7 Fakta Penting Tentang Samuel Di Alkitab

Artikel ini berisi tentang fakta-fakta penting tentang Samuel di Alkitab Perjanjian Lama.

Bagi banyak orang Kristen nama Samuel pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Samuel adalah tokoh penting di Alkitab Perjanjian Lama dan kisah hidupnya patut untuk diteladani.

Kisah Samuel memang menarik untuk disimak.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Musa Di Alkitab

Bukan saja karena ia salah satu tokoh penting di Alkitab dan pahlawan bangsa Israel, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa, khususnya dalam konteks sebagai pemimpin Israel.

Kisah pribadi Samuel di Alkitab, bersama bangsa Israel, telah menjadi kisah abadi yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Daud Di Alkitab

Samuel terutama dikenal karena menjadi pemimpin terakhir bangsa Israel yang sangat berpengaruh sebelum munculnya jabatan raja.

Lalu, bagaimanakah Samuel lahir dan dibesarkan? Bagaimana Tuhan memanggilnya menjadi pelayanNya dan pemimpin bangsa Israel?

Apa saja yang diperbuat Samuel selama puluhan tahun memimpin bangsa Israel?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Tentang Salomo Di Alkitab

Dan apa saja yang bisa kita teladani dari karakter Samuel?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Samuel di Alkitab.

Berikut pembahasannya.

 

1. Samuel Lahir Sebagai Hasil Dari Doa Ibunya, Hana

Samuel lahir sebagai hasil dari doa ibunya, Hana.

Hana adalah seorang wanita yang mandul, tidak mempunyai anak.

Penina, madunya, istri lain dari suaminya (poligami adalah sesuatu yang umum dalam Perjanjian Lama), selalu menyakiti hatinya dari tahun ke tahun karena kemandulannya tersebut.

Akibatnya ia menangis dan tidak mau makan.

Suatu kali Hana berdoa kepada Tuhan di rumah Allah di Silo, agar dia diberi anak.

Pergumulannya begitu berat, ia berdoa kepada Tuhan dengan hati pedih dan dengan menangis tersedu-sedu.

Ia juga bernazar bahwa apabila Tuhan memberikan anak kepadanya, maka ia akan memberikan anak tersebut kepada Tuhan seumur hidupnya untuk melayaniNya.

Tuhan mengabulkan doa Hana. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Doanya Dikabulkan)

Ia kemudian mengandung dan melahirkan seorang anak, yang diberi nama: Samuel (1 Samuel 1:1-20).

 

2. Sejak Kecil Samuel Dididik Di Rumah Allah Untuk Menjadi Pelayan Tuhan

Setelah Samuel disapih (pisah susu), sekitar 3 tahun, maka ia pun diserahkan oleh ibunya, Hana,  ke Rumah Tuhan.

Hal ini sesuai dengan nazar Hana kepada Tuhan saat ia berdoa meminta seorang anak kepadaNya (lihat poin 1 di atas).

Saat itu Rumah Tuhan (yang menjadi cikal bakal Bait Allah) berada di Silo, dan imamnya adalah Eli dan kedua anaknya, Hofni dan Pinehas.

Di Rumah Allah Samuel dididik menjadi seorang pelayan Tuhan di bawah pengawasan imam Eli.

Samuel dididik seperti layaknya seorang imam, sekalipun ia berasal dari suku Efraim (Yusuf), bukan dari suku Lewi atau keturunan Harun, sebagaimana dengan imam-imam Israel. (Baca: 7 Fakta Penting Tentang Harun Di Alkitab)

Hal ini tampak dari fakta bahwa Samuel diberi baju efod dan tidur dekat Tabut Allah.

Sebab hanya para imam yang berbaju efod dan boleh tinggal dekat Tabut Allah (1 Samuel 1:21-28; 2:11,18).

 

3. Samuel Dipanggil Menjadi Nabi Ketika  Masih Sangat Muda Dan Ia Kemudian Menjadi Salah Satu Nabi Terbesar Israel  

Samuel pertama kali menerima firman Tuhan pada saat ia sedang tidur di Rumah Tuhan pada malam hari.

Saat itu Samuel juga masih tergolong muda. Menurut Yosefus, sejarawan terkemuka Yahudi, Samuel saat itu masih berusia 11 tahun.

Pada masa itu firman Tuhan sangat jarang, mungkin hal ini karena kejahatan bangsa Israel, khususnya kejahatan anak-anak Eli, Hofni dan Pinehas.

Maka ketika Tuhan menyatakan diriNya kepada Samuel, Ia berkata kepada Samuel bahwa keluarga imam Eli akan dibinasakan, oleh karena dosa mereka di hadapan Tuhan.

Kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas memang sangat jahat.

Sebab ketika umat datang untuk mempersembahkan korban di kemah suci, mereka mengambil daging korban yang terbaik dengan garpu besar, di luar hak mereka sebagai hakim, bahkan sebelum daging itu dimasak.

Dan jika daging itu tidak diberikan, mereka mengancam akan mengambilnya secara kekerasan.

Hal itu mereka lakukan melalui orang-orang yang mereka suruh.

Bukan hanya itu, Hofni dan Pinehas juga bahkan tidur dengan perempuan-perempuan di kemah pertemuan, yakni melakukan dosa perzinahan, sekalipun telah diperingatkan oleh orang tua mereka, Eli. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Tidak Taat Kepada Tuhan)

Namun Eli juga berdosa di hadapan Tuhan, sebab ia tidak memarahi anak-anaknya tersebut, hanya menegur mereka.

Jadi Eli juga Tuhan hukum, bahkan beserta seluruh keluarganya.

Bahkan Hofni dan Pinehas mati secara bersamaan ketika orang Filistin berperang melawan bangsa Israel (1 Samuel 3:1-21).

