Loading...
Loading...

7 Fakta Penting Tentang Petrus Menurut Alkitab

Artikel ini berisi seputar fakta-fakta penting tentang Petrus menurut Alkitab Perjanjian Baru.

Bagi banyak orang Kristen nama rasul Petrus adalah nama yang populer.

Sebab rasul Petrus adalah tokoh penting di Alkitab dan kisah hidupnya adalah salah satu kisah tokoh Alkitab paling menginspirasi.

Karena itu kisah rasul Petrus sangat menarik untuk dipelajari.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Rasul Paulus Menurut Alkitab

Bukan saja karena Simon Petrus merupakan salah satu tokoh penting di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Rasul Petrus terutama dikenal karena menjadi murid Tuhan Yesus paling menonjol dan pemimpin utama gereja mula-mula di Yerusalem.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yakobus Saudara Tuhan Yesus

Kisah hidupnya dicatat dalam keempat Kitab Injil (Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes) dan dalam  Kitab Kisah Para Rasul.

Lalu, bagaimanakah latar belakang rasul Petrus sebelum menjadi murid Tuhan Yesus? Bagaimana kehidupannya setelah Tuhan Yesus memanggilnya menjadi rasulNya?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Simon Orang Kirene

Dan bagaimanakah pelayanan Petrus setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Petrus menurut Alkitab Perjanjian Baru.

Berikut pembahasannya.

 

1. Petrus Adalah Seorang Nelayan Yang Sederhana Di Galilea

Nama asli Petrus adalah Simeon, nama Aram yang berasal dari kata Shim’on, yang artinya, “mendengar”.

Bentuk Yunani Simeon adalah Simon.

Petrus berasal dari Betsaida (Yohanes 1:44), namun selanjutnya ia tinggal di Kapernaum sebagai nelayan atau penjala ikan.

Betsaida dan Kapernaum terletak di wilayah Galilea.

Galilea adalah wilayah Israel bagian utara yang dianggap masih udik dibanding wilayah Yudea di Selatan.

Tetapi Galilea juga merupakan asal Tuhan Yesus, di mana Ia dibesarkan serta menghabiskan sebagian besar waktu pelayananNya. 

Petrus telah menikah, terbukti dia mempunyai ibu mertua yang pernah disembuhkan Tuhan Yesus.

Tetapi Alkitab tidak mencatat apakah Petrus mempunyai anak atau tidak.

Petrus rupanya tinggal bersama ibu mertuanya itu.

Sebab ketika ibu mertuanya itu sakit dan kemudian disembuhkan Tuhan Yesus, ia berada di rumah Petrus. (Baca: 10 Kisah Menarik Antara Mertua Dengan Menantunya Di Alkitab)

Selain itu, Petrus juga tinggal bersama Andreas, saudaranya (Markus 1:29-30).

Karena Petrus adalah seorang nelayan, maka Petrus adalah seorang yang sederhana.

Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa Petrus juga tidak berpendidikan tinggi, terutama pendidikan di bidang agama (Kisah Para Rasul 4:13).

 

2. Petrus Diperkenalkan Andreas Kepada Tuhan Yesus, Tetapi Dipanggil Menjadi Murid Ketika Sedang Menjala Ikan

Petrus pertama kali diperkenalkan oleh Andreas, saudaranya, kepada Tuhan Yesus.

Andreas adalah murid pertama Tuhan Yesus. Sebelumnya ia adalah murid Yohanes Pembaptis.

Dan ketika Petrus bertemu Tuhan Yesus, Ia memberi Petrus nama baru, yakni Kepha atau Kefas, yang berasal dari bahasa Aram (bahasa sehari-hari Petrus).

Dalam bahasa Yunani, bahasa asli Alkitab Perjanjian Baru dan bahasa internasional pada masa itu, Kefas disebut Petros atau Petrus (Yohanes 1:41-42).

Kefas dan Petrus mempunyai arti yang sama, yakni “batu karang”.

