7 Fakta Penting Tentang Harun Di Alkitab

5. Atas Desakan Bangsa Israel, Harun Membuat Patung Lembu Emas Ketika Musa Menghadap Tuhan Di Gunung Sinai

Fakta kelima tentang Harun di Alkitab adalah: dia membuat patung lembu emas untuk disembah bangsa Israel.

Ketika Musa menghadap Tuhan di gunung Sinai, untuk menerima 10 Perintah Allah, maka bangsa Israel bersungut-sungut.

Mereka ingin kembali ke Mesir, sebab mereka merasa sangat sulit di padang gurun. Mereka juga berkata bahwa mereka tidak tahu apa yang terjadi dengan Musa, pemimpin mereka.

Padahal Musa sedang menghadap Tuhan di gunung Sinai.

Maka mereka mendesak Harun untuk membuat patung lembu emas bagi mereka, yang akan menjadi allah mereka dan memimpin mereka kembali ke Mesir.

Harun pun terpaksa menuruti keinginan bangsa Israel tersebut.

Ia membuat patung lembu emas dan orang Israel sujud menyembahnya.

Ketika Musa kembali dari gunung Sinai, maka ia sangat murka kepada bangsa Israel sehingga ia memecahkan kedua loh batu berisi 10 Perintah Tuhan yang ada di tangannya (Keluaran 32).

Kemudian Tuhan menyuruh Musa naik kembali ke gunung Sinai dengan membawa dua loh batu agar Tuhan menuliskan kembali kesepuluh Perintah Allah di dalamnya (Keluaran 34).

Sekalipun karena desakan bangsa Israel, namun perbuatan Harun ini jelas tak bisa dibenarkan.

 

6. Bersama Miryam, Saudaranya, Harun Melawan Kepemimpinan Musa Sehingga Tuhan Murka

Fakta keenam tentang Harun di Alkitab adalah: dia memberontak kepada Tuhan dengan cara memberontak kepada Musa, pemimpin utama Israel.

Harun bersama saudaranya, Miryam, mempertanyakan kepemimpinan Musa.

Mereka berkata bahwa Tuhan tidak hanya berbicara kepada Musa, tetapi juga kepada mereka (sebagai nabiah dan sebagai imam).

Tampaknya mereka cemburu dengan kepemimpinan Musa, saudaranya sendiri, yang sangat dominan atas umat Israel.

Mereka lupa bahwa Musa adalah pilihan Tuhan sendiri untuk membawa umatNya keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian.

Harun, bersama Miryam, mengungkit “dosa” Musa yang menikahi perempuan Kush. (Bilangan 12:1-3).

Tidak jelas siapa yang dimaksud dengan perempuan Kush.

Para penafsir Alkitab dan rabi-rabi Yahudi tidak sepakat tentang hal ini.

Ada yang berpandangan bahwa Musa menikah lagi dengan seorang perempuan dari bangsa Kush. Baik dengan berpoligami, atau menceraikan istrinya, Zipora.

Ada juga yang berpandangan bahwa perempuan Kush itu adalah Zipora sendiri. Jadi Musa dianggap menikah dengan orang yamg tidak percaya Tuhan.

Apa pun yang dimaksud dengan perempuan Kush, yang jelas Harun dan Miryam hanya mencari “cela” Musa dan “pintu masuk” untuk mendegradasi kepemimpinan Musa atas bangsa Israel.

Dengan memberontak kepada kepemimpinan Musa maka Harun telah memberontak kepada Tuhan yang memilih Musa.

Akibat pemberontakan Harun dan Miryam terhadap kepemimpinan Musa, yang berarti memberontak kepada Tuhan yang memilih Musa, maka Tuhan pun marah.

Ia menghukum Miryam dengan penyakit kusta.

Tuhan juga membela Musa di hadapan Harun dan Miryam seraya berkata bahwa Musa berbeda dengan orang lain (para nabi).

Sebab Tuhan hanya berfirman dengan para nabiNya, tetapi dengan Musa ia berhadapan muka dengan muka.

Namun menarik, meski Harun juga ikut memberontak kepada Musa, namun hanya Miryam yang Tuhan hukum.

Rupanya Miryam-lah “inisiator” pemberontakan tersebut.

Melihat Miryam kena kusta, maka Harun memohon kepada Musa agar ia berdoa kepada Tuhan untuk pengampunan dosa mereka.

Musa menyanggupinya. Ia berdoa buat Miryam dan Harun.

Dan Tuhan mendengar doa Musa, tetapi Miryam harus dikucilkan selama tujuh hari (Bilangan 12:4-15).

 

7. Bersama Musa, Harun Memberontak Kepada Tuhan, Sehingga Ia Tidak Masuk Ke Tanah Perjanjian Dan Mati Di Padang Gurun

Fakta ketujuh/terakhir tentang Harun di Alkitab adalah: meninggal di padang gurun dan tidak masuk ke Tanah Perjanjian.

Alasan mengapa Harun tidak boleh masuk ke Tanah Perjanjian adalah karena ia dianggap tidak taat kepada perintah Tuhan. Ia dan Musa memberontak kepadaNya.

Ketika Tuhan memerintahkan Musa untuk memberi minum orang Israel dengan berkata kepada bukit batu agar airnya keluar, Musa malah memukulnya dua kali, sambil marah.

Tuhan memandang hal ini sebagai sebuah pemberontakan sehingga Ia murka kepada Musa dan Harun dan menghukum mereka dengan tidak mengijinkan mereka masuk ke Tanah Perjanjian (Bilangan 20:1-13).

Dan menarik, meski Musa yang marah terhadap orang Israel sehingga berdosa kepada Tuhan, namun Harun juga ikut dihukum.

Hal ini karena Harun juga pemimpin yang dianggap “satu tim” dengan Musa. Sehingga kesalahan Musa dianggap sebagai kesalahan mereka berdua.

 

Itulah 7 fakta penting tentang Harun di Alkitab Perjanjian Lama.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!