ini membahas 7 fakta penting tentang Elisabet di Alkitab Perjanjian Baru.

Bagi banyak orang Kristen nama Elisabet tampaknya sudah tidak asing lagi.

Sebab Elisabet adalah tokoh yang cukup terkenal di Alkitab Perjanjian Baru, dan ia terutama diingat pada masa-masa Natal.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Menurut Alkitab

Elisabet adalah salah satu tokoh Alkitab yang kisah hidupnya telah menginspirasi banyak orang.

Kisah Elisabet memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh yang cukup populer di Alkitab Perjanjian Baru, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang dapat diteladani.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Magdalena Menurut Alkitab

Kisah hidup Elisabet dan suaminya di Alkitab adalah kisah yang begitu berharga untuk dipelajari oleh orang percaya.

Elisabet terutama dikenal karena ia melahirkan Yohanes Pembaptis secara ajaib di masa tuanya.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Ester Di Alkitab

Kisah hidup Elisabet dapat ditemukan di dalam Kitab Injil Lukas.

Lalu, siapakah itu Elisabet?

Bagaimana latar belakangnya?

Dan bagaimana cara hidupnya di hadapan Tuhan?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Rut Di Alkitab

Pelajaran apa yang bisa diambil dari Elisabet  dalam mengikut dan melayani Tuhan Yesus?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Elisabet di Alkitab Perjanjian Baru.

Berikut pembahasannya.

 

1. Elisabet Adalah Istri Seorang Imam Dan Berasal Dari Keluarga Imam

Fakta pertama tentang Elisabet di Alkitab adalah: dia merupakan istri imam Zakharia serta keturunan imam besar Harun.

Elisabet adalah istri Zakharia, salah satu imam Israel pada masanya.

Imam adalah pelayan Tuhan Di Bait Allah. Jadi imam adalah seorang hamba Tuhan.

Sebagai imam, tentu Zakharia adalah keturunan Harun, imam besar pertama Israel, salah satu tokoh Alkitab terbesar (Baca: 100 Tokoh Alkitab Terpopuler Dan Kisah Mereka)

Sebab semua imam yang ada di Israel haruslah keturunan Harun, seperti yang diperintahkan oleh Tuhan sendiri di Perjanjian Lama.

Tetapi bukan hanya itu, Alkitab berkata bahwa Elisabet sendiri pun adalah keturunan imam besar Harun (Lukas 1:5).

Ditambah lagi bahwa ia adalah istri seorang imam/hamba Tuhan, maka keluarga Elisabet benar-benar adalah keluarga hamba Tuhan.

 

2. Elisabet Adalah Seorang Yang Saleh

Fakta kedua tentang Elisabet di Alkitab adalah: dia merupakan seorang yang saleh.

Alkitab berkata bahwa Elisabet dan Zakharia, suaminya hidup benar di hadapan Tuhan (Lukas 1:6).

Mereka hidup dalam kesalehan dan tanpa cela.(Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Saleh)

Sebagai keluarga pelayan Tuhan maka Elisabet dan suaminya tahu bagaimana caranya hidup berkenan kepada Tuhan.

Tentu, sebagai istri imam dan keturunan imam besar, Elisabet tidak otomatis hidup saleh.

Faktanya ada banyak anggota keluarga imam Israel di Alkitab, bahkan imam itu sendiri, yang hidup tidak benar di hadapan Tuhan.

Tetapi tidak demikian dengan Elisabet dan suaminya, mereka hidup dalam kesalehan, berpadanan dengan panggilan mereka sebagai imam dan istri imam.

 

3. Elisabet Merupakan Seorang Perempuan Yang Mandul

Fakta ketiga tentang Elisabet di Alkitab adalah: dia merupakan seorang perempuan yang mandul.

Elisabet dan suaminya tidak mempunyai anak. Sebab Elisabet mandul, ia tidak bisa mengandung.

Lagipula ia sudah berusia lanjut, sudah terlalu tua; sehingga, secara manusia, tidak mungkin lagi untuk mengandung dan melahirkan anak (Lukas 1:7).

Pada masa itu tidak mempunyai anak dianggap sebagai aib, bahkan karena dosa.

Itulah sebabnya orang yang tidak punya anak dipandang rendah oleh masyarakat pada masa itu.

Kendati demikian, Elisabet tidak menjadi kecewa kepada Tuhan dan hidup di dalam dosa.

Ia, bersama suaminya, tetap hidup benar di hadapan Tuhan dan melakukan firmanNya. Ia hidup dalam kesalehan (lihat poin 2 di atas).

 

4. Oleh Anugerah Tuhan, Elisabet Mengandung Di Masa Tuanya

Fakta keempat tentang Elisabet di Alkitab adalah: ia mengandung di masa tuanya.

Meskipun Elisabet perempuan mandul dan telah berusia lanjut, namun ternyata ia masih bisa mengandung.

Ini adalah berkat campur tangan Tuhan. Tuhan mengasihi Elisabet dan suaminya serta mengerti kerinduan/doa mereka untuk beroleh anak.

Bahwa Elisabet akan mengandung di masa tuanya, meski ia sendiri mandul, disampaikan oleh malaikat Gabriel kepada suaminya, Zakharia, tatkala ia sedang membakar ukupan di Bait Allah.

Malaikat Gabriel berkata kepada Zakharia bahwa hal itu merupakan jawaban terhadap doa Zakharia (dan Elisabet) akan seorang anak. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Doanya Dikabulkan)

Gabriel juga berkata bahwa anak itu harus dinamai Yohanes (Lukas 1:8-20).

“Yohanes” adalah bentuk Yunani dari kata Ibrani “Yohanan”, yang artinya pemberian Tuhan.

Nama tersebut menyiratkan bahwa Yohanes adalah semata-mata karena pemberian Tuhan sendiri kepada Elisabet dan Zakharia, bukan karena usaha Elisabet dan Zakharia.

Sebab secara manusia mereka tidak ada lagi kemungkinan beroleh anak, karena kemandulan Elisabet dan usianya yang sudah tua.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!