Sebelumnya nama Petrus adalah Simeon atau Simon (lihat poin 1 di atas).

Pemberian nama baru ini rupanya menyiratkan pribadi dan kepemimpinan Petrus atas murid-murid lain dan atas gerejaNya kelak, yang diteguhkanNya kembali di Kaisarea Filipi (lihat poin 4 di bawah).

Pada saat bertemu pertama kali dengan Tuhan Yesus, Petrus belum dipanggilNya menjadi murid.

Petrus baru Tuhan Yesus panggil menjadi muridNya ketika ia sedang menjala ikan.

Tuhan Yesus berkata bahwa Ia akan membuat Petrus menjadi penjala manusia!

Dan ketika Tuhan Yesus memanggilnya sebagai muridNya, bersama Andreas, Petrus langsung meninggalkan jalanya dan mengikut Tuhan Yesus (Matius 4:18-19).

 

3. Petrus Adalah Murid Tuhan Yesus Paling Dominan

Petrus adalah murid Tuhan Yesus yang paling menonjol dan menjadi “juru bicara” tidak resmi dari murid-muridNya yang lain.

Petrus juga merupakan salah satu murid terdekat Tuhan Yesus, bersama Yakobus dan Yohanes.

Mereka bertiga sering Ia libatkan dalam peristiwa-peristiwa penting, tanpa kehadiran sembilan murid lainnya.

Misalnya, ketika Ia dimuliakan di atas gunung (Matius 17:1) dan ketika Ia berdoa di taman Getsemani (Matius 26:1).

Bersama Yohanes, Petrus adalah murid yang disuruh Tuhan Yesus mempersiapkan Perjamuan Paskah terakhir (Lukas 22:8).

Tidak heran, Petrus adalah murid Tuhan Yesus yang paling banyak disebutkan di Alkitab.

Hal-hal ini semua menunjukkan bahwa Petrus mulai menunjukkan kepribadiannya yang kuat dan kepemimpinannya atas murid-murid yang lain, sebagaimana tersirat dari namanya yang baru (lihat poin 2 di atas).

 

4. Tuhan Yesus Menubuatkan Bahwa Petrus Akan Menjadi Pemimpin GerejaNya

Seperti telah disebut di atas (poin 2), Tuhan Yesus memberi Petrus nama baru, yang menyiratkan pribadi dan kepemimpinan Petrus atas murid-murid lain dan atas gerejaNya kelak, setelah Ia naik ke surga.

Hal ini ternyata diteguhkan Tuhan Yesus kembali di Kaisarea Filipi.

Saat itu Tuhan Yesus bertanya kepada murid-muridNya siapakah Dia menurut pandangan orang lain.

Tuhan Yesus kemudian bertanya siapakah Dia menurut pandangan murid-muridNya sendiri.

Murid-muridNya yang lain tidak tahu siapakah Yesus yang sesungguhnya.

Tetapi Petrus tahu, dia menjawab bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah.

Tuhan Yesus berkata bahwa Petrus tidak mengatakan hal itu (bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah) dari pikirannya sendiri, tetapi merupakan wahyu dari Allah kepadanya.

Maka Tuhan Yesus pun berkata bahwa Petrus adalah batu karang (petros), dan di atasnya akan Tuhan bangun gerejaNya (Matius 16:15-19).

Maksudnya, Petrus akan menjadi fondasi pembangunan gerejaNya (bersama para rasul lainnya, Efesus 2:19-20), atau menjadi pemimpin utama gerejaNya kelak.

Mengapa Petrus, bukan murid lain, yang Tuhan Yesus pilih sebagai pemimpin utama gerejaNya?

Padahal Petrus seorang yang sederhana, bahkan seorang yang latah, tidak konsisten, bahkan tidak setia (lihat poin 5 di bawah).

Kita tidak tahu.

Tetapi Tuhan Yesus tahu bahwa Petrus, dengan kuasa Roh Kudus, akan menjadi pemimpin yang hebat kelak.

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!