Sejak itu dan seterusnya Samuel menerima banyak firman Tuhan untuk disampaikan kepada umat Tuhan, bangsa Israel.

Sehingga Samuel termasuk salah satu nabi dari 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Lama

 

4. Samuel Adalah Hakim Israel Terakhir Dan Salah Satu Hakim Terbesar Israel 

Selain sebagai nabi, Samuel juga seorang hakim Israel.

Ia adalah hakim Israel yang terakhir. Dan ia memerintah sebagai hakim Israel seumur hidupnya (1 Samuel 7:15).

Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh Samuel sebagai hakim Israel sangat besar.

Bahkan tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa Samuel adalah hakim Israel terbesar dari semua hakim-hakim Israel. (Baca: 7 Hakim Israel Terbesar Di Alkitab)

Hakim adalah sebutan bagi para pemimpin tertinggi Israel di Tanah Perjanjian sebelum munculnya jabatan raja, jadi bukan hakim di pengadilan seperti yang kita pahami saat ini.

Tetapi ada perbedaan di antara Samuel dengan hakim-hakim Israel lainnya.

Jika para hakim Israel sebelumnya terutama berperan dalam bidang militer, yang memimpin langsung pertempuran melawan musuh, maka Samuel lebih berperan dalam bidang pemerintahan dan keagamaan.

Hal ini tidak mengherankan, sebab selain sebagai hakim (pemimpin pemerintahan dan hukum), Samuel juga merupakan seorang rohaniwan.

Samuel adalah seorang nabi (lihat poin 3 di atas), dan juga seorang imam (lihat poin 5 di bawah).

 

5. Samuel Juga Adalah Salah Satu Imam Dan Pendoa Syafaat Yang Setara Dengan Musa

Selain sebagai seorang nabi, Samuel juga rupanya merupakan seorang imam, yang mewariskan keimaman Eli dan anak-anaknya yang telah mati, sekalipun Samuel berasal dari suku Efraim, bukan dari suku Lewi dan keturunan Harun.

Memang, hanya orang dari suku Lewi dan keturunan Harun yang dipilih Tuhan menjadi imam-imam Israel.

Bahwa Samuel juga seorang imam meski berasal dari suku Efraim atau Yusuf, nyata dari fakta bahwa ia dibesarkan secara imam, pakai baju efod dan boleh tinggal di dekat Tabut Allah (lihat poin 2 di atas).

Selain itu, Alkitab beberapa kali mencatat peran  Samuel dalam membakar korban-korban bagi umat Israel, tugas yang hanya boleh dilakukan oleh para imam (1 Samuel 13:8-14; 16:1-3).

Hal ini berarti bahwa meski bukan keturunan Harun bahkan bukan berasal dari suku Lewi, Samuel Tuhan panggil sebagai imam.

Mungkin karena pada masa itu tidak ada/belum ada yang dianggap layak menjadi imam dari keturunan Harun (keluarga Eli telah Tuhan tolak), sehingga Samuel menjadi pilihan yang tepat.

Selaras dengan jabatannya sebagai imam, Samuel juga seorang pendoa syafaat ulung, yang setia berdoa bagi bangsanya. (Baca:  7 Tokoh Pendoa Di  Alkitab)

Nama Samuel disandingkan dengan Musa, pemimpin besar Israel yang dikenal setia bersyafaat bagi bangsanya (Yeremia 15:1).

 

6. Samuel Mengurapi Saul Dan Daud Menjadi Raja Israel 

Ketika Samuel sudah tua, maka diangkatnyalah anak-anaknya menjadi hakim Israel untuk menggantikan dia. Tetapi anak-anaknya itu tidak hidup benar seperti Samuel. (Baca: 7 Tokoh Alkitab Yang Korupsi)

Karena itu orang Israel menuntut adanya seorang raja bagi mereka.

Hal itu disampaikan oleh Samuel kepada Tuhan.

Dan walau Tuhan tidak menghendakinya, Tuhan akhirnya mengabulkan permintaan bangsa Israel itu (1 Samuel 8:1-22).

Maka dipilihlah Saul untuk menjadi raja pertama Israel, dan Samuel Tuhan perintahkan untuk mengurapinya sebagai raja Israel (1 Samuel 10).

Inilah pertama kalinya bangsa Israel memiliki raja setelah sebelumnya dipimpin oleh para hakim (yang meneruskan kepemimpinan Musa dan Yosua), di mana Samuel sebagai hakim yang terakhir.

Namun Saul adalah raja yang tidak taat kepada Tuhan. Karena itu Tuhan menolaknya sebagai raja (1 Samuel 15).

Lalu Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengurapi Daud sebagai raja Israel yang baru untuk menggantikan Saul (1 Samuel 16).

Jadi nabi Samuel sangat berperan dalam melantik Saul (raja pertama Israel) dan Daud (raja terbesar Israel) menjadi raja Israel.

 

7. Samuel Adalah Salah Satu Tokoh Terbesar Di Perjanjian Lama

Dengan perannya yang begitu besar dalam sejarah bangsa Israel, serta jabatannya yang rangkap tiga: hakim, nabi, imam, maka layaklah jika Samuel menjadi salah satu dari  10 Tokoh Alkitab Terbesar Di Perjanjian Lama

Selain itu, Samuel juga seorang penulis Kitab Suci.

Ia menulis kitab yang memakai namanya, 1 Samuel dan 2 Samuel, juga diyakini sebagai penulis kitab Rut, dan beberapa kitab lainnya di Perjanjian Lama. (Baca:  39 Kitab Perjanjian Lama Dan Penjelasannya)

 

Itulah 7 fakta penting tentang Samuel di Alkitab Perjanjian Lama.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!