7 Fakta Penting Tentang Ester Di Alkitab

Artikel ini membahas 7 fakta penting tentang Ester di Alkitab Perjanjian Lama.

Bagi banyak orang Kristen nama Ester pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Ester adalah tokoh terkenal di Alkitab dan kisah hidupnya sangat digemari banyak orang percaya, baik anak-anak Sekolah Minggu maupun orang dewasa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Abraham Menurut Alkitab

Ester adalah salah satu tokoh Alkitab yang kisah hidupnya paling menginspirasi banyak orang.

Kisah Ester memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh populer di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Musa Menurut Alkitab

Kisah pribadi Ester di Alkitab telah menjadi kisah abadi yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Ester terutama dikenal karena berhasil menjadi ratu di negeri orang (pembuangan), sehingga dapat menyelamatkan bangsanya (Yahudi) dari rencana pemusnahan.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yusuf Menurut Alkitab

Kisah hidup Ester dapat ditemukan dalam Kitab yang disebut dengan namanya, yakni kitab Ester.

Lalu, bagaimanakah latar belakang Ester sebelum menjadi ratu?

Bagaimana ia mengikuti kontes kecantikan hingga terpilih menjadi ratu?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Menurut Alkitab

Dan apa yang diperbuat Ester sebagai ratu, khususnya untuk bangsanya, bangsa Yahudi?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Ester di Alkitab Perjanjian Lama.

Berikut pembahasannya.

 

1. Ester Adalah Seorang Anak Yatim Piatu Yang Lahir Di Pembuangan

Fakta pertama tentang Ester di Alkitab adalah: dia merupakan seorang anak yatim piatu.

Ester merupakan seorang wanita Yahudi yang lahir dan dibesarkan di pembuangan di Persia.

Nama asli Ester adalah Hadasa. Ester adalah nama Persia yang berarti “bintang”.

Orang Israel, nenek moyang Ester, Tuhan buang ke Babel karena dosa-dosa mereka.

Dan ketika Ester lahir, Babel sudah dikuasai oleh Persia.(Baca: 10 Tokoh Alkitab Perempuan Yang Menginspirasi)

Alkitab tidak menjelaskan latar belakang keluarga Ester, hanya disebut bahwa Ester seorang anak yatim piatu. Kedua orang tua Ester telah meninggal (Ester 2:7a).

Nama ayah Ester adalah Abihail (Ester 2:15), tetapi tidak diketahui apakah Ester punya saudara kandung atau tidak.

 

2. Ester Adalah Anak Angkat Mordekhai, Sepupu Ester

Fakta kedua tentang Ester di Alkitab adalah: dia merupakan anak angkat Mordekhai.

Mordekhai adalah seorang yang berasal dari suku Benyamin sekaligus saudara sepupu Ester.

Dan Mordekhai mengasuh Ester sebagai anak (Ester 2:7a).

Tentu ini adalah suatu perbuatan yang mulia dari Mordekhai.

Di sisi lain hal ini juga merupakan sebuah berkat/keuntungan bagi Ester.

Dengan mengangkat Ester sebagai anak, maka Ester mendapat orang tua baru yang mengasuh, membimbing, dan membesarkannya.

Tidak jelas sejak usia berapa Ester diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.

 

3. Ester Adalah Seorang Perempuan Yang Berparas Cantik

Fakta ketiga tentang Ester di Alkitab adalah: dia merupakan wanita yang berparas cantik.

Di Alkitab disebut paling sedikit 13 orang perempuan yang berparas cantik.

Semua perempuan cantik di Alkitab ini terdapat di dalam Perjanjian Lama.

Dan salah satu perempuan cantik yang disebut di Alkitab tersebut adalah Ester. (Ester 2:7b). (Baca: 10 Wanita Paling Cantik Di Alkitab).

Kecantikan Ester ini kelak memberi manfaat yang besar baginya (lihat poin 5 di bawah).

 

4. Ester Mengikuti Kontes Kecantikan Untuk Mengganti Ratu Persia Dengan Dibimbing Oleh Mordekhai

Fakta keempat tentang Ester di Alkitab adalah: dia mengikuti kontes kecantikan untuk mengganti ratu Persia dengan bimbingan Mordekhai.

Suatu ketika, Ahasyweros, raja Persia, mengadakan pesta yang sangat besar bagi para pegawai istananya dan seluruh rakyatnya.

Lalu ia meminta ratu Wasti untuk mempertunjukkan kecantikannya di hadapan para pembesar dan rakyatnya. Namun sang ratu menolak permintaan raja. Akibatnya, ia akhirnya dibuang (Ester 1).

Setelah ratu Wasti dibuang, maka diadakanlah sebuah kontes di antara para perempuan cantik di Persia, untuk mencari penggantinya.

Dan Ester ikut serta dalam kontes tersebut.

Dan atas saran Mordekhai, Ester menyembunyikan asal-usulnya sebagai seorang Yahudi.

Mungkin maksudnya adalah agar Ester, sebagai orang Yahudi yang punya banyak pantangan, tidak langsung menimbulkan reaksi dari pihak kerajaan sehingga menghalanginya untuk terpilih.

Mordekhai sendiri kerap berjalan-jalan di sekitar Istana raja, di mana para perempuan mengikuti kontes, untuk mengawasi Ester dan untuk mengetahui apa yang akan terjadi atasnya. (Ester 2:1-14).